3 Tips Mencegah Virus Corona

Berita ratnasilvi 0 Comments

waraswiris.com – Dengan merebaknya wabah virus Corona atau Novel Coronavirus (2019-nCov), banyak orang khawatir jika dirinya juga terkena virus mematikan itu.

Apalagi, setelah ratusan warga Indonesia yang berada di Wuhan, Tiongkok, wilayah pusat pennyebaran virus corona dipulangkan ke Indonesia.

Warga Batam ramai-ramai menolak para mahasiswa Indonesia yang telah dipulangkan dari Tiongkok. Sebelum diantar pulang ke rumah masing-masing, mereka perlu dicek kesehatannya di rumah sakit di Natuna, salah satu wilayah di Batam.

Mereka khawatir jika para mahasiswa tersebut membawa virus ganas dan bisa menular kepada mereka. Ya, layakya penyakit kanker yang juga banyak pasien yang sulit disembuhkan.

Baca – Pengalaman Bisa Sembuh dari Kanker Getah Bening 

Penolakan itu tentu saja sebagai tanda rasa khawatir mereka. Di banyak kota di Indonesia, banyak orang yang juga beramai-ramai membeli masker untuk melindungi diri agar tidak tertular virus berbahaya itu. Mereka khawatir jika terkena virus yang sama.

virus corona

3  Tips Praktis untuk Menghindari Virus Corona

Nah, kini bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda membekali diri agar tidak tertular virus yang dibawa oleh kelelawar itu? Misalnya selalu mengenakan masker tiap hari ke mana pun Anda pergi.

Tetapi, berikut ini ada tips praktis agar terhindar dari virus mematikan ini. Tips disampaikan oleh Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Solo, Jawa Tengah, yang juga Dekan FK UNS, Dr. Reviono, dr., Sp.P (K) sebagaimana dikutip oleh jateng.idntimes.com.

Anda praktekkan apa yang disampaikan Dr Reviono ini dengan harapan Anda benar-benar bisa terhindar dari virus ganas ini.

Walaupun negara kita masih terbilang aman dari kemungkinan menyebarnya virus itu, tetapi tidak ada salahnya untuk berjaga-jaga agar tubuh Anda selalu sehat.

Kata pepatah, sedia payung sebelum hujan. Jangan sedia yung setelah hujan tiba. Anda pasti kehujanan.

Tips menghindari virus yang berbahaya itu, yakni corona. Antara lain berupa tips di bawah ini.:

1. Harus Sering Mencuci Tangan

Tangan sering kita gunakan untuk mengonsumsi makanan, buah dan minuman. Tiap kali akan mengonsumsi sesuatu, biasakan selalu lebih dulu mencuci tangan dengan sabun.

Mengonsumsi buah, sebelumnya harus dicuci dulu. Kecuali buah tertenu yang tidak bisa dicuci seperti buah pisang. Selai itu, makan selalu menggunakan sendok.

Mengenakan masker tiap hari juga sangat penting biar virus tak masuk pada diri kita. Penuluran virus corona banyak terjadi melaku pernapasan.

Selalu mengonsumsi gizi seimbang, memperbanyak makan sayur dan buah, menjaga kebugaran tubuh, menghindari sumber infeksi, rajin berolahraga dan istirahat cukup.

Anda hendaknya tidak mengonsumsi daging yang tidak dimasak. Apabila Anda menderita flu, hendaknya tidak keluar rumah.

Tujuannya supaya Anda tidak menjadi sumber infeksi. dan jika sedang flu jangan keluar rumah supaya tidak jadi sumber infeksi.

2. Kenali Gejala Virus Corona

Anda sebaiknya mengenali virus ganas ini. Walau mengenali secara singkat, tidak mendalam.
Kata Dr. Reviono, penularan virus corona sangat cepat. Sebab, penularan terjadi lewat kontak dengan manusia ke manusia. Maka, Anda harus tahu gejala apa saja yang dirasakan apabila terjangkiti virus corona.

Gejala awal virus corona antara lain batuk, demam, sulit bernafas, punya riwayat pernah melakukan hubungan dengan pasien positif terkena virus corona. Apalagi pasien positif kena virus tadi pernah melakukan bepergian ke luar negeri.

Jika Anda merasakan adanya beberapa gejala terkena virus corona, maka segera periksakan diri ke pelayanan kesehatan atau rumah sakit. Dengan cara ini, Anda bisa memperoleh pemeriksaan dan apatkan tindakan medis.

3. Virus Corona Bisa Sembuh – Asal Tak Punya Penyakit Lain

Benarkah virus ini mematikan? Ya, betul. Sudah 200-an lebih penduduk Wuhan, Tiongkok yang terkena meninggal dunia akibat virus corona.

Dalam jumlah yang hampir sama, mereka yang terkena virus yang sama tetapi bisa disembuhkan.

Penderita yang berhasil disembuhkan, umumnya (80%) masih berusia muda dan tidak punya penyakit lain yang menyertainya.

Sebanyak 80 % pasien di Cina / Tiongkok sembuh dengan sendirinya karena memang belum ada vaksin khusus untuk virus ini.

Sebagai contoh jika kita terkena flu, tidak minum obat pun bisa sembuh. Sebab,  virus pada akhirnya bisa mati sendiri. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semua.