Vertigo Perifer dan Beberapa Penyebabnya

PENYAKIT vertigo terdiri dari beberapa jenis. Tetapi, yang paling umum atau paling banyak diderita masyarakat adalah vertigo perifer (peripheral). Vertigo adalah kepala pusing dan terasa sekeliling berputar-putar.

Penyebab utama terjadinya penyakit vertigo perifer adalah adanya gangguan di telinga bagian dalam. Padahal, telinga bagian dalam ini bertugas mengatur keseimbangan tubuh.

Ketika penyakit vertigo kambuh, penderita kehilangan keseimbangan. Akibatnya, selain menderita sakit kepala, penderita juga merasa kondisi lingkungan seperti berputar.

Oleh karena itu, jika penderita tidak cepat mencari pegangan atau duduk dengan baik, mereka bisa jatuh. Tidak lain akibat adanya gangguan keseimbangan yang bersumber dari telinga dalam.

6 Penyebab Terjadinya Vertigo Perifer

Banyak penyebab terjadinya sakit vertigo perifer. Antara lain:

1. Peradangan di telinga bagian dalam

vertigo jenis periferal

Sebenarnya, ketika Anda menggerakkan kepala, bagian dalam telinga memberi tahu di mana posisi kepala berada. Lalu, telinga memberitahu otak untuk menjaga keseimbangan.

Tetapi, jika pada bagian telinga dalam ada masalah seperti terjadi radang atau infeksi virus, maka Anda justru merasa kepala pusing atau sakit lainnya.

2. Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV)

Penyebab paling umum (banyak) adalah BPPV. Yakni, adanya vestibuler telinga dalam mengalami gangguan. Pemicunya adalah perubahan posisi dan gerakan kepala secara tiba-tiba.

Misalnya kepala tegak, lalu tiba-tiba menunduk. Ketika bangun tidur atau ketika kepala mendongak. Sebaiknya, semua gerakan itu Anda lakukan perlahan-lahan dan hati-hati.

Mereka yang pernah melakukan operasi telinga, pernah cedera kepala, terkena infeksi di telinga, masih harus istirahat di tempat tidur juga mudah terkena BPPV.

Umumnya vertigo jenis ini terjadi dalam waktu singkat. Penderita kebanyakan usia 52 ke atas. Meski demikian, ada juga usia di bawah 50 tahun menderita vertigo jenis ini.

3. Pernah Menderita Sakit Kepala

Pernah menderita sakit kepala juga bisa menyebabkan vertigo. Maka, hati-hati. Sebab, cedera kepala bisa mengakibatkan Anda menderita vertigo.

4. Peradangan dan Infeksi di Telinga

Sakit vertigo juga bisa disebabkan oleh peradangan dan infeksi di telinga bagian dalam. Terutama di saluran berliku dan penuh cairan (labirintitis).

Telinga dalam ini sangat penting untuk mengendalikan pendengaran dan keseimbangan tubuh.

Penyebab infeksi di telinga dalam adalah virus dan bakteri seperti flu. Gejala lain mual, muntah, kehilangan kemampuan pendengaran, nyeri pada telinga, serta demam.

5. Peradangan Telinga yang Terhubung dengan Otak

vertigo peripheral

Peradangan jenis ini sering muncul tiba-tiba tanpa ada gejalanya. Apalagi, pada pendengaran juga tidak masalah. Peradangan jenis ini disebut Vestibular neuronitis.

Penyakit ini tidak membuat Anda kehilangan pendengaran (tuli). Gejalanya, ya seperti jenis vertigo lainnya. Kehilangan keseimbangan, mual, pusing tujuh keliling, dsb.

6. Penyakit Langka, Meniere

Sebenarnya Vertigo Meniere ini tergolong penyakit langka. Tetapi, jika ada orang yang mengalami penyakit ini, biasanya sudah tergolong parah. Penderita akan merasa sakit kepala sampai berhari-hari.

Cara Meredakan Vertigo Tanpa Pakai Obat

Ada beberapa cara meredakan vertigo perifer tanpa obat. Misalnya dengan cara yang disebutkan oleh dr Fadhli Rizal Makarim, yaitu:

Jangan melakukan gerakan tiba-tiba. Sebaiknya Anda lakukan perlahan. Seperti saat bangun tidur. Lakukan perlahan.

Ketika serangan vertigo datang, silakan diam. Misalnya duduk atau diam dengan pegangan sesuatu. Jangan bergerak.

Jangan nonton TV saat vertigo kambuh. Demikian pula dekat layar TV, lampu terang atau lampu berkedip. Jauhi semua itu.

Jika saat terjadi serangan vertigo Anda ada di tempat tidur, maka duduklah di kursi. Selain itu, kepala jangan bergerak.

Apabila vertigo sering terjadi, lakukan terapi di terapis fisik dan okupasi. Anda perlu meningkatkan keseimbangan tubuh.

Baca: Penyebab Penyakit Vertigo Akibat Salah Posisi Tidur?

obat vertigo perifer

obat vertigo (foto:K24klik.com)

Pertanyaan tentang Penyakit Vertigo Perifer

Bagaimana menyembuhkan vertigo perifer?
Anda bisa menggunakan beberapa jenis obat vertigo berikut ini. Ya, obat ini bisa mengatasi penyebab vertigo.
Antara lain menggunakan antibiotik yang bisa mengatasi infeksi. Misalnya antihistamin, diphenhydramine, promethazine, meclizine atau dimenhydrinate.
Apa perbedaan vertigo sentral dan vertigo perifer?
Perbedaan antara vertigo perifer dan sentral adalah dari mana sumber penyakit itu. Untuk vertigo perifer, umumnya disebabkan oleh masalah di telinga bagian dalam.
Sementara, vertigo sentral berkaitan dengan sistem saraf pusat (SSP) yang mengarah ke vertigo.

Penutup

Mengenali jenis penyakit vertigo sangat penting. Dengan cara itu, Anda bisa cepat mengatasinya. Meskipun yang umum terjadi adalah vertigo perifer.

obat vertigo

berobat vertigo di rumah sakit

Ardium 500 mg Cepat Mengempiskan Benjolan Wasir Luar

Ardium obat apa? Ardium adalah obat herbal yang mengandung plavonoid. Manfaat ardium bisa mengobati wasir luar (eksternal) dan mengatasi gangguan peredaran darah di kaki seperti varises. Ada Ardium 500 mg dan 1000 mg. Terbuat dari citrus (jeruk dan lemon) dalam bentuk tablet. Obat Ardium, menurut dr Meva Nareza mengandung micronized purified flavonoid fraction (MPFF). Atau … Baca Selengkapnya

Wasir Luar – Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Wasir luar, atau dikenal juga sebagai hemoroid eksternal, adalah kondisi medis di mana pembuluh darah vena di sekitar anus atau rektum bagian luar bengkak. Bentuk wasir luar berupa benjolan akibat pembengkakan pada pembuluh darah vena di bawah permukaan kulit anus. Keadaan ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman yang mengganggu. Sering kali disertai gatal-gatal, nyeri, dan … Baca Selengkapnya

Enfamil Gentle Care 1 – 4 Mengatasi Gangguan Pencernaan

​Bunda ingin mencari susu terbaik, berkualitas tinggi sekaligus aman untuk bayi 0 6 bulan? Atau bayi usia 6  12 bulan? Bunda bisa memilih Enfamil Gentle Care. Atau lengkapnya susu Enfamil (Enfagrow) A + Gentle Care. Enfamil merupakan produk susu bubuk dari perusahaan Mead Johnson & Company asal Amerika Serikat. Enfamil adalah susu pertumbuhan dengan rendah … Baca Selengkapnya

12 Obat Sakit Gigi Berlubang yang Manjur & Cepat Reda

MENDERITA sakit gigi berlubang tentu tidak nyaman. Apalagi disertai rasa nyeri yang tidak tertahankan. Sakit gigi juga sampai ke kepala. Untuk mengatasi rasa nyeri dan sakit, Anda bisa mengonsumsi obat sakit gigi berlubang. Beberapa merk obat sakit gigi tersedia di apotek, online atau offline. Antara lain obat gigi berlubang Burung Kakak Tua, Cataflam, Ponstan, Fasidol … Baca Selengkapnya

11 Produk Pemutih Gigi yang Bukan Pasta Gigi

PRODUK pemutih gigi bukan hanya pasta gigi. Ada produk pemutih gigi lain yang bisa Anda pilih. Pemakaiannya mudah dan hasilnya mampu membuat gigi Anda putih. Yaitu obat pemutih gigi, Pilih obat yang mengandung bahan abrasif dan aman. Ada tiga jenis produk pemutih gigi, yaitu: 1. Dalam bentuk bubuk (powder). Anda bisa mencampur bubuk pemutih gigi … Baca Selengkapnya

