9 Cara Mengatasi Bau Mulut Kronis Secara Alami

Bau Mulut 0 Comments

CARA mengatasi bau mulut kronis – Punya bau mulut kronis tentu sangat menjengkelkan. Banyak usaha telah dilakukan tapi bau mulut tidak segera hilang. Kalau bisa hilang, hanya untuk sementara waktu. Lain kali bau mulut muncul lagi.

Lantas apa yang harus dilakukan? Usaha apa yang bisa menghilangkan bau mulut untuk selamanya?

Itu beberapa pertanyaan yang berkecamuk dalam benak mereka yang punya merasa sulit menghilangkan bau mulut. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan.

Bau mulut (halitosis) terjadi akibat adanya banyak bakteri dalam mulut. Sebagian besar (80%) hal itu muncul akibat kesehatan gigi dan mulut. Selain itu, juga akibat makanan dan penyakit tertentu.

Penyebab Terjadinya Bau Mulut dan Cara Mengatasinya

Penyebab atau pemicu terjadinya bau mulut cukup banyak. Jika Anda bisa mencegah terjadinya penyebab bau mulut, maka Anda bisa bebas dari problem bau mulut.

Misalnya penyebab bau mulut Anda adalah sedikitnya air ludah. Maka, solusinya adalah Anda harus berusaha melancarkan air ludah seperti memperbanyak minum air putih. Produksi air ludah harus cukup sehingga bau mulut bisa teratasi.

Beberapa penyebab terjadinya bau mulut adalah:

  1. Penyakit jaringan pendukung gigi
  2. Sedikitnya aliran air ludah
  3. Tambalan gigi yang tidak tepat
  4. Banyaknya bakteri yang berlebihan di lidah
  5. Adanya gigi tiruan yang tidak bersih
  6. Sisa makanan yang terdapat di saku gusi
  7. Adanya penyakit tertentu seperti penyakit gusi, kanker, diabetes, liver, ginjal, dsb.
  8. Mengonsumsi obat tertentu
  9. Adanya gangguan pada pencernaan.
  10. Mengonsumsi makanan yang menimbulkan bau menyengat atau tidak sedap. Misalnya mengonsumsi bawang putih, bawang merah, bawang bombai, petai, dan jengkol.

Lantas, kira-kira apa penyebab bau mulut Anda sehingga sulit diatasi? Setelah mengetahui kemungkinan penyebab bau mulut, maka Anda bisa mengatasinya. Pilih cara menghilangkan bau mulut yang mudah dan tepat.

9 Cara Mengatasi Bau Mulut Kronis Secara Alami

Berikut ini 9 cara mengatasi bau mulut kronis secara alami. Tentu saja, cara alami mudah dilakukan dan bahannya juga mudah ditemukan sehingga tidak perlu biaya besar.

1. Rutin Menyikat Gigi

Anda harus rajin menyikat gigi setiap hari setidaknya dua kali. Yakni, setelah sarapan pagi dan malam menjelang tidur malam. Ketika beranjak untuk tidur malam, mulut harus bersih dari sisa makanan. Sebab, sisa makanan di sela-sela gigi itu sumber bau mulut tidak sedap.

Lakukan menyikat gigi secara benar yang bisa menghilangkan semua sisa makanan minuman. Jika perlu, gunakan benang khusus untuk mengangkat sisa makanan di sela-sela gigi yang tidak bisa dibersihkan dengan menyikat gigi.

2. Sikat Lidah

Menyikat lidah juga penting. Sebab, lidah juga tempat bersembunyi banyak bakteri. Jika lidah tidak disikat, maka akan bertenggerlah banyak bakteri yang nantinya bisa menebarkan bau mulut tidak sedap. Kini, semua sikat gigi dilengkapi dengan sikat lidah yang berada di balik serabut sikat gigi.

3. Obat Berkumur

Gunakan obat kumur (mouth wash) untuk menghilangkan bau mulut. Anda bisa membeli di swalayan atau toko-toko mini-market. Harganya juga tidak mahal. Obat kumur antibakteri bisa mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Pilih obat kumur yang selain bisa menyegarkan mulut juga membasmi bakteri.

Atau, selalu berkumur setiap habis makan. Lakukan berulangkali sehingga bisa membersihkan sisa makanan yang tertinggal.

4. Bersihkan Karang Gigi atau Plak

Kotoran di gigi terkadang tidak bisa dihilangkan hanya dengan menyikat gigi. Kotoran masih tetap di gigi dan kian lama makin menumpuk. Terjadilah apa yang dinamakan plak gigi.

Bersihkan plak ketika masih tipis. Jika plak sudah tebal, pembersihan dengan menyikat gigi tidak menghilangkan plak. Anda harus pergi periksa dokter gigi atau klinik kesehatan dengan tujuan menghilangkan plak gigi.

5. Hindari Konsumsi Makanan Berbau Menyengat

Anda sebaiknya menghindari makanan yang bisa menimbulkan bau mulut tidak sedap. Ya, misalnya bawang putih, jengkol, petai, dsb. Baunya bahkan sangat kuat dan awet. Tidak hanya di mulut, bau menyengat juga masuk ke paru-paru. Sudah sikat gigi beberapa kali, bau tidak sedap tetap ada.

6. Hindari Kebiasaan Merokok

Jika Anda telah biasa merokok, coba hindari sejak sekarang. Sering merokok bisa merusak gigi. Warna gigi pun akan menjadi hitam. Gigi yang rusak bisa menjadi sumber bau mulut tidak sedap.

7. Hindari Sering Mengonsumsi Permen

 

cara mengatasi bau mulut kronis

mengonsumsi permen karet menghilangkan bau mulut (foto:female.com)

Mengonsumsi permen bisa merusak gigi. Apalagi permen dengan kadar gula (glukosa) tinggi. Permen manis akan membuat keasaman pada mulut dan akhirnya menimbulkan bau mulut tidak sedap.

Anda sebaiknya mengonsumsi permen karet yang tidak mengandung gula. Selain itu, permen karet bisa merangsang keluarnya air liur yang berfungsi untuk membasahi bau mulut dan mencegah bau tidak sedap.

8. Sering Minum Air Putih

Selain bisa mengatasi dehidrasi, minum air putih juga bisa membantu produksi air liur yang lebih banyak. Air liur diperlukan untuk membasahi mulut sekaligus mengatasi pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

Minum air putih setelah bangun tidur punya peran besar untuk mengatasi bau mulut. Tujuannya supaya mulut tidak dalam kondisi kurang liur (kering) cukup lama. Kondisi itu akan menimbulkan bau mulut tidak sedap.

9. Perbanyak Konsumsi Buah

Mengonsumsi buah juga penting untuk mengatasi bau mulut kronis secara alami. Buah bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

Misalnya buah apel. Kandungan polifenolnya ampuh untuk membasmi bakteri sekaligus membantu menghilangkan senyawa atau gas yang berbau seperti belerang pada mulut.

Buah lain yang bisa Anda konsumsi biar bau mulut selalu segar adalah jeruk, stroberi, jambu, dan anggur. Banyak kandungan vitamin C yang bisa mencegah bakteri berkembang biak.

Penutup

Demikian artikel mengenai Cara Mengatasi Bau Mulut Kronis. Jika Anda belum berhasil mengatasi bau mulut, sedangkan Anda merasa sudah berusaha mengatasinya, coba cek kembali. Biasanya ada yang sesuatu yang tidak pas.

Kalau tidak, coba konsultasi dengan dokter Anda. Mungkin perlu pemeriksaan lebih lanjut. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semua.

!-- Ads 300x250 -->