Cara Keramas Yang Benar – Cara Salah Rambut Rusak

Produk , ratnasilvi 0 Comments
Reading Time: 4 minutes

CARA keramas yang benar sangat penting. Jika keramas Anda salah, apalagi menggunakan shampo dengan tidak tepat, maka rambut bisa rusak. Bahkan bisa rontok.

Tentu saja, Anda tidak ingin mendapati kejadian seperti itu. Rambut adalah mahkota, khususnya bagi wanita. Anda harus memelihara dan menjaga rambut agar selalu tumbuh sehat, bersih, lembap, berkilau dan indah.

Salah satu cara merawat rambut agar bisa tampil sehat, indah dan nyaman adalah keramas. Yaitu mencuci rambut menggunakan shampo.

Tetapi, Anda tidak boleh sembarang keramas. Misalnya keramas tidak teratur waktunya, tidak menggunakan shampo yang tepat dan cocok, menggunakan alat perapi rambut dengan tidak benar, dsb. Sebaliknya, Anda harus menggunakan cara keramas yg benar.

Nah, bagaimana cara keramas yang benar? Apa saja yang harus disiapkan, dilakukan dan dihindarkan ketika keramas atau sesudah keramas?

Baca uraian selanjutnya !

cara keramas yang benar
keramas di salon, sudah benarkah cara keramasnya (foto:cnnindonesia.com)

 Shampo Untuk Rambut Berminyak, Kering, Berketombe

Sebelum keramas, Anda tentu sudah menyiapkan shampo terbaik. Tetapi, shampo terdiri dari berbagai merk dan jenis. Anda harus memilih shampo yang cocok dengan kondisi dan jenis rambut Anda.

Apakah rambut Anda merupakan rambut berminyak, rambut kering, berketombe, mudah rontok, rambut lurus, ikal, keriting, dsb.

Anda harus memilih shampo yang sesuai dengan jenis rambut Anda.

Shampo mengandung bahan kimia surfaktan atau surface active agent. Bisa membersihkan kotoran yang ada pada kulit kepala dan rambut.

Selain itu juga mengandung sulfat sehingga keluar busa melimpah. Fungsinya untuk mengatasi minyak berlebih dari rambut.

Ketika memilih shampo, Anda harus membaca kandungannya. Pilih shampo dengan kandungan yang bisa mengatasi kondisi rambut Anda.

Untuk rambut berminyak, misalnya. Anda perlu memilih shampo untuk rambut berminyak adalah sampo yang mengandung tea tree oil, sage, atau minyak lemon. Keramas sehari sekali. Jangan terlalu sering keramas.

Buat rambut berketombe. Anda perlu memilih shampo yang mengandung mint, belerang, atau ginseng. Shampo yang demikian bisa mengatasi kulit kepala yang gatal akibat ketombe.

Cara keramas untuk rambut kering, kusam, dan sulit diatur. Anda perlu menggunakan shampo dengan kandungan minyak kelapa, minyak argan, biji anggur atau alpukat.

Untuk rambut mudah rontok. Jangan gunakan shampo yang mengandung sulfur. Tetapi pilih shampo dengan kandungan asam salisilat, keratin, biotin, atau ketoconazole.

Itulah beberapa contoh cara memilih shampo sesuai dengan kondisi rambut Anda.

Keramas Pakai Baking Soda dan Lemon

Berikut adalah cara keramas yang baik dan benar. Jika rambut Anda tidak cocok menggunakan shampo atau tidak ingin menggunakan shampo karena shampo mengandung bahan kimia, Anda bisa keramas dengan media lain.

Misalnya dengan menggunakan baking soda, cuka apel atau jeruk lemon. Baking soda bisa mengatasi rambut berminyak dan bergelombang.

Cuka apel sebagai kondisioner, melengkapi penggunaan baking soda. Jeruk lemon untuk mengatasi ketombe.

Keramas Menggunakan Air Hangat

Sebaiknya Anda keramas menggunakan air hangat. Bukan air panas. Penggunaan air hangat untuk menghilangkan minyak dan kotoran yang ada pada rambut atau kulit kepala.

Selain itu, penggunaan air hangat akan membuka kutikula rambut.

Sebelum keramas, Anda sebaiknya menyisir rambut biar teratur. Nantinya rambut tidak rontok saat disisir setelah keremas.