11 Makanan untuk Penderita Vertigo Bikin Cepat Sembuh

MAKANAN untuk penderita vertigo terbaik apa? Makanan punya peran besar terhadap penyakit, termasuk vertigo. Beberapa makanan bisa menyebabkan vertigo sering kambuh. Sebaliknya, ada juga makanan yang bisa mengatasi vertigo. Ini berarti kedua jenis makanan itu harus mendapatkan perhatian serius dari penderita vertigo. Kedua hal itu harus dilakukan bersamaan sehingga vertigo bisa diatasi. Untuk makanan penyebab … Baca Selengkapnya

11 Jus Buah untuk Penderita Asam Lambung

Anda sudah lama menderita asam lambung dan tidak kunjung sembuh? Mengatasi sakit asam lambung terkadang tidak mudah. Perlu cara yang tepat. Misalnya dengan minum jus buah untuk penderita asam lambung. Tetapi supaya asam lambung atau maag bisa sembuh dan tidak kambuh lagi, Anda perlu minum jus buah rutin tiap hari. Selain itu, hindari konsumsi buah … Baca Selengkapnya

9 Moisturizer yang Mengandung Niacinamide Atasi Jerawat

WAJAH Anda jerawatan? Anda bisa menggunakan produk perawatan kulit yang mampu menghilangkan jerawat. Misalnya menggunakan moisturizer yang mengandung niacinamide. Moisturizer atau pelembab berfungsi untuk menghidrasi kulit sehingga kulit, termasuk kulit wajah, akan selalu lembab. Kulit tidak kering. Baik untuk perawatan wajah di pagi maupun malam hari. Dengan cara itu, kandungan bahan aktif terjaga di kulit. … Baca Selengkapnya

Cara Memundurkan Gigi Bawah Tanpa Behel, Mungkinkah?

PUNYA gigi bawah yang posisinya lebih maju daripada gigi atas, tentu tidak nyaman. Bisa mengganggu saat mengunyah (makan) atau berbicara. Lalu, bagaimana cara memundurkan gigi bawah tanpa behel? Mungkinkah? Ya, di dunia tidak ada yang tidak mungkin. Meskipun untuk memundurkan gigi bawah bukan hal mudah. Perlu usaha keras dan ketekunan, terutama dari pemilik gigi bawah … Baca Selengkapnya

Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Jawaban 3 Dokter.

MANA yang benar? Pakai sunscreen dulu atau day cream dulu? Sunscreen dulu atau pelembab dulu? Demikian pertanyaan yang sering muncul di forum-forum kesehatan dan kecantikan. Pertanyaan terutama dari pemula. 

Hal itu penting ditanyakan karena cara memakai sunscreen dan day cream yang tepat bisa mencapai hasil maksimal. Misalnya bisa menangkal pengaruh buruk sinar matahari.

Apalagi bagi Anda yang baru mulai aktif memakai perawatan kulit (skincare). Supaya tidak timbul dampak negatif dari pemakaiannya, maka mengajukan pertanyaan-pertanyaan sekitar perawatan kulit sangat penting.

Selain biar tidak salah pakai, harapannya biar hasilnya maksimal. Bisa menangkal pengaruh buruk dari sinar matahari, baik sinar UVA ataupun sinar UVB. 

Orang yang sudah biasa memakai pun terkadang bisa lalai akibat sesuatu hal. Itu semua adalah wajar. 

Nah, pada uraian berikut akan disampaikan jawaban 3 dokter dan seorang dermatolog mengenai urutan pemakaian sunscreen dan day cream yang tepat. Yakni sunscreen dulu atau day cream dulu.

Diharapkan jawaban itu bisa menjadi panduan bagi Anda semua. Anda tidak perlu bingung lagi.

Baca: 10 Sunscreen Terbaik Untuk Kulit Berminyak

 

yang benar pakai sunscreen dulu atau day cream dulu
Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Jawaban 3 Dokter. 13

Beda Antara Sunscreen dan Day Cream

Sebelum membincangkan urutan pemakaian, ada baiknya perlu Anda ketahui dulu perbedaan antara sunscreen dan day cream. Dengan mengetahui perbedaan keduanya, maka aplikasinya lebih jelas.

Sunscreen atau sunblock: dipakai mengolesi kulit wajah atau bagian tubuh lainnya. Tujuannya supaya wajah Anda aman dari paparan sinar matahari, khususnya dengan sinar ultravoiletnya (UV). 

Jadi, fungsi sunscreen adalah melindungi kulit (wajah) dari pengaruh buruk sinar matahari. 

