Cara Mengatasi Gigi Tonggos, Cara Mana Yang Terbaik?

Sakit Gigi ratnasilvi 0 Comments
Reading Time: 4 minutes

PUNYA gigi tonggos tentu sangat tidak nyaman. Kecuali Anda punya hoki besar. Tiba-tiba ada sutradara mencomot Anda untuk jadi bintang sinetron dan terkenal. Anda tentu tidak akan mengatasi gigi tonggos atau memperbaikinya karena itu trade mark Anda. Gigi tonggos yang mendatangkan banyak rezeki.

Yang kebanyakan terjadi adalah pemilik gigi ingin mengatasi gigi tonggosnya. Maksudnya supaya gigi tidak lagi tampak tonggos. Tidak maju ke depan. Sebab, gigi tonggos juga membuat bibir sulit untuk menutup gigi.

Gigi tonggos atau maloklusi adalah gigi atas depan yang posisinya lebih maju dari kondisi normal. Jarak antara gigi depan bawah dan gigi depan atas umumnya 2 mm. Lebih dari itu tergolong sebagai gigi tonggos.

Selain dari segi penampilan tampak mengganggu dan tidak bagus, gigi tonggos juga tidak bisa mengunyah makanan dengan baik. Ini akan menjadi beban tambahan bagi pencernaan.

Baca – 5 Cara Senyum Manis Untuk Anda dengan Gigi Maju

Pertanyaannya, bagaimana cara mengatasi gigi tonggos?

Cara Mencegah dan Mengatasi Gigi Tonggos

cara mengatasi gigi tonggos

antara mengatasi gigi tonggos dengan invasalign dan behel (kawat gigi)

Sesungguhnya ada cara mencegah gigi tonggos. Artinya, ada cara yang harus Anda lakukan biar tidak terjadi gigi tonggos.

Untuk anak kecil, Bunda yang harus selalu membiasakan mereka agar tidak melakukan sesuatu yang bisa membuat gigi tonggos.

Apa saja itu?

1. Suka Mengisap Jari Jempol

Sering lihat anak kecil mengisap jempol? 

Jika lihat si kecil sering memasukkan jari jempolnya ke mulut, maka cegahlah. Suruh dia melepaskan tangannya dari mulut.

Ya, ini sangat penting. Sebab, sering memasukkan jari jempol ke mulut bisa mengganggu pertumbuhan gigi. Terjadilah gigi tonggos.

Ada baiknya Anda sering-sering memperhatikan apakah anak Anda memasukkan jari jempolnya ke mulut. Jangan sampai itu menjadi kebiasaan, yang kemungkinan bisa menyebabkan gigi tonggos.

2. Sering Mengisap Dot

Sering mengisap dot juga bisa menyebabkan gigi tonggos. Zaman dulu pernah, supaya anaknya tidak menangis, lalu Bunda memberinya dot (tanpa botol).

Maksudnya biar si kecil bermain dengan dot di mulut dan tidak menangis. Tetapi, cara itu bisa menyebabkan si kecil nantinya punya gigi tonggos.

Kasus lain, si kecil sudah berumur masih saja minum susu dengan menggunakan botol dot. Ini kebiasaan yang bisa mengakibatkan terjadinya gigi tonggos.

Baca – Wajah Tampak Lebih Cantik Setelah Memakai Behel Gigi

Sebaiknya anak segera diganti cara minumnya. Bukan dengan botol dot, tetapi menggunakan gelas atau cangkir. Ya, pakai cangkir keramik atau plastik yang tidak akan pecah jika jatuh.

3. Gangguan pada Gigi dan Tulang Rahang

Gigi renggang atau berantakan, seperti dijelaskan di hellosehat.com, juga bisa mengakibatkan posisi gigi atas lebih maju.

Hal serupa juga bisa terjadi jika gigi bagian atas ada yang ompong. Gigi yang hilang ini lama-lama bisa menggeser gigi lain dan memengaruhi posisi gigi depan.

Demikian juga apabila ruang untuk gigi tumbuh tidak mencukupi. Gigi yang tumbuh bisa merusak tulang rahang dan struktur gigi, membuat posisi gigi lebih maju.

4. Sakit Tumor di Mulut

Punya penyakit tumor di mulut maupun rahang juga bisa mengubah posisi gigi dan bentuk rahang. Pertumbuhan jaringan lunak atau tulang yang tidak normal di mulut atau rahang bagian atas dapat menyebabkan gigi bergeser ke depan. Gigi pun menjadi lebih maju.

Nah, ini perlu menjadi perhatian bagi orang tua untuk memperhatikan perilaku si anak biar anak tidak punya gigi tonggos. Selain itu, anak sejak dini perlu dibiasakan untuk merawat giginya.

