Cara Merapatkan Gigi Depan yang Renggang

Sakit Gigi , ratnasilvi 0 Comments
Reading Time: 3 minutes

CARA merapatkan gigi depan yang renggang. Siapa pun ingin giginya tampak rapi, bersih dan putih. Apalagi gigi depan yang sering mendapatkan perhatian dari orang lain, terutama lawan bicara.

Tetapi, bagaimana cara membuat gigi yang renggang bisa tampak rapi, indah dan menarik? Lebih-lebih untuk wanita muda. Tampilan gigi depan sangat penting. Berbagai upaya mereka lakukan.

Pertanyaannya, bagaimana cara merapatkan gigi renggang (diastema)? Apa yang bisa Anda lakukan dengan tepat, cepat dan hasilnya bisa sesuai dengan keinginan Anda? Bagaimana dengan biayanya?

Cara Merapatkan Gigi Depan yang Renggang dengan Behel

Sesungguhnya banyak cara merapikan gigi depan yang renggang. Salah satunya adalah perawatan dengan menggunakan kawat gigi atau behel.

cara merapatkan gigi depan yang renggang

Gigi renggang atau berhimpitan, berjejal, dsb. memang berpotensi menimbulkan masalah. Bahkan masalahnya bisa lebih berat.

Maka, merapikan gigi yang bertujuan membuat gigi renggang bisa tampil rapi dan sehat sangat penting. Sebaiknya Anda lakukan.

Baik dengan memperbaiki oklusi gigi atas dan bawah ataupun memperbaiki posisi gigi yang tidak normal menjadi gigi geligi harmonis di dalam lengkung rahang yang normal.

Tidak hanya gigi tampak rapi dan indah. Perawatan gigi dengan behel juga bisa mengakibatkan perubahan wajah menjadi lebih baik dibanding waktu sebelum perawatan gigi.

Anda akan tampak lebih cantik bagi wanita dan lebih ganteng bagi pria.

Berapa lama perbaikan gigi menggunakan kawat gigi, ya tergantung pada kondisi gigi Anda. Jika permasalahannya ringan, perawatan bisa cepat selesai.

Jika kondisi gigi tidak teratur berat, ya perawatannya bisa makan waktu lama. Bahkan bisa satu tahun atau dua tahun lebih.

Tidak apa memerlukan waktu lama. Yang penting gigi menjadi rapi dan menarik. Anda pun bebas untuk tersenyum. Ya, senyum yang lepas.

Tetapi ada dokter yang mengatakan gigi renggang ringan tidak perlu dirapatkan. Merapatkan gigi renggang hanya untuk keindahan. Biar susunan gigi tampak indah dan nyaman dipandang.

Ya, semua terpulang kepada Anda. Jika punya biaya dan ingin gigi tampak indah menawan, Anda bisa merapatkan gigi renggang melalui dokter.

Cara lain yang tidak mahal adalah merapatkan gigi renggang secara tradisional, cara merapatkan gigi yang renggang secara alami atau cara merapatkan gigi renggang tanpa behel.

Bisa?? Ya, coba saja !!

Perlu Mengenakan Retainer Biar Posisi Gigi Tidak Kembali Buruk

Setelah perawatan orthodontik terhadap gigi renggang seperti penulis sebutkan di atas selesai dan dokter telah melepas kawat gigi atau behel, maka Anda perlu berganti memakai alat perapi gigi lepasan, yaitu retainer.

Fungsi retainer untuk mempertahankan posisi dan hubungan gigi-geligi yang sudah rapi, rapat dan harmonis antara gigi atas dan bawah.

Jadi, penggunaan retainer untuk penjagaan atau upaya preventif. Yakni mencegah agar tidak ada gigi yang posisinya berubah. Gigi kembali renggang.

Mengapa? Karena saat dokter melepas kawat gigi (behel), kondisi gigi belum stabil benar.

Jika tidak mengenakan retainer, bisa jadi gigi yang sudah rapi dan putih berubah atau bergeser posisinya. Kembali menjadi gigi yang renggang. Sebab, gigi berkecenderungan selalu bergerak.

Apalagi masih berusia muda dibawah 17 tahun. Ini terjadi akibat adanya gaya saat mengunyah makanan.

Oleh karena itu, berapa pun usia Anda pemakai behel, Anda tetap harus memakai retainer saat pemakaian kawat gigi selesai dan tidak lagi mengenakan kawat gigi.

Jika tidak memakai retainer, posisi gigi yang sudah rapi bisa bergerak bergeser. Menjadi gigi renggang.

Berapa Biaya Perawatan Gigi Pakai Behel

Biaya pemasangan dan perawatan kawat gigi (behel) tidak ada standarnya. Tiap dokter, rumah sakit atau klinik gigi bisa menentukan tarif biayanya sendiri.

Tentang besarnya biaya tergantung pada kebijakan masing-masing. Selain itu, juga tergantung pada kondisi gigi yang renggang. Ada gigi renggang dan maju, gigi renggang jauh, dsb.

Baca – Cara Merapikan Gigi yang Tonggos 

Perbedaan harga juga bisa terjadi akibat penggunaan alat untuk menjalani operasi, jenis layanan dan jenis behel yang Anda pilih.

Biaya atau harga merapatkan gigi renggang menggunakan behel gigi di Jakarta berkisar Rp 5 juta – Rp 23 juta. Lama perawatan 1,5 tahun – 2 tahun. Bergantung pada kesulitan yang dihadapi. Baca lengkap: Biaya Pemasangan Behel di Jakarta Berapa?

Tetapi, kepastian besarnya harga merapatkangigi renggang, Anda perlu bertanya langsung kepada dokter atau karyawan tempat layanan pasang behel gigi.

Besarnya biaya atau harga merapatkan gigi renggang setelah dokter melakukan pemeriksaan. Sebab, biaya tergantung pada kondisi gigi renggang.

Semoga artikel ini bermanfaat untu Anda semua. (diperbarui 13/11/2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *