Ciri Ciri Bayi Alergi Susu Sapi, Cara Memastikan & Solusinya

Produk ratnasilvi 0 Comments

DENGAN berbagai alasan, banyak Bunda yang memberikan susu formula kepada bayinya. Inginnya biar bayi cepat gemuk dan sehat. Tetapi si kecil muntah-muntah, perutnya kembung, dsb. Itu tanda alergi susu sapi. Lantas, apa saja ciri ciri bayi alergi susu sapi?

Ya, mengetahui ciri-ciri bayi alergi susu sapi atau susu formula dengan bahan susu sapi sangat penting biar Bunda bisa segera mengatasi apa yang dialami si bayi.

Bayi segera bisa kembali sehat sehingga pertumbuhan tubuhnya tidak akan terganggu.

Alergi susu sapi terjadi saat bayi memberikan reaksi berlebihan terhadap protein dalam susu yang Bunda berikan.

Alergi susu sapi berbeda dengan intoleransi laktosa. Yakni, alergi akibat susu yang diminum mengandung laktosa.

Sekitar 7 persen bayi usia dibawah 1 tahun menderita alergi susu sapi.

ciri-ciri bayi alergi susu sapi
(foto:cerdasmainananak.blogspot.com)

Ciri Ciri Bayi Menderita Alergi Susu Sapi

Ada 13 ciri bayi menderita alergi susu sapi, yakni:

  1. Muntah-muntah, baik langsung usai minum susu atau beberapa jam kemudian.
  2. Nyeri perut atau kram
  3. Perut kembung
  4. Menderita diare
  5. Batuk-batuk
  6. Mengi atau nafas berbunyi.
  7. Kulit tubuh gatal dan ruam. Ini juga cepat muncul di kulit tubuh.
  8. Hidung meler
  9. Bengkak di bagian tubuh
  10. Mata berair.
  11. Suka rewel dan menangis.
  12. Konstipasi atau susah BAB.
  13. Kolik terus-menerus.

Tentu saja, ciri-ciri alergi yang terjadi pada tiap bayi atau anak tidak sama. Ada yang ringan, sedang atau berat. Tergantung kondisi pencernaan anak / bayi.

Alergi parah jika si kecil menderita pingsan, sesak nafas atau ada pembengkakan di bibir, lidah atau tenggorokan.

Cara Memastikan Si Kecil Alergi Susu Sapi Pakai Tes Alergi

Bagaimana cara memastikan bahwa si kecil menderita alergi susu sapi?

Ya, meskipun Bunda mengetahui ciri-ciri alergi susu sapi seperti tersebut di atas, terkadang untuk memastikan bahwa si kecil menderita alergi susu sapi juga tidak mudah.

Solusinya, ya periksa ke dokter anak. Setelah memeriksa fisik bayi, dokter akan melakukan tes alergi.

Bisa melalui pemeriksaan darah ataupun kulit. Dari tes alergi akan diketahui zat apa yang menyebabkan terjadinya alergi.

Setelah dokter memastikan bahwa apa yang terjadi pada si kecil adalah alergi susu sapi, maka langkah apa yang selanjutnya Bunda lakukan agar si kecil cepat kembali sehat?

Tiga Hal Untuk Mengatasi Bayi Alergi Susu Sapi

Untuk mengatasi si kecil alergi susu sapi, maka ada 3 hal yang perlu Bunda lakukan, yakni:

1. Hindarkan Si Kecil dari Susu Sapi dan Produk Olahannya

Yang harus dihindarkan dari bayi adalah pemberian susu sapi, termasuk produk olahannya. Misalnya keju, yoghurt, mentega, es krim, selai, sereal, dodol susu, biskuit, whey, kasein, dan permen .

2. Bunda Harus Menghindari Konsumsi Susu Sapi

Tidak hanya si kecil. Bunda juga harus menghindari konsumsi susu sapi dan produk dari bahan susu sapi.

Mengapa? Karena apa yang Bunda konsumsi dari susu sapi atau produk olahannya akan mempengaruhi kondisi ASI yang Bunda produksi. Efeknya, ya si kecil bisa alergi susu sapi.

Ini terjadi jika Bunda menyusui si kecil. Jika Bunda tidak menyusui si kecil, ya tidak ada kaitannya.

3. Beri Si Kecil Susu Formula Hipoalergenik

Bunda bisa memberikan susu formula hipoalergenik untuk bayi yang alergi susu sapi. Bunda bisa mendapatkan susu ini di toko-toko online atau offline.

Menurut dr. Tjin Willy, bayi alergi susu sapi akan aman minum susu hipoalergenik karena proteinnya sudah dipecah jadi partikel yang lebih kecil. Ini bisa membuat susu sapi tidak menyebabkan si kecil alergi.

Baca: Susu Nutricia Neocati Untuk Bayi Alergi Susu Sapi

Susu Hipoalergenik Untuk Bayi Alergi Susu Sapi

Ada banyak produk susu hipoalergenik yang bisa Bunda pilih untuk si kecil. Berikut ini bebarapa diantaranya:

1. Nutribaby Royal Pepti

Susu formula Nutribaby Royal Pepti tersedia untuk bayi usia 0 – 12 bulan. Jika alergi si kecil tergolong ringan sampai sedang, Bunda bisa memberinya susu Nutribaby ini.

Susu formula ini mengandung Whey Protein Terhidrolisa yang bisa memecah protein dalam susu sapi hingga kecil-kecil. Hasilnya, tubuh tidak mengenali lagi protein itu.

Minum susu Nutribaby jadi aman. Tidak lagi menyebabkan si kecil alergi. Susu ini juga mengandung AA : DHA (1:1) dan zat besi.

2. Nutramigen LGG

Rekomendasi lain untuk susu buat bayi alergi susu sapi adalah Nutramigen LGG. Susu ini tersedia untuk bayi dengan alergi ringan. Mengandung protein hidrolisat ekstensif dan sudah hypoallergenic.

Kedua kandungan itu akan membuat si kecil aman mengonsumsi susu formula Nutramigen. Harga susu formula ini sekitar Rp 260.000.

3. SGM LLM+ Presinutri

Susu SGM LLM+ Presinutri juga bagus untuk Bunda sajikan kepada bayi yang alergi susu sapi ataupun alergi laktosa. Diare ataupun sakit perut yang diderita segera lenyap setelah minum susu ini.

Produk susu ini tersedia untuk bayi umur 0 – 12 bulan. Harga Rp 60.000-an.

4. Susu Soya (Kedelai)

Bunda juga bisa memberikan susu soya bayi kepada si kecil yang alergi protein susu sapi. Semua tergolong susu soya bayi terbaik dan harga terjangkau. Antara lain:

  • Susu soya Isomil
  • Morinaga Chil Kid Soya
  • Morinaga BMT Soya
  • Nutrilon Royal Soya
  • SGM Eksplor Soya
  • Bebelac Gold Soya
  • Nutribaby Royal Soya.

Baca: Bakteri Yakult Membuat Anda Bebas dari Alergi, Susah BAB, Diare

Penutup

Demikian artikel mengenai ciri ciri bayi alergi susu sapi, penyebab alergi susu sapi, cara memastikan bahwa si kecil menderita alergi susu sapi dan susu formula yang aman diminum oleh bayi alergi susu sapi.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semua.