Menggunakan Shampo Secukupnya

Jangan keramas dengan menggunakan shampo berlebihan. Cara ini justru bisa membuat rambut rusak. Gunakan shampo secukupnya sesuai dengan ketebalan dan panjang rambut Anda.

Anda sebaiknya tidak menuangkan shampo langsung ke rambut. Tetapi ke telapak tangan sehingga penggunaan shampo bisa lebih terkontrol.

Telapak tanganlah yang menuangkan shampo ke rambut dan meratakannya ke seluruh rambut. Menuangkan shampo langsung ke rambut justru bisa membuat rambut kering.

Jangan Lupa Memijat Kepala

Ketika keramas pakai shampo, jangan lupa memijat kepala. Tujuannya supaya nutrisi shampo bisa terserap dengan baik ke kulit kepala.

Memijat kepala juga bisa membuat aliran darah meningkat sekaligus merangsang pertumbuhan rambut.

Cara memijat kepala adalah sebagai berikut:

  1. Setelah menuangkan shampo ke rambut, maka usap shampo dengan lembut sampai banyak busanya.
  2. Usap shampo dengan gerakan tangan melingkar. Dari ujung rambut, kepala bagian atas dan kepala belakang.
  3. Ratakan busa shampo ke rambut bagian kanan dan kiri.
  4. Ketika keramas, hendaknya Anda sedikit membungkuk dengan menunduk.
  5. Saat mengusap sampo, lakukan juga memijat kulit kepala. Lakukan sampai ke belakang bagian bawah. Tetapi memijatnya jangan terlalu keras.

Membilas Rambut Menggunakan Air Dingin

Berbeda dengan saat mulai keramas, setelah selesai Anda harus menggunakan air dingin untuk bilas.

Selain membersihkan bekas atau sisa shampo dari rambut, penggunaan air dingin saat bilas akan mampu menutup katikula. Rambut tidak licin lagi.

Tambahan, rambut akan selalu lembap. Jika membilas rambut pakai air hangat justru akan membuat rambut kering.

Oleskan Kondisioner sebagai Penutup Keramas

Sebagai tambahan biar hasilnya maksimal, oleskan kondioner pada rambut. Kondisioner akan memberikan tambahan perlindungan untuk rambut Anda.

Anda sebaiknya merawat rambut dengan kondisioner satu minggu sekali untuk mengatasi rambut rontok, rapuh, dsb.

Jangan Menggosok Rambut Menggunakan Handuk

Cara terbaik mengeringkan rambut habis keramas adalah memakai handuk. Tetapi handuk jangan digosokkan pada rambut.

Cukup handuk untuk menutupi rambut yang basah. Nanti air rambut terserap oleh handuk dan rambut kering.

Atau mengeringkan rambut dengan kipas angin atau udara bebas sambil kepala digerakkan biar rambut juga bergerak.

Jangan menyisir ketika rambut masih basah. Gunakan sisir bergigi jarang setelah rambut agak kering.

Jika mengeringkan rambut pakai hair dryer, hot comb, dan catokan, hati-hati. Salah pakai, rambut bisa rusak. Gunakan hair dryer suhu rendah, dan jarak dengan rambut maksimal 15 cm.

Berapa Kali Harus Keramas?

Kebutuhan keramas untuk tiap orang tidak sama. Tergantung kondisi rambut atau aktivitas harian mereka. Ada yang boleh keramas setiap hari, 2 – 3 hari sekali, dsb.

Dikutip dari doktersehat.com, bagi Anda yang punya rambut berminyak tidak harus keramas tiap hari. Anda yang punya aktivitas tinggi dan kepala sering berkeringat, bisa keramas lebih sering.

Baca Juga:

Rambut lurus dan berminyak perlu keramas tiap hari. Adapun rambut normal, cenderung kering, atau bergelombang bisa keramas 2 – 3 hari sekali. Rambut alami bisa keramas beberapa kali saja tiap bulan.

Penutup

Demikian cara keramas yang benar, cara keramas menggunakan shampo. Apakah Anda sudah keramas sesuai dengan apa yang diuraikan dalam artikel ini?

Untuk mendapatkan kualitas rambut yang bagus, sehat, menarik, tidak mudah rontok, rusak, cobalah cara keramas yang baik dan benar. Selamat memiliki rambut yang indah dan sehat.