Day cream atau pelembab muka: dipakai mengolesi wajah biar selalu terhidrasi dengan baik. Kulit wajah selalu lembab, tidak akan terasa kering dan sehat.

Tetapi untuk urutan pemakaian sunscreen dan day cream, mana yang benar? Pake sunscreen dulu atau day cream dulu? Pakai sunscreen dulu atau pelembab dulu? Sunscreen dulu atau day cream dulu ms glow?

Dr Srie Prihantini: Pelembap Dulu dan Baru Sunscreen. Mengapa?

sunscreen dulu atau bb cream dulu
Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Jawaban 3 Dokter. 14

Dr. dr. Srie Prihianti, SpKK., PhD., spesialis kulit dan kelamin. Seperti dikutip femina.com, dia mengatakan, pada dasarnya manfaat pakai sunscreen ada dua perlindungan kulit dari sinar matahari, yaitu:

Pertama melindungi kulit Anda dari UVB (ultra violet B). Ini dinyatakan dalam angka SPF.

Kedua untuk melindungi kulit dari UVA (ultra violet A).  Yang ini dinyatakan dengan PA.

Terkena paparan sinar matahari terlalu lama memang bisa merusak kulit. Misalnya:

  1. Kulit jadi keriput dan terjadi penuaan dini (dari efek UVA).
  2. Bisa juga menyebabkan kanker kulit.
  3. Kulit memerah dan perih, rasa terbakar
  4. Bisa juga kulit tubuh menjadi lebih gelap (efek terkena UVB).

Tetapi tidak selamanya sinar matahari membahayakan. Adakalanya sinar matahari justru membuat Anda lebih sehat.

Sinar matahari selama 10 – 15 menit pada pukul 7 – 9 pagi justru bisa membuat Anda lebih sehat. 

Di Atas Jam 10.00 Pakai Pelembab

Tetapi jika Anda ingin menghindari efek negatif sinar matahari diatas jam 10, Anda perlu menggunakan pelembab. Yakni day cream, krim pagi /siang, dan sunscreen.

Untuk pemakaian pelembap, mana yang duluan? Pakai sunscreen atau pelembab dulu?

Menurut Dr. Srie, sebaiknya Anda menggunakan pelembab (day cream) atau moisturizer terlebih dahulu. Gunanya untuk membuat wajah selalu lembab dan sekaligus siap untuk memakai perawatan wajah selanjutnya, yakni sunscreen. Setelah itu barulah menggunakan sunscreen atau sunblock.

Demikian Dr dr Srie mengenai cara memakai sunblock dan krim atau day cream.

Baca: 5 Manfaat Sunscreen Biar Anda Tidak Kena Kanker Kulit

dr Irna Cecilia: SPF dalam Krim Tak Cukup, Harus Ditambah Sunscreen

pakai sunscreen dulu atau bedak
Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Jawaban 3 Dokter. 15

pakai sunscreen di tempat terbuka (foto:merdeka.com)

Bagaimana menurut dr Irna Cecilia dari alodokter.com?  Pelembab atau sunscreen dulu?

Dia mengatakan sebaiknya memakai krim wajah atau pelembab dulu. Setelah itu baru menggunakan sunscreen.

Sebelum menggunakan krim wajah (mouisturizer atau day cream), gunakan dulu perawatan wajah lainnya (cuci wajah, toner, essence, atau serum).

1. Pada pagi hari: gunakan krim pagi yang mengandung SPF. Lalu memakai sunscreen.

2. Malam hari: sebaiknya pakai krim wajah khusus untuk malam hari tanpa mengandung SPF.

Jika Anda beraktivitas di luar ruangan dan terpapar sinar matahari, menurut dr Irna, pemakaian krim wajah dengan kandungan SPF belum cukup.

Artinya, kulit wajah dan bagian tubuh lain belum mendapat perlindungan maksimal dari terpaan sinar matahari.

Apalagi Anda terkena sinar matahari sepanjang hari. Anda tetap harus menggunakan sunscreen. Sunscreen perlu Anda pakai sesudah menggunakan day cream.

Jadi, pakai day cream dulu. Baru setelah itu pakai sunscreen. 

Bahkan, menurut dr Irna, mengoleskan sunscreen tidak cukup hanya sekali. Perlu Anda ulang bila cuaca sangat terik dan Anda cukup lama di luar ruang.

dr. Kevin Adrian: Pakai Krim Dulu dan Baru Sunscreen

Bagaimana dengan dr Kevin Adrian? Sunscreen dulu atau pelembab?

Tidak beda dengan dua dokter di atas.

Kevin Adrian juga mengatakan bahwa Anda harus pakai krim (day cream) lebih dulu. Setelah itu barulah memakai sunblock atau sunscreen. Pakai sunscreen minimal dengan kandungan SPF 30.

Tetapi jika aktivitas Anda di luar ruang dan terkena langsung sinar matahari sepanjang hari, maka pakailah sunscreen dengan SPF 50.

Tidak hanya saat beraktivitas di luar ruangan. Di dalam ruangan pun, menurut dr Kevin, Anda sebaiknya tetap memakai sunscreen.

Sebab, sinar matahari juga memancarkan radiasi sampai ke dalam ruangan.

Baca10 Sunscreen Untuk Kulit yang Sensitif dan Ada Jerawat

Urutan Pemakaian Secara Lengkap 

Berikut urutan pemakaian sunscreen dan day cream secara lengkap dan terbaik menurut dr Adrian, yakni

  1. Pakai dulu day cream.
  2. Berikutnya pakai sunscreen.
  3. Oleskan sunscreen ke seluruh wajah dengan merata, termasuk ke leher dan telinga.
  4. Lalu oleskan alas bedak (foundation) dengan tekstur ringan pada wajah.
  5. Berikutnya oleskan bedak padat ke wajah. Bedak akan menahan sunscreen agar tetap melekat.
  6. Pakai bedak yang mengandung SPF.
  7. Bibir juga perlu Anda lindungi biar tetap sehat dan tidak kering. Oleskan lipstik dengan kandungan SPF 15 pada bibir.

Intinya ada 5 langkah penting untuk melindungi kulit (utamanya wajah) dari pengaruh buruk sinar matahari. Yakni: ke-1 pakai day cream, 2 pakai sunscreen, 3 oleskan alas bedak (foundation), 4. oleskan bedak padat, 5 pakai lipstik untuk bibir. 

Baca: Merk Physical Sunscreen Asal Korea Untuk Kulit Sensitif

Bagaimana Pendapat Dermatolog?

Dermatolog atau dokter spesialis kulit Sejal Sah seperti dikutip oleh stylo.grid.id juga menyatakan bahwa apabila day cream diaplikasikan setelah sunscreen justru bisa mengurangi khasiat sunscreen.

“Apa pun yang diaplikasikan (dioleskan) di atas sunscreen akan mengurangi kemanjuran sunscreen,” kata Shah.

Jadi, menurut dia, pemakaian day cream harus lebih dulu sebelum pemakaian sunscreen.

Sementara itu, dermatolog lain Joshua Zeichner dari New York, AS, mengatakan lebih baik pakai sunscreen dulu dan baru pemakaian day cream.

Alasannya, day cream berfungsi menangkal zat kimia yang terserap oleh kulit.

Dengan pemakaian day cream dan sunscreen seperti itu, maka fungsi sunscreen tidak terhalang oleh day cream.

Sunscreen Dulu Atau Day Cream Dulu MS Glow?

Ada juga konsumen yang bertanya, sunscreen dulu atau day cream dulu ms glow?

Maksudnya, day cream produksi MS Glow. Atau lengkapnya whitening day cream dari MS Glow.

Krim siang produksi MS Glow ini tampil dengan tekstur foundation ringan. Mengandung vitamin whitening dan anti acne (jerawat).

Mudah terserap, bisa membuat kulit tubuh cerah dan glowing mengkilap.

Day cream ini dapat Anda pakai untuk semua jenis kulit, formulanya ringan, dan tidak menyumbat pori.

Urutan pemakaian sunscreen dan day cream, mana yang dulu? Apakah boleh memakai sunscreen setelah memakai day cream MS Glow?

Ya, pemakaian day cream MS Glow sebaiknya lebih dulu, baru sunscreen. Meskipun ada day cream pakai SPF, umumnya rendah.

Day cream berfungsi untuk melembabkan wajah biar tidak kering. Sementara, sunscreen melindungi wajah dan kulit tubuh lain dari sengatan sinar matahari / UV.

Yang penting Anda harus memakai sunscreen sesuai dengan kondisi kulit tubuh Anda. Misalnya sunscreen untuk kulit berminyak, kulit sensitif, kulit bruntusan, kulit jerawatan, kulit kering, dsb. 

