8 Cara Memperbaiki Susunan Gigi – Pilih Yang Cocok dengan Gigi Anda

Sakit Gigi ratnasilvi 0 Comments

TIAP orang pasti ingin punya gigi yang rapi, putih, dan sehat. Tetapi, dalam kenyatannya tidak semua orang ditakdirkan punya gigi rapi dan putih. Lantas, bagaimana cara memperbaiki susunan gigi atau struktur gigi?

Tentu saja, cara memperbaiki struktur gigi harus disesuaikan dengan kondisi gigi. Misalnya gigi tonggos (terlalu maju), patah, bengkok, gigi yang tumpang tindih, dsb.

Punya gigi yang bermasalah seperti itu tentu tidak nyaman. Bahkan, membuat kurang percaya diri (PD). Apalagi bagi Anda yang masih usia muda dan luas pergaulannya.

Tidak hanya membuat diri merasa minder. Gigi bermasalah juga bisa membuat Anda sulit mengunyah, sulit bicara lancar ataupun sulit mengunyah makanan. Baca: Cara Merapikan Gigi Yang Tidak Beraturan.

Lantas, bagaimana cara mengatasi kondisi gigi yang tidak rapi? Adakah cara memperbaiki struktur gigi yang bisa Anda lakukan? Bagaimana kemungkinan berhasilnya?

Daftar 8 Cara Memperbaiki Susunan Gigi dan Prosedur Kerjanya

Dengan kemajuan tegnologi masa kini, tentu saja Anda tidak perlu risau banget menghadapi kenyataan punya gigi berantakan dan tidak rapi.

cara merapikan gigi

Anda bisa memilih layanan jasa perbaikan gigi yang kini tumbuh pesat di banyak kota di Indonesia. Terutama di kota-kota besar. Anda bisa memilih layanan yang ditawarkan.

Dari layanan untuk memperbaiki struktur gigi dalam skala ringan, sedang dan berat. Dari layanan yang murah, sedang, mahal dan sangat mahal. Anda bebas memilih layanan yang cocok dengan keinginan Anda.

Tetapi, ada juga cara memperbaiki susunan gigi yang bisa Anda lakukan sendiri secara tradisional dengan memanfaatkan bahan-bahan alami.

Berikut ini 8 cara merapikan gigi yang bisa Anda pilih:

1. Menggunakan Behel atau Kawat Gigi – Terbanyak

Cara memperbaiki struktur gigi paling banyak dipilih adalah menggunakan behel atau kawat gigi. Penggunaan behel untuk memperbaiki susunan gigi memang sudah berjalan lama.

Tentu saja, kawat untuk memperbaiki susunan gigi (behel) juga terus berkembang sesuai dengan kemajun zaman dan teknologi. Jenis-jenis behel juga bermacam-macam. Anda bisa memilihnya.

Pemasangan behel yang terbaik dilakukan ketika usia anak dan remaja, yakni usia 8 – 14 tahun. Mengapa? Karena jaringan tulang pada masa anak /remaja masih lunak dan mudah dibentuk atau diperbaiki.

Meskipun demikian, pemasangan behel untuk orang dewasa dan orang tua juga masih banyak dan efektif. Yang penting giginya dalam keadaan sehat.

Baca – Penyebab Gigi Tonggos dan Cara Merapikannya

Pemasangan behel sampai didapatkan gigi yang rapi, putih dan bagus memerlukan waktu cukup lama. Ada yang perlu waktu 2 tahun dan ada yang lebih.

Hal itu tergantung pada kondisi gigi masing-masing pasien. Perawatan gigi yang berantakan tentu memerlukan waktu lebih panjang daripada gigi yang susunannya lumayan baik.

Apalagi bagi orang tua yang pertumbuhan tulang rahangnya sudah terhenti. Perlu pengawasan dokter yang lebih ketat. Biaya pemasangan behel bisa sampai Rp 2 juta – Rp 3 jutaan.

2. Invisalign – Cara Memperbaiki Susunan Gigi dari Amerika Serikat

Cara memperbaiki struktur gigi yang lain dan bisa Anda pilih adalah invisalign. Layanan ini memang kurang begitu populer. Invisalign adalah produk tekonologi dari Ameriksa Serikat.

Alat invisalign untuk memperbaiki gigi yang berantakan ini berbentuk seperti jaket gigi. Fungsi alat ini bisa mencegah dan memperbaiki gigi yang tidak rata atau berantakan.

Alat invisalign ini sepenuhnya (100%) dibuat dari bahan plastik bening dan lentur. Oleh karena itu, pemakaian invisalign lebih nyaman dibandingkan dengan kawat gigi (behel gigi).

Lebih-lebih saat kawat gigi menarik gigi Anda ke posisi yang benar dengan bantuan kawat. Berbeda dengan invisalign, alat perapi kawat gigi akan melapisi gigi Anda dan memberi tekanan pada gigi yang bermasalah agar bergeser ke posisi yang sesuai.

Selama dalam perawatan, Anda harus mengganti cetakan invisalign setiap satu atau dua minggu sekali. Sekilas ukuran gigi cetakan yang pertama dan kedua tampak sama. Tetapi ukuran sesungguhnya setiap cetakan berbeda-beda.

3. Veneer – Gigi Lebih Putih, Lebih Rapi, tetapi Lebih Mahal

Jika Anda ingin memiliki gigi yag lebih putih dan rapi sehingga lebih cantik buat wanita dan ganteng bagi pria, maka Anda bisa pasang veneer gigi.

Banyak artis yang memutihkan dan memperbaiki susunan giginya menggunakan veneer gigi. Maka, veneer juga cukup populer sebagai cara untuk memutihkan dan merapikan gigi.

Baca – Wajah Tampak Lebih Cantik Setelah Pakai Behel Gigi

Hanya saja, biaya pemasangan veneer cukup mahal. Harga dihitung berdasarkan jumlah gigi yang minta diveneer. Anda sebaiknya memasang veneer di dokter gigi yang punya kualifikasi untuk pekerjaan ini.

Banyak orang pasang veneer tetapi di belakang hari timbul masalah dengan giginya. Mereka pun ingin melepaskan veneernya. Tentu saja ini tidak mudah. Bisa-bisa giginya berubah jadi buruk.

Maka, pasang veneer harus hati-hati. Selain itu, veneer memerlukan perawatan yang tinggi supaya mampu bertahan lama. Tidak mudah rusak. Veneer bisa menggunakan bahan porselin, keramik atau komposit.

4. Dental contouring – Memperbaiki Gigi Bengkok, Runcing dan…

Anda juga bisa memilih cara memperbaiki susunan gigi yang dinamakan dental contouring. Cara ini bisa dilakukan untuk memperbaiki jejeran gigi yang tidak rata.

Mirip veneer, maka dental contouring juga dilakukan dengan mengikis sedikit enamel gigi menggunakan alat amplas khusus. Tujuan pengamplasan gigi untuk membuat permukaan gigi yang tidak rata bisa menjadi halus rata sehingga enak dipandang mata.

Tetapi, Anda yang punya gigi sensitif, gigi bolong, gusi tidak sehat, atau sedang menjalani perawatan saluran akar gigi sebaiknya tidak melakukan dental contouring.

Pengamplasan gigi justru akan menimbulkan masalah pada gigi Anda. Bisa menyebabkan sakit gigi yang berat dan terjadi kerusakan gigi permanen.

Seperti dikemukakan di atas, dental reconturing hanya cocok untuk mereka yang giginya bengkok, runcing, atau satu sisi lebih menonjol dari gigi yang lain (gigi tidak rata).

5. Dental Crown untuk Gigi Patah, Retak dan Tidak Rata

Gigi Anda yang retak, patah atau tidak rata juga bisa diperbaiki dengan metode dental crown. Yakni, cara memperbaiki gigi dengan pemasangan mahkota gigi tiruan.

Perbaikan dilakukan dengan menutupi gigi yang berlubang dan berubah warna, seperti menguning atau menghitam.

Baca – Harga Menambal Gigi Depan Yang Patah Setengah

Perbaikan gigi bisa menggunakan bahan stainless steel, logam, porselen, atau resin. Dokter gigi akan memilihkan bahan yang terbaik untuk gigi Anda. Dokter kan punya pengalaman sehngga dia dengan mudah bisa memilih bahan yang cocok untuk gigi Anda.

Tentu saja, Anda sebelumnya harus melakukan pemeriksaan gigi dan rontgen gigi. Tujuannya agar dokter bisa melihat akar gigi dan tulang sekitar gigi yang akan dipasangi mahkota buatan.

Dokter perlu melakukan perawatan saluran gigi jika ternyata dari pemeriksaan diketahui bagian gigi Anda ada yang busuk yang bisa menyebabkan infeksi.

Lama pemasangan mahkota gigi untuk tiap orang berbeda. Tergantung kondisi gigi.

Usia mahkota gigi bisa sampai 5 – 15 tahun. Tergantung kualitas bahan dan cara merawat kebersihan gigi dan mulut. Jika gigi tak pernah dirawat, ya mahkota gigi akan cepat rusak.

6. Dental Bonding – Lebih Dulu Gigi Akan Dikikir

Metode lain tentang cara memperbaiki struktur gigi adalah dental bonding. Cara ini dilakukan untuk memperbaiki gigi yang berlubang, retak, pecah, atau berubah warna.

Gigi yang patah, gigi renggang atau gigi bercelah juga sangat bagus diperbaiki menggunakan cara ini. Cara ini efektif untuk memperbaiki bentuk dan ukuran gigi yang tidak rata. Misalnya gigi patah, gigi renggang, atau bercelah.

Untuk melakukan dental bonding, dokter akan memeriksa gigi dan gusi. Kemungkinan perlu membersihan area gigi dan mulut apabila diperlukan.

Lalu, permukaan gigi dikikir biar kasar. Tujuannya untuk memudahkan pemasangan resin komposit di permukaan gigi bermasalah. Sebelum pemasangan resin komposit, dokter akan mengolesi permukaan gigi yang dikikir dengan cairan khusus pengikat.

Selanjutnya, resin komposit mirip gigi ditempelkan di permukaan gigi yang bermasalah dan diberi sinar laser sehingga menjadi keras. Permukaan gigi bermasalah kembali diamplas biar hasilnya sesuai dengan keinginan.

Baca – Cara Merapikan Gigi Dengan Sendok Kayu

Pekerjaan dental bonding meakan waktu 30 – 60 menit untuk satu gigi. Tinggal berapa jumlah gigi yang harus di-dental bounding.

Biaya dental bounding lebih murah daripada biaya veneer gigi atau crown gigi.

7. Cabut Gigi – Mengatasi Gigi Tumbuh Berdesakan

Cara memperbaiki susunan gigi juga bisa dilakukan dengan pencabutan gigi. Cara ini dilakukan untuk mengatasi kondisi gigi yang tumbuh berdesakan.

Tentu saja, ketika melakukan pencabutan gigi, dokter akan melakukan bius lokal sehingga Anda tidak akan merasakan sakitnya pencabutan gigi.

Yang perlu Anda lakukan adalah memberitahu dokter tentang riwayat penyakit Anda. Misalnya punya penyakit diabetes, gangguan pembekuan darah, dsb.

Sebelum pencabutan gigi, Anda akan melakukan rontgen gigi dengan sinar X untuk melihat kondisi gusi, gigi dan tulang rahang. Bisa juga dilakukan serangkaian tes lab untuk memastikan pencabutan gigi aman.

Proses pencabutan gigi hanya perlu 15 menit selesai. Anda mungkin diminta menggigit kapas untuk meredakan pendarahan pada tempat bekas gigi yang dicabut. Mungkin juga Anda diberi obat penangkal rasa nyeri.

8. Kawat Retainer – Kawat Gigi yang Bisa Dilepas

Ada juga kawat retainer yang juga berguna untuk memperbaiki gigi. Berbeda dengan kawat behel, maka kawat retainer ini bisa dilepas apakai. Atau lepas pasang.

Kawat retainer biasanya digunakan untuk menyempurnakan penggunaan kawat behel ketika telah selesai penggunaannya. Ketika dokter mengatakan penggunaan kawan behel telah cukup, maka fungsinya untuk menjaga supaya gigi tetap rapi, dipakailah kawat retainer.

Kawat retainer digunakan sampai gigi menjadi stabil dan tidak akan bergeser lagi. Jika tidak menggunakan kawat retariner, posisi gigi yang sudah rapi ketika menggunakan kawat behel bisa bergeser lagi menjai tidak rapi.

Baca – Cara Memundurkan Rahang Gigi yang Maju

Cara memakai kawat retainer tidak seperti kawat behel yang harus dikenakan terus-menerus. Kalau kawat retainer bisa dipakai dilepas.

Tetapi, kawat retainer juga bisa dipakai untuk membenarkan dan merapikan posisi yang sedikit tidak rapi. Pemakaianya bisa untuk segala umur, dari anak-anak sampai orang tua, sesuai dengan ukuran gigi.

Bahkan, kawat retainer bisa dipakai untuk selamanya. Tentu saja, kawat retainer secara periodik harus dibersihkan supaya tetap sehat.

Demikian artikel tentang cara memperbaiki susnan gigi yang berhasil disajikan oleh blog ini. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semua, terutama bagi Anda yang punya masalah gigi.