9 Ciri-ciri Kanker Otak dan Perubahan Perilaku Penderita

Kanker Otak 0 Comments

CIRI-CIRI kanker otak – Sakit kepala bisa sebagai tanda bahwa Anda menderita kanker otak, stroke, dan lainnya. Maka, Anda harus selalu waspada jika menderita sakit kepala yang tidak kunjung sembuh. Perlu diperiksakan ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Apakah sakit kepala itu sebagai tanda kanker otak, stroke atau akibat penyakit lain.

Mewaspadai kemungkinan adanya kanker otak sangat penting karena kanker ini termasuk tumor ganas. Pada awalnya penderita kurang memberikan perhatian serius. Alasannya, sakit kepala yang dideritanya seperti sakit kepala biasa. Banyak penderita tidak menduga itu awal dari kanker otak.

Maka, hati-hati jika sakit kepala Anda terasa tidak seperti biasanya. Atau Anda tidak pernah sakit kepala, tetapi tiba-tiba menderita sakit kepala yang tidak kunjung sembuh. Meskipun Anda sudah mengobati atau mengundang tukang pijat.

Apalagi, sakit kepala disertai dengan pusing, mual dan muntah. Atau kejang-kejang, sulit bicara, dan penglihatan kurang jelas. Penderita harus segera mendapatkan perawatan dokter untuk memastikan penyakit yang mereka alami dan memastikan cara pengobatannya.

ciri-ciri kanker otak
(foto:hipwee.com)

Ciri-ciri Kanker Otak

Sakit kepala memang bukan penyakit. Sakit kepala adalah gejala dari banyak penyakit. Karena itu, tidak mudah untuk menentukan sakit kepala itu sebagai tumor otak atau penyakit lain.

Maka, Anda perlu pula memperhatikan gejala atau ciri-ciri lain yang berkaitan.

Berikut ini ciri-ciri kanker otak yang bisa Anda gunakan untuk memperkirakan apa penyebab sakit kepala yang Anda derita.

Dengan demikian, Anda bisa bertindak cepat untuk mengatasi penyakit kanker otak yang mungkin terjadi.

Setidaknya ada 9 ciri-ciri kanker otak yang perlu Anda ketahui. Ke-9 ciri kanker otak adalah:

1. Terasa Sakit Kepala Berat Saat Bangun Tidur

Ketika Anda menderita sakit kepala yang cukup lama tidak kunjung sembuh, Anda perlu waspada. Apalagi, sakit kepala sangat terasa ketika Anda bangun tidur.

Tetapi, ini baru kemungkinan. Artinya, sakit kepala yang Anda derita seperti digambarkan di atas juga belum tentu kanker (tumor) otak. Kepastiannya harus dilakukan pemeriksaan dokter.

2. Mual dan Muntah Terus-menerus

Mual dan muntah yang tidak jelas penyebabnya. Yang jelas penyebabnya seperti muntah karena sakit perut, hamil muda, dsb. Mual dan muntah-muntah yang tidak jelas penyebabnya perlu diwaspadai. Jangan-jangan itu ciri  kanker otak.

3. Kejang-kejang dan Bengong

Kejang-kejang terkadang menjadi gejala pertama yang terjadi pada penderita kanker otak. Iritasi dalam otak akibat pertumbuhan tumor menyebabkan sel saraf otak tidak terkendali. Ini bisa membuat anggota tubuh melakukan gerakan menyentak yang tidak normal.

Kejang bisa terjadi pada sebagian anggota tubuh dan bisa pada sekujur tubuh. Kejang bisa disertai sikap bengong sesaat karena kesadaran menurun, mata melotot, atau sikap lain di luar kesadaran penderita.

4. Kesemutan dan Mati Rasa

Ciri-ciri kanker otak lainnya adalah sering kesemutan atau matirasa. Kondisi ini disebabkan oleh adanya tumor yang berkembang di batang otak. Organ ini berkaitan dengan sumsum tulang belakang.

5. Pandangan Kabur atau Ganda

Pandangan kabur atau ganda juga bisa merupakan ciri kanker otak. Meskipun tidak semua pandangan kabur akibat kanker otak. Misalnya akibat usia lanjut, penyakit katarak atau lainnya.

Tetapi, jika penglihatan Anda kabur atau ganda (obyek tampak dobel) bukan karena penyebab yang umum, maka perlu dicurigai sebagai kanker otak. Apalagi, Anda belum usia lanjut.

Banyak orang kurang memperhatikan gejala ini sebagai tanda tumor otak karena masalahnya di mata. Misalnya sering salah ambil barang, sering terjeduk atau menabrak tembok, dsb.

6. Bicaranya Tiