Antibiotik Untuk Gusi Bengkak – Jenisnya & Cara Mengobati

Sakit Gigi ratnasilvi 0 Comments

BAGAIMANA cara menggunakan antibiotik untuk gusi bengkak? Jika gusi bengkak masih tergolong ringan, Anda bisa mengatasi sendiri di rumah. Anda tidak perlu periksa dokter.

Tetapi jika kondisi gusi bengkak agak berat atau bahkan parah, ya Anda perlu melakukan pengobatan di puskesmas, klinik, rumah sakit atau dokter praktek.

Anda sebaiknya juga mengerti tentang cara mengatasi gusi bengkak dan penggunaan antibiotik untuk gusi bengkak.

Sebab, gusi bengkak adalah masalah gigi dan mulut yang banyak terjadi. Gusi bengkak biasanya diikuti oleh rasa nyeri di gusi, keluar darah dari sela gigi dan gusi ketika menyikat gigi, dan adanya bau nafas tidak sedap.

Apa Saja Penyebab Gusi Bengkak – Antibiotik Untuk Gusi Bengkak

Ada beberapa penyebab gusi bengkak. Supaya gusi tidak bengkak, Anda perlu menghindari atau mencegah terjadinya penyebab gusi bengkak.

antibiotik untuk gusi bengkak

gusi sakit bengkak (foto:ace.tribunnews.com)

Ini sangat penting. Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati. Biaya mencegah lebih murah dibandingkan dengan biaya mengobati. Oleh karena itu, usaha mencegah gusi bengkak sangat penting dilakukan.

Selain itu, usaha mencegah sakit gusi atau gusi bengkak lebih mudah dibanding mengobati atau menyembuhkan gusi bengkak.

Nah, berikut ini beberapa penyebab gusi bengkak atau sakit gigi bengkak yang harus Anda jauhi, yakni:

1. Radang Gusi

Salah satu penyebab gusi bengkak adalah radang gusi atau gingivitis. Kasus radang gusi sering terjadi dan banyak orang mengalami.

Penyebab radang gusi atau sakit gusi adalah infeksi bakteri di gusi atau Anda jarang membersihkan gigi dan mulut.

Jika tidak segera diobati, radang gigi bisa menyebabkan gigi rusak parah.

Baca – Gusi Belakang Bengkak dan Saat Saat Menelan, Solusinya?

Demikian pula gusi, sakitnya bertambah parah. Dalam kondisi parah seperti itu, Anda perlu menggunakan antibiotik untuk gusi bengkak.

2. Kena Infeksi Virus dan Jamur

Penyebab gusi bengkak lainnya adalah infeksi virus. Misalnya virus herpes simpleks dan virus coxsackie.

Tidak hanya bengkak. Infeksi virus juga bisa menyebabkan gusi dan mulut terluka, lalu melepuh dengan rasa nyeri.

Gusi bengkak juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur candida albicans pada mulut. Istilahnya oral thrush atau kandidiasis mulut.

Jika Anda terkena infeksi jamur jenis ini, maka akan terjadi rasa nyeri di gusi, lidah, dan mulut. Gusi juga mudah berdarah dan tertutup oleh lapisan putih.

Antibiotik tidak bisa untuk mengatasi infeksi virus atau jamur. Obat antiobiotik hanya untuk mengatasi infeksi bakteri.

3. Perubahan Hormon pada Ibu Hamil

Ibu hamil juga bisa menderita gusi bengkak. Penyebabnya adalah perubahan kadar hormon yang bisa membuat aliran darah di gusi meningkat. Efeknya, gusi mudah menderita iritasi dan bengkak.

Tetapi gusi bengkak di sini kondisinya ringan. Nanti gusi bengkak bisa kembali kempes. Oleh karena itu, penggunaan antibiotik untuk Bunda tidak diperlukan.

Baca – Cara Memundurkankan Gusi Yang Maju

Selain itu, antibiotik untuk gusi bengkak tidak ada kaitan dengan infeksi bakteri. Maka, antibiotik untuk gusi bengkak pada ibu hamil tidak diperlukan.

4. Kekurangan Nutrisi

Kekurangan nutrisi juga bisa menyebabkan gusi bengkak dan meradang. Misalnya kekurangan vitamin C, vitamin A, dan vitamin B, protein, zat besi, antioksidan dan zinc.

Selain itu, kekurangan antioksidan juga dapat menyebabkan gusi bengkak dan mudah meradang. Tentu saja, di sini tidak diperlukan antibiotik.

Hanya saja, kekurangan nutrisi yang dibiarkan tanpa pengobatan, bisa menyebabkan daya tahan tubuh turun, jaringan melemah dan mudah kena infeksi.

Baru setelah terjadi infeksi, Anda bisa menggunakan antibiotik untuk membantu mengatasi gusi bengkak. Fungsi atau gunanya obat antibiotik adalah melawan atau menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.

Tetapi, penggunaannya harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. Jangan sekali-kali minum obat tidak sesuai anjuran dokter. Bisa membuat penyakit sulit diobati.

Radang Gusi Berat Yang Memerlukan Antibiotik

Intinya, penyebab gusi bengkak banyak. Tidak semua gusi bengkak memerlukan obat antibioik. Hanya radang gusi yang berat memerlukan antibiotik.

Yaitu radang gusi yang disertai pembekakan yang parah, demam, bernanah, pembengkakan kelenjar getah bening, dan membuat gigi tanggal.

Gusi Bengkak Yang Ringan

Gusi bengkak yang tidak memerlukan antibioitik adalah gusi bengkak akibat infeksi virus, infeksi jamur, kehamilan, atau kekurangan nutrisi.

Penggunaan antibiotik bertujuan membasmi bakteri di gusi dan mencegah bakteri menyebar ke bagian gusi atau organ tubuh lainnya. Misalnya menyebar ke rongga sinus dan jantung.

Baca – Merapikan Gigi Menggunakan Tangan – Perlu Kesabaran Ekstra

Beberapa jenis antibiotik untuk gusi bengkak yang umum diberikan oleh dokter adalah:

  • Amoxicillin – Paling banyak digunakan. Membunuh bakteri penyebab infeksi
  • Metronidazole – Untuk bakteri tertentu. Perlu diminum teratur biar khasiatnya maksimal.
  • Erythtromycin – Melawan bakteri penyebab sakit gigi di dalam mulut.
  • Clindamycin   – Mengatasi sakit gigi dan jerawat.
  • Doxycycline   – Mengatasi banyak penyakit akibat infeksi, termasuk radang gusi.
  • Tetracycline – Mengobati sakit gigi akibat radang gusi. Sebaiknya diminum sebelum makan.
  • Minocycline – Terapi melawan infeksi.

Jenis antibiotik mana yang tepat Anda gunakan, dokter gigi akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Sebab, pemilihan antibiotik harus didasarkan pada keparahan gusi bengkak. Tidak boleh digunakan sembarangan.

6 Tips Mengurangi Rasa Nyeri di Gusi

penyebab gusi bengkak

antibiotik untuk gusi bengkak (foto: hellosehat.com)

Untuk mengatasi rasa nyeri akibat gusi bengkak, Anda bisa mencoba tips berikut dari dr Vina seperti dimuat di sehatq.com. Yakni:

1. Berkumur pakai air hangat yang dicampur dengan sedikit garam. Lakukan minimal 4 kali dalam sehari. Bisa mengatasi masalah gigi, mulut, dan gusi. Meredakan peradangan, mematikan bakteri jahat penyebab infeksi. Larutkan garam 1/2 sendok teh dalam segelas air hangat.

2. Mengompres gusi yang bengkak menggunakan es batu.

3. Jangan mengonsumsi makanan keras seperti gorengan atau keripik.

4. Jangan mengonsumsi makanan yang terlalu manis dan lengket.

5. Letakkan bawang putih yang sudah dicincang pada gigi yang sakit selama beberapa menit.

6. Gunakan paracetamol untuk pereda nyeri ringan.

Baca – Bagaimana Cara Mengundurkan Gigi Yang Tonggos?

Jika gusi yang bengkak tidak ada perubahan, ya silakan periksa dokter gigi.

Cara Mencegah Radang Gusi Atau Gusi Bengkak

Radang gusi dan gusi bengkak bisa dicegah dengan membersihkan gigi secara benar, yaitu:

1. Gosok gigi minimal dua kali sehari.

2. Pakai benang gigi untuk membersihkan sisa-sisa kotoran atau makanan yang membandel di sela-sela gigi.

3. Bilas mulut dengan obat kumur untuk membunuh bakteri.

4. Sering mengonsumsi makanan mengandung vitamin C dan kalsium. Risiko terkena radang gusi atau gusi bengkak bisa diminimalkan.

5. Silakan memperbanyak minum air putih agar kondisi mulut tidak kering. Setidaknya minum air putih 7 – 8 gelas atau 2 liter per hari.

Penutup

Cara membuat gusi selalu sehat sesungguhnya mudah. Tetapi banyak orang mengabaikan. Menggosok gigi dengan benar dan rutin dua kali sehari, selalu mengonsumsi makanan sehat, minum air putih tiap hari 7 – 8 gelas, gigi dan gusi akan selalu sehat. Tidak mudah terkena penyakit.