Bayi Susah BAB? Ada 24 Makanan Bisa Mengatasi

Produk ratnasilvi 0 Comments
Reading Time: 5 minutes

BAYI susah BAB (buang air besar)? Bunda tidak usah risau, apalagi panik. Bunda bisa mengatasi dengan mudah. Berikan saja makanan pelancar BAB.

Sesungguhnya bayi susah BAB bukan masalah berat. Tetapi, Bunda juga tidak boleh menganggap ringan atau sepele terhadap masalah ini.

Bunda harus segera mengatasinya supaya si kecil tidak terus-menerus menderita akibat sulit BAB.

Ada beberapa ciri bayi sulit BAB atau konstipasi, antara lain:

1. Dalam satu minggu hanya BAB sekali atau sama sekali tidak BAB.

2. Bentuk tinja atau feses si kecil lebih keras dari hari-hari sebelumnya.

3. Tampak mengalami kesulitan saat BAB. Bayi biasanya rewel dan menangis sambil mengangkat kaki.

4. Pada tinja atau popok bayi terdapat bercak darah. Biasanya ini terjadi akibat tinja yang keras sehingga membuat dinding rektum robek.

5. Nafsu makan menurun dan perut menjadi keras.

Nah. Sekarang, apakah bayi Bunda menderita susah BAB dengan ciri-ciri seperti telah disebutkann?
Jika ya, segera atasi biar tidak berlarut-larut. Kasihan si kecil.

bayi susah bab
bayi susah bab (foto:nakita.grid.id)

Penyebab Bayi Susah BAB

Bagaimana cara mengatasi bayi susah BAB?

Sebelum mengetahui cara mengatasi bayi menderita susah BAB, ada baiknya Bunda ketahui dulu penyebab bayi susah BAB.

Dengan mengetahui penyebab bayi susah BAB, Bunda bisa menentukan cara mengatasinya dengan tepat. Masalah sulit BAB bisa segera diatasi dan si kecil bisa kembali sehat.

Adapun penyebab bayi susah BAB antara lain:

1. Mengonsumsi Susu Formula

Mengonsumsi susu formula bisa menjadi salah satu penyebab si kecil menderita susah BAB. Apalagi saat minum susu formula, si kecil sudah tidak lagi minum ASI.

Yang terbaik, jika bayi masih berumur 0 – 6 bulan, Bunda tetap memberi ASI. Sebab, ASI merupakan asupan terbaik dan tersehat.

Dalam hal ini, susu buatan, termasuk susu formula hanya sebagai pelengkap jika ASI tidak mencukupi. Tetapi sebaiknya pemberian susu formula bertahap mengingat pencernaan bayi masih rentan atau belum sempurna.

Oleh karena itu, Bunda perlu memilih susu formula yang cocok dengan kondisi si kecil. Beda merk susu, beda kandungan. Demikian pula aturan minum susu, perlu mendapat perhatian.

2. Mengonsumsi Makanan Padat

Sama dengan saat si kecil minum susu formula, mengonsumsi makanan padat juga bisa menyebabkan terjadinya konstipasi atau bayi sulit BAB.

Sebaiknya pemberian makanan padat untuk bayi dilakukan bertahap: dari sedikit dulu, lalu meningkat dan meningkat sesuai dengan kebutuhan.

Pada sisi lain, minuman susu atau air putih ditingkatkan sehingga terjadinya bayi sulit BAB bisa dihindari.

3. Kurang Cairan

Kekurangan cairan atau dehidrasi juga bisa menyebabkan si kecil sulit BAB. Biasanya kondisi itu terjadi ketika bayi menderita demam, sariawan atau giginya tumbuh. Dalam kondisi demikian, bayi malas makan dan minum.

Akibatnya, bayi mengalami dehidrasi (kurang cairan). Untuk memenuhi kebutuhan cairan, sistem tubuh si kecil akhirnya menyerap cairan dari makanan dan minuman yang dikonsumsinya.

Dampak negatifnya, tinja si bayi menjadi keras dan terjadilah si bayi / anak sulit BAB.

Cara Mengatasi Bayi Susah BAB

Anda beberapa cara mengatasi bayi susah BAB yang Bunda bisa lakukan. Caranya sangat mudah. Bunda bisa lakukan sendiri.

1.Biarkan Bayi Aktif Bergerak.

Tak berbeda jauh dari orang dewasa. Terlalu banyak duduk dan kurang gerak juga bisa menyebabkan orang dewasa menderita sembelit atau sulit BAB.

Nah, supaya si kecil lancar BAB, biarkan untuk banyak gerak. Merangkak atau jalan kesana kemari.

Beri mainan mobil-mobilan biar anak suka mendorong atau menarik mobil mainannya sehingga banyak gerak.

Atau mainan apa saja yang bisa membuat si kecil banyak gerak. Jika bayi belum bisa merangkak atau jalan, maka Bunda bisa menggerakkan kedua kaki bayi seperti sedang naik sepeda. Posisi bayi berbaring telentang.

2. Beri Makanan Berserat Tinggi

Makanan berserat tinggi perlu Bunda berikan kepada bayi biar BAB lancar. Ada 24 makanan pelancar BAB bayi atau anak yang bisa Bunda pilih. Sebagian besar makanan berupa buah. Antara lain:

  • brokoli, kaya kandungan gizi yang bisa memperlancar BAB.
  • tomat, tinggi serat, menyehatkan pencernaan.
  • pir, kaya kandungan air yang bisa memperlancar BAB.
  • buah naga, kaya kandungan air, tinggi vitamin dan mineral.
  • apel, kaya serat dan bisa melunakkan feses (tinja).
  • alpukat, kaya serat
  • buah beri, kaya serat
  • pepaya, populer memperlancar BAB berkat kandungan enzim papain.
  • anggur, kaya serat dan banyak kandungan air.
  • jambu, kaya serat
  • plum, kaya serat dan kandungan kalium tinggi.
  • jeruk, kaya serat dan kalori
  • kiwi, tinggi serat alami dan vitamin C.
  • aprikot, tinggi serat
  • persik, kaya serat
  • prune, tinggi kandungan serat
  • roti gandum, kaya serat
  • susu, tinggi serat
  • pisang, tinggi serat
  • jeruk lemon, kaya vitamin C
  • asparagus atau rebung, kaya serat sampai dua kali lipat.
  • air kelapa, kaya kandungan elektrolit
  • perbanyak minum air putih
  • jus buah tanpa gula

Maka, jika Bunda menyiapkan makanan untuk si kecil, tambahkanlah makanan tinggi serat. Anak-anak tidak akan menderita kesulitan ketika BAB.

Jika Bunda sudah memberikan MPASI, maka haluskan tekstur makanan MPASI. Usahakan makanan yang harus dikonsumsi si kecil merupakan makanan yang lembut dan mudah dicerna sehingga si kecil tidak akan kesulitan BAB.

3. Mengganti Susu Formula

Jika penyebab bayi sulit BAB adalah susu formula yang diminumnya tidak cocok, ya ganti merk susu formula bayi lainnya. Tetapi sebaiknya cek dulu, apakah pemberian susu sudah sesuai dengan petunjuk pemakaian / minum susu, termasuk takarannya.

Demikian pula kandungan susu. Apakah benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi si bayi.

Jika Bunda tidak bisa mengatasi sendiri, ya perlu kunjungi dokter anak. Dokter yang akan mengecek kondisi bayi dan memberikan solusi yang dianggap paling tepat.

4. Cegah Terjadinya Dehidrasi

Bayi yang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan juga bisa menderita sulit BAB. Bunda sebaiknya selalu memperhatikan pemberian susu dalam jumlah cukup.

Jika jumlah ASI tidak mencukupi, hendaknya Bunda menambah minuman bayi dengan minum susu atau air putih.

Intinya, cek apa penyebab bayi sulit BAB. Atasi dengan cara yang sesuai dengan penyebab menderita dehidrasi.

5. Gunakan Obat Pelunak Tinja Bayi

Bunda juga bisa menggunakan obat pelunak tinja bayi. Cara meminumkan, pelembut atau pelunak tinja dicampurkan pada susu yang akan Bunda berikan kepada si kecil. Tetapi sebaiknya konsultasikan dengan dokter langganan Bunda.

Jika Bayi Telah Berusia 1 – 2 Tahun

Apabila bayi yang menderita kesulitan BAB telah berumur 1 – 2 tahun, maka tingkatkan pemberian makanan tinggi serat. Baik berupa buah-buahan ataupun makanan.

Selain itu tips mengatasi bayi sulit BAB seperti disebutkan diatas, Bunda juga bisa melakukan cara-cara berikut untuk memperlancar BAB si kecil, antara lain:

1. Biasakan Anak Duduk di Tiolet

Saat anak ingin BAB, biasakan untuk duduk di toilet. Selain itu, biasakan jika ingin BAB bisa langsung menuju toilet.

Selain itu, jangan biasakan anak menunda BAB. Cara itu justru akan membuat si kecil mudah menderita sembelit atau susah BAB.

2. Bunda Bisa Memijat Bawah Pusar Bayi

Cara lain mengatasi bayi sulit BAB adalah dengan memijat bagian bawah pusar bayi. Tujuannya untuk merangsang gerakan usus agar bayi bisa BAB lebih lancar.

Baca Juga:

Tetapi pijatan Bunda harus lembut agar bayi tidak kesakitan. Gunakan minyak telon atau minyak kayu putih untuk memijat perut bayi.

Penutup

Kesehatan bayi harus selalu mendapatkan perhatian, terutama bayi usia dibawah 1 tahun. Termasuk kesehatan pencernaan yang ditandai dengan BAB secara normal. Tidak menderita sembelit atau sulit BAB.

Asupan bayi harus selalu paling menyehatkan. Baik berupa pemberian ASI, kualitas dan kecukupannya harus selalu mendapatkan perhatian dari orang tuanya.Sekian.