Misalnya, bagaimana rajin menyikat gigi pagi dan sore saat mandi. Perlu dilatih cara menyikat gigi yang benar, yang bisa membuat gigi sehat, rapi dan putih.

Baca – Cara Mudah Merapikan Gigi Secara Alami

Cara Mengatasi Gigi Tonggos

Jika gigi tonggos sudah terjadi, apa yang harus dilakukan?

Ya, lihat dulu ketonggosannya. Jika ketonggosannya ringan, gigi maju hanya sedikit, ya Anda bisa mengatasi sendiri. Anda bisa memundurkan gigi tonggos sendiri.

Ada seorang ibu yang mencoba menekan gigi tonggos anaknya dengan menggunakan sendok kayu yang dihangatkan. Sendok kayu dimasukkan ke nasi yang masih panas atau saat nasi dimasak.

Setelah sendok kayu agak hangat, lalu diangkat dan digunakan untuk menekan gigi tonggos anaknya. Ya, sedikit demi sedikit. Cara itu dilakukan tiap hari.

Akhirnya, si ibu ini berhasil meluruskan gigi tonggos anaknya hanya dengan sendok kayu.

Ketika si anak masih kecil, memperbaiki posisi gigi masih mudah. Gigi belum terlalu keras.

Cara mengatasi gigi tonggos lainnya ada beberapa. Tetapi, umumnya memerlukan biaya besar. Antara lain:

1. Menggunakan Kawat Gigi atau Behel

Banyak remaja dan anak yang menggunakan kawat gigi atau behel. Banyak dokter juga menganjurkan agar menggunakan behel untuk mengatasi gigi tonggos.

Makin cepat Anda menggunakan behel, maka hasilnya akan makin baik. Tetapi, cara ini bisa Anda lakukan setelah gigi dan gusi kuat.

Sebaiknya Anda melakukan cara ini melalui dokter gigi. Jika Anda memasang behel sendiri sangat berisiko karena tidak punya pengetahuan dan pengalaman untuk itu.

Dokter pun akan melakukan pemeriksaan lebih detail. Bukan hanya menyangkut gigi, tetapi juga pemeriksaan rahang.

Perlu juga rontgen gigi dengan sinar X sehingga bisa diketahui kondisi mulut lengkap dengan jelas.

Dari hasil pemeriksaan lengkap itulah, dokter bisa menentukan perlu pemasangan kawat gigi atau tidak.

Jika akhirnya perlu dipasang kawat gigi, pasien perlu selalu kontrol ke dokter untuk mengecek perkembangannya. Jika ada masalah, dokter bisa segera mengatasinya.

Pemasangan behel atau kawat gigi, umumnya perlu waktu 2 tahun. Kecuali masalah gigi tonggos agak ringan. Pemasangan gigi bisa kurang dari 2 tahun.

2. Menggunakan Metode Invisalign

Jika ingin lebih nyaman, Anda bisa merapikan gigi tonggos memilih cara invisalign untuk memperbaiki gigi tonggos. Selain memperbaiki gigi tonggos, cara ini sekaligus bisa memperbaiki gigi renggang.

Invisalign menggunakan plastik bening yang fleksibel denan desain membentuk susunan gigi. Menggunakan cara ini, efek sampingnya lebih ringan daripada pasang behel atau kawat gigi. Perawatannya juga lebih praktis. Tetapi, biayanya lebih mahal.

Beda dengan behel, alat invisalign bisa Anda lepas dan pasang lagi. Anda cukup memasukkan gigi ke dalam invisalign yang rongganya sudah sesuai dengan struktur gigi Anda.

Baca – Cara Memundurkan Gigi Tonggos Via Dokter dan Cara Alami

Idealnya, alat ini harus Anda pakai selama 20 sampai 22 jam sehari. Anda harus melepas alat ini saat menyikat gigi, makan dan minum yang bersuhu panas dan mengandung gula.

Selain itu, invisalign juga harus selalu And bersihkan. Tujuannya supaya tidak ada noda yang menempel pada alat ini.

Tentang biaya merapikan gigi tonggos? Ya, silakan baca daftar biayanya.

Penutup

Dari kedua cara mengatasi gigi tonggos itu, mana cara yang terbaik? Tentu saja, pilihan harus Anda sesuaikan dengan kondisi gigi Anda. Selain itu, juga dari segi pembiayaan atau dana yang Anda perlukan.

Kalau kondisi gigi tonggos lebih berat, malah dokter akan melakukan operasi. Misalnya selain kondisi gigi tonggos, kondisi rahang juga ada kelainan.

Tetapi, penanganan gigi tonggos yang harus dengan operasi ini sangat jarang. Rapikan gigi sejak dini sehingga lebih mudah pelaksanaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *