Cara Menjaga Kesehatan Telinga – Jangan Gunakan Cutton Bud

Berita 0 Comments

CARA menjaga kesehatan telinga sangat penting biar tidak terjadi gangguan pendengaran. Sangat merepotkan jika masih muda tetapi pendengarannya terganggu. Sering pendengarannya tidak peka.

Orang lain yang memanggilnya atau berbicara dengannya harus mengulang apa yang diucapkan. Dia tidak bisa mendengar pembicaraan lawan dengan jernih dan lengkap.

Bagaimana cara menjaga kesehatan telinga supaya telinga selalu sehat dan pendengaran selalu berfungsi dengan baik?

Daftar 5 Cara Menjaga Kesehatan Telinga dan Pelaksanaannya

Berikut ini 5 cara menjaga kesehatan telinga yang perlu Anda perhatikan dan lakukan. Ya, tujuannya biar fungsi telinga sebagai alat pendengaran tetap bekerja dengan baik.

1. Jangan Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud

cara menjaga kesehatan telinga

jangan gunakan cotton bud (foto:makassartoday.com)

Menggunakan apa saat Anda membersihkan telinga? Pakai cutton bud atau alat lain?

Membersihkan telinga seperti itu adalah cara yang tidak dibenarkan. Sebab, cara seperti itu justru akan mendorong kotoran telinga masuk ke area yang lebih dalam.

Selain itu, membersihkan telinga dengan cotton bud dan sejenisnya justru bisa merusak organ penting dalam telinga. Misalnya organ gendang telinga atau saluran telinga.

Lalu, bagaimana cara membersihkan telinga dalam? Telinga sesungguhnya tidak perlu dibersihkan. Karena telingga bisa membersihkan dirinya sendiri.

Adanya cairan seperti lilin di dalam telinga sebenarnya bertugas mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya masuk ke telinga. Adanya kotoran di dalam telinga adalah hal normal.

Jika terjadi kelebihan cairan lilin di sekitar rongga telinga, maka Anda bisa membersihkannya dengan handuk lembut. Atau kunjungi dokter yang bisa membersihkannya dengan alat khusus.

Ear Candle: Sama dengan cotton bud, penggunaan ear vandle untuk membersihkan sebaiknya tidak dilakukan karena tidak efektif. Bahkan, bisa membuat telinga cedera akibat pembakaran yang terjadi dan penyumbatan saluran telinga.

2. Menjaga Kesehatan Telinga dengan Menghindari Suara Keras

Jika ada suara yang sangat keras seperti suara mercon, musik, mesin, dsb, Anda sebaiknya segera menutup telinga Anda dengan penutup khusus atau hanya menggunakan jari Anda.

Penutupan telinga untuk menghindari adanya suara yang tidak aman untuk didengar oleh telinga karena terlalu keras. Suara yang terlalu keras bisa kemampuan telinga untuk mendengar berkurang.

Sumber suara bisa dari mana saja. Yang penting, begitu mendengar suara keras, segera tutup telinga Anda biar telinga tetap sehat. Cara melindungi telinga harus selalu Anda lakukan jika ada hal-hal yang tidak aman bagi telinga.

Saat mendengarkan musik, baik dari TV, radio, Hp atau lainnya harus gunakan volume yang sedang.

Jangan terlalu keras karena yang bisa mengganggu kesehatan telinga. Juga jangan terlalu sering mendengarkan musik melalui Hp / smartphone.

3. Mengeluarkan Kotoran Menggunakan Obat Tetes

Jika Anda merasa perlu membersihkan telinga, gunakan obat tetes telinga. Obat tetes telinga banyak dijual di pasaran, termasuk di toko online. Umumnya, 5 menit setelah obat tetes telinga digunakan, Anda bisa menegakkan posisi kepala seperti semula.

Tiga hari sesudah pemakaian obat tetes telinga, Anda teteskan air hangat pada telinga yang bermasalah dengan posisi kepala miring. Lalu, miringkan kepala ke arah sebaliknya untuk mengeluarkan kotoran.

Setelah selesai, keringkan saluran telinga dengan benar seperti dijelaskan pada poin ke-4 di bawah ini.

Cara membersihkan kotoran telinga seperti itu bisa dilakukan beberapa kali sampai semua kotoran keluar. Tetapi jika cara ini tidak membuahkan hasil, Anda sebaiknya kunjungi dokter

4. Cara Menjaga Kesehatan Telinga Selalu dalam Kondisi Kering

Mengapa? Karena telinga yang basah atau lembab yang berlebihan bisa mengundang bakteri masuk ke dalam saluran telinga.

Jika itu terjadi bisa menyebabkan infeksi pada telinga atau telinga perenang atau otitis eksterna.

Telinga perenang (swimmer’s ear) adalah infeksi pada telinga luar akibat air yang terjebak di saluran telinga dan bakteri pun terperangkap. Dari hari ke hari, jumlah bakteri makin banyak sehingga menyebabkan iritasi dan infeksi pada saluran telinga.

Jadi, telinga harus selalu kering. Bagi perenang, sebaiknya menggunakan penyumbat telinga saat renang sehingga air tidak masuk ke dalam telinga. Jika terasa ada air masuk ke telinga, segera miringkan kepala dan tarik cuping (daun) telinga agar air bisa ke luar.

Selesai berenang, Anda hendaknya mengeringkan telinga dengan handuk kering.

4. Perika ke Dokter biar Telinga Tetap Sehat di Hari Tua

Periksa dokter penting, terutama saat usia Anda mulai menua. Gangguan pendengaran pada orang tua mulai muncul. Anda pun perlu memperhatikan kondisi telinga ketika pendengaran mulai menurun.

Pemeriksaan dokter juga penting untuk mengecek penumpukan kotoran di telinga. Jika penumpukan kotoran melebihi kewajaran, ya perlu dibersihkan. Atau Anda sudah berusaha membersihkan kotoran telinga, tetapi tidak bisa sukes.

Penutup

Telinga adalah organ yang sangat penting. Sama pentingnya dengan orang. Tidak berfungsinya telinga dengan baik juga menghambat Anda dalam berkomunikasi dengan pihak lain.

Semoga artikel yang disajikan waraswiris.com ini bermanfaat untuk Anda.

 

 

!-- Ads 300x250 -->