Malas Memakai Masker? Kini Besarnya Denda Naik

Berita ratnasilvi 0 Comments

CARA memakai masker yang benar. Mengapa banyak orang memakai masker sekenanya? Misalnya masker hanya menutup mulut dan tidak menutup hidung. Atau sama sekali tidak menutup mulut dan hidung.

Mereka menarik masker ke dagu, terutama ketika berbicara dengan orang lain. Padahal, bisa jadi orang yang berbincang di depannya adalah pengidap covid-19.

Orang memakai masker seperti itu masih banyak. Yang menyedihkan lagi, mereka keluar rumah tanpa mengenakan masker. Padahal, mengenakan masker untuk melindungi diri mereka sendiri.

Tujuannya biar mereka tidak tertular covid-19. Mereka selamat dari covid-19.  Tetapi, kenyataannya masih banyak orang yang tidak bersedia memakai masker.

Mereka melenggang seenaknya kemana-mana tanpa masker. Termasuk bercengkerama atau berbincang dengan orang lain yang menderita covid-19. Wah, bahaya tuh.

Maka, pantaslah kini makin banyak pemerintah daerah menerapkan sanksi kerja sosial atau denda kepada mereka yang tidak memakai masker saat keluar rumah. Mereka melanggar protokol kesehatan.

Baca – Donorkan Plasma Darah Untuk Mengatasi Covid-19

Sementara itu, jumlah penderita baru covid-19 masih tinggi. Angkanya berkisar 2.000-an per hari. Tidak pernah turun banyak. Walaupun hanya sehari. Selalu stabil tinggi.

Presiden Perintahkan Para Menteri Menggalakkan Cara Memakai Masker Yang Benar 

tidak memakai masker

jalani hukuman push up akibat tidak memakai masker (foto:ayosemarang.com)

Presiden Joko Widodo sendiri Senin, 24 Agus 2020 meminta para menterinya untuk menggalakkan pemakaian masker di lingkungan kerja masing-masing dan di mana pun.

Pakai masker adalah cara utama untuk melindungi diri kita biar bebas dari covid-19. Covid-19 sangat mudah menular ke orang lain.

Kalau virus sudah menular ke tubuh kita, apalagi dalam kategori berat, akibatnya bisa fatal. Banyak pejabat, dokter, perawat yang akhirnya meninggal karena menderita covid-19.

Gimana Anda? Masih enggan memakai masker?

Pakai masker tidak nyaman hanya karena belum biasa. Kalau sudah biasa, Anda memakai masker pasti nyaman dan aman. Anda akan tetap sehat dan tidak akan menderita covid-19.

Selain itu masih banyak pula orang memakai masker tetapi dengan cara yang tidak benar. Cara memakai masker harus sesuai dengan ketentuan.

Bukan sekadar masker menempel di mulut. Atau mengenakan masker tetapi sekenanya saja.

Baca – Manfaat Vitamin B Kompleks Biar Tidak Kena Covid-19

Jika memakai masker hanya menempel di mulut, sementara hidung masih terbuka, atau malah Anda menarik masker ke dagu hingga tidak menutup mulut, ini sama saja Anda tidak mengenakan masker.

Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan cara memakai masker yang benar. Anda harus mengenakan masker dengan benar. Cara ini akan membuat virus tidak bisa menular ke tubuh Anda.

Pada satu kantor di pemerintahan kota di daerah, ada 20 pegawai negeri satu kantor menderita covid-19. Padahal, mereka mengenakan masker.

Hanya saja, ketika berbicara dengan rekannya, sebagian dari mereka membuka masker. Bahkan, mereka berbicara dengan temannya tanpa jarak.

Ya, sudah. Akibatnya, sebagian dari mereka menderita sakit akibat covid-19. Pegawai yang sudah kena vovid-19 menularkan virus ke temannya.

Akhirnya 20 pegawai harus mengisolasi diri mereka sampai kembali sehat.

DKI Jakarta Menaikkan Denda Pelanggar PSPB Sampai Rp 1 Juta

Sementara itu, sekarang banyak kabupaten / kota yang menerapkan sanksi denda atau kerja sosial kepada pelanggar protokol kesehatan.

Utamanya kepada mereka yang tidak mengenakan masker. Tujuannya tidak lain untuk menekan atau mengurangi jumlah penderita covid-19 baru. Biar jumlah penderita baru makin kecil.

Di DKI Jakarta, nominal denda terhadap mereka yang melanggar peraturan / protokol kesehatan naik menjadi Rp 250.000 sampai Rp 1 juta. Besarnya denda sesuai dengan kesalahan pelanggar.

Misalnya melanggar aturan PSPB dengan tidak mengenakan masker. Jika pelanggar sudah lebih dari satu kali melakukan pelanggaran, maka jumlah dendanya akan lebih besar daripada mereka yang baru sekali melakukan pelanggaran.

Baca – Sembuh dari Covid-19: Tiap Hari Minum Madu, Air Kelapa Muda

Pemprov DKI mengatur besarnya denda pelanggaran PSPB melalui Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020.

Tujuan penindakan terhadap para pelanggar agar masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan. Mematuhi protokol kesehatan adalah kunci sukses mengatasi covid-19.

Pelanggaran protokol kesehatan terbanyak adalah tidak memakai masker. Pemakaian masker menjadi keharusan ketika Anda beraktivitas di luar rumah.

Jadi, jangan lupa memakai masker ya. Tetapi jangan asal memakai. Lakukan cara memakai masker yang benar

Penutup

Problem besar untuk mengatasi peningkatan jumlah pasien covid-19 adalah sikap masyarakat yang enggan mematuhi protokol kesehatan. Mereka masih malas mengenakan masker.

Kebanyakan dari mereka yang tidak mengenakan masker beralasan lupa. Lupa membawa masker. Itu alasan mereka.

Atau mereka mengenakan masker tetapi cara tidak benar. Maka, perlu sosialisai terus-menerus tentang cara memakai masker yang benar

Nah, tampaknya pemerintah masih perlu meningkatkan program sosialisasi mengenakan masker. Pemerintah perlu membentuk gugus covid-19 sampai ke tingkat RT.

Selain mengenakan masker, Anda juga perlu selalu menjaga jarak dari orang. Paling tidak jaraknya sekitar 1 meter.

Baca – Bagaimana Tampilan Gigi Tonggos Setelah Memakai Behel

Lalu, Anda rajin mencuci tangan menggunakan sabun ketika pulang dari bepergian. Atau ketika ingin masuk kantor, pasar, toko, rumah orang lain, dsb.

Sekian, semoga Anda selalu sehat dan bebas dari covid-19.