Cara Merawat Gigi Berlubang agar Gigi Tak Rusak Mulut Tak Bau

Sakit Gigi 0 Comments

PUNYA gigi berlubang tentu tidak nyaman. Apalagi gigi berlubang sering menebarkan bau tidak sedap. Pertanyaannya, bagaimana cara merawat gigi berlubang agar tidak bau dan tidak membuat gigi sakit?

Tentu saja, banyak cara bisa Anda lakukan untuk merawat gigi berlubang. Jenis perawatan sesuai dengan kondisi gigi yang berlubang dan biaya yang Anda kehendaki.

Yang penting perawatan harus dilakukan secara rutin dengan cara yang benar dan tepat. Selain itu tidak melakukan sesuatu yang justru membuat lubang gigi Anda makin lebar dan akhirnya gigi menjadi rusak.

Berikut ini adalah beberapa jenis perawatan gigi yang bisa Anda pilih untuk mengatasi gigi berlubang. Antara lain:

1. Perawatan Gigi Pakai Pasta yang Mengandung Fluoride

 

Cara Merawat Gigi Berlubang

Salah satu jenis perawatan gigi berlubang yang bisa Anda lakukan adalah perawatan menggunakan mineral fluoride. Tujuannya mengembalikan mineral di gigi sehingga gigi menjadi kuat dan tidak mudah mengalami gangguan sakit.

Tanpa mineral, gigi mudah goyang. Saat Anda menyikat gigi dengan pasta yang mengandung fluoride, maka gigi Anda kembali menjadi kuat.

Fluoride juga menghilangkan plak di gigi yang mengandung bakteri. Bakteri akan menghasilkan zat asam yang merusak gigi.

Selain itu, rajin menyikat gigi setidaknya pagi hari dan malam menjelang tidur. Jika memungkinkan, menyikat gigi tiap selesai makan juga bagus. Bisa membuat gigi selalu bersih.

Selain menyikat gigi, Anda juga perlu membersihkan kotoran di sela-sela gigi dengan menggunakan benang gigi. Ini perlu dilakukan karena kotoran (sisa makanan) yang terselip di sela-sela gigi tidak bisa dibersihkan dengan menyikat gigi.

Kotoran di sela gigi yang tidak dibersihkan bisa menumpuk menjadi plak gigi dan berkembang menjadi karang gigi. Kotoran atau sisa makanan di gigi juga bisa menimbulkan bau tidak sedap.

2. Perawatan dengan Penambalan Gigi

Jika lubang gigi sudah agak dalam dan melampaui kerusakan tahap awal, maka perawatan gigi bisa dilakukan penambalan. Tambal gigi merupakan prosedur medis yang dilakukan banyak orang.

Penambalan gigi dilakukan dengan mengisi gigi berlubang (karies) dengan bahan khusus. Pasien bisa memilih metode penambalan dan jenis bahan yang digunakannya. Bahan tambalan bisa porselin, komposit resin, atau amalgam.

3. Dilakukan Crown Gigi jika Lubang Sudah Meluas

Anda bisa memilih metode pemasangan crown jika kerusakan gigi sudah meluas dan gigi menjadi rapuh. Pemasangan dental crown bertujuan memperbaiki tampilan gigi dan melindungi gigi agar tidak rusak parah. Sebelum pemasangan crown, dokter gigi akan membuang bagian gigi yang rusak dan membusuk.

4. Perawatan Saluran Akar Gigi (root canal)

Kerusakan pada gigi berlubang bisa berkembang menjadi parah jika tidak segera diatasi. Bahkan, bisa menyebabkan kerusakan berat di lapisan gigi bagian dalam dan saraf gigi.

Oleh karena itu, perlu perawatan saluran gigi dengan membuang jaringan saraf, jaringan pembuluh darah, dan area gigi yang membusuk. Jika diperlukan, dokter akan menyarankan penambalan gigi atau pemasangan crown.

5. Gigi Dicabut Saat Kerusakan Tak Bisa Diperbaiki

Prosedur cabut gigi diperlukan apabila kerusakan di gigi berlubang tidak bisa diperbaiki dengan perawatan lain dan gigi harus dicabut. Tetapi sebaiknya Anda memasang implan gigi (gigi palsu) di tempat bekas gigi yang dicabut.

Jika tidak dipasangi gigi palsu, maka posisi gigi di sebelahnya bisa bergeser. Tentu saja, ini membuat susunan gigi tidak rapi.

6. Gunakan Obat Berkumur

Anda sebaiknya menggunakan obat kumur setelah menyikat gigi. Berkumur bisa menghilangkan plak dan bakteri dari dalam mulut. Berkumur sama pentingnya dengan menyikat gigi.

Plak gigi bisa menghasilkan asam yang dalam prosesnya bisa menyebakan gigi berlubang. Bahkan, juga bisa mengganggu kesehatan gusi seperti gusi bengkak, sering berdarah, dsb. Dengan rajin berkumur, gigi Anda benar-benar bisa bersih dari kotoran dan terhindar dari kerusakan, termasuk gigi berlubang.

7. Hindari Makanan Penyebab Sakit Gigi

Ada beberapa makanan yang bisa menyebabkan sakit gigi. Tentu saja, Anda harus menghindari makanan-makanan itu. Antara lain makanan minuman manis, sisa makanan yang bisa menempel di gigi seperti permen, kue, coklat, dan keripik.

Dengan mengonsumsi makanan minuman manis, maka bakteri di mulut akan memproduksi asam yang bisa merusak lapisan enamel gigi.

Sebaliknya, konsumsilah makanan yang bisa membuat gigi Anda sehat. Misalnya mengonsumsi sayuran dan buah yang kaya serat, makanan berkalsium tinggi, teh hitam atau teh hijau tanpa pemanis,  susu, keju, permen karet, dan air putih.

Demikian artikel mengenai cara merawat gigi berlubang. Semoga artikel ini bermanfaat dan Anda bisa terhindar dari gigi berlubang.

!-- Ads 300x250 -->