Baca: 10 Sunscreen Untuk Kulit Sensitif Yang Aman Nyaman

Kini, Banyak Dijual Sunscreen yang Mengandung Pelembap Wajah

sunscreen wardah
Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Jawaban 3 Dokter. 16

sunscreen wardah, day cream plus sunscreen (foto:tokopedia.com)

Tetapi, dengan kemajuan teknologi, sekarang banyak dijual produk pelembab wajah atau day cream yang sudah mengandung sunblock atau sunscreen.

Jadi, dengan menggunakan satu produk sunscreen, Anda bisa mendapatkan dua manfaat sekaligus.

Yakni, manfaat dari day cream dan sunscreen. Penggunaannya menjadi lebih simpel, praktis.

Seorang konsumen pun menuliskan tentang kesannya menggunakan sunscreen Wardah SPF 30.

Kata dia, sunscreennya benar-benar bekerja. Nggak lengket di kulit. Bikin kulit lembap.

Jadi, terkadang nggak perlu pakai moisturizer atau day cream (pelembab siang) untuk melembapkan muka.

Konsumen lain, Louisca dalam forum bautyindonesia.com mengatakan dia setelah memakai toner, baru pakai sunscreen dan baru pakai day cream.

Dia mengakui day cream juga mengandung SPF lumayan tinggi.

Tetapi dia tetap menggunakan sunscreen. Sebab, terpapar sinar matahari pasti ada efeknya. 

Almareeka, konsumen lain menceritakan dia selama ini cukup pakai krim (day cream) aja. Sebab, krim ini juga sudah ada spfnya.

Tetapi ditambah pakai sunscreen, kata dia, tidak apa. Itu lebih bagus.

Intinya, dengan sunscreen baru yang sekaligus berfungsi sebagai day cream, maka Anda tidak pelru bertanya lagi tentang pakai sunscreen dulu atau day cream dulu. 

Baca: Sunscreen Nivea sangat bagus untuk kulit berminyak.

 

Tanya Jawab (FAQ) Mengenai Pemakaian Sunscreen 

Setelah pakai sunscreen boleh pakai bedak?

Boleh, baik pakai bedak tabur atau bedak padat. Bebas sesuai dengan kondisi kulit Anda.

Sebelum reapply, Anda cuci muka dulu. Bisa pakai air, kertas tisu atau kertas minyak. Juga bisa pakai micellar water dulu sebelum cuci muka.

Bolehkah pakai sunscreen tanpa pelembab?

Ya, tergantung sunscreennya dan kulit Anda. Ada sunscreen yang juga membuat kulit lembab sehingga tanpa pakai pelembab tidak apa.

Ada sunscreen yang juga mengandung moisturizer (pelembab).

Kenapa pakai sunscreen muka jadi kusam?

Biasanya, hal ini terjadi akibat sunscreen yang dipakai tidak sesuai dengan kondisi kulit.

Ada baiknya Anda memilih sunscreen yang juga bisa membuat kulit lembab. Cukup pakai sunscreen saja, tanpa tambahan pelembab.

Ketika memakai sunscreen ulang, wajah bersihkan dulu. Biar kotoran, debu, make up bersih dari wajah.

Jika Anda langsung reapply dengan pakai sunscreen, maka wajah jadi kusam, lusuh dan wajah tambah berminyak.

Bolehkah pakai sunscreen malam hari?

Sebaiknya tidak perlu pakai sunscreen malam hari. Fungsi sunscreen untuk menangkal pengaruh buruk sinar matahari (UV).

Jadi, pemakaian sunscreen penting saat Anda beraktivitas di luar ruangan pada sing hari.

Baca: Bedak Wardah yang Bisa Bikin Wajah Glowing

Penutup

Demikian artikel mengenai urutan memakai sunscreen dulu atau day cream dulu. Mana yang benar atau yang terbaik?  

Tiga dokter menyatakan pakai day cream dulu, barulah pakai sunscreen. Tetapi dalam praktek, ada juga konsumen yang memakai sebaliknya.

Pakai suncreen dulu dan barulah pakai krim. Semua menyatakan baik-baik saja. Tidak ada masalah.

Anda ingin pakai yang mana? Ya, terserah sesuai dengan kondisi kulit wajah Anda.

Tetapi disarankan supaya sunscreen bisa berfungsi dengan baik, maka pakai day cream tipis saja. Lalu Anda ratakan ke seluruh wajah.

Setelah itu barulah pakai sunscreen. Dengan olesan day cream tipis, maka manfaat pemakaian sunscreen bisa maksimal.

Semoga artikel tentang pakai sunscreen dulu atau day cream dulu ini bermanfaat untuk Anda semua.(update, 13 September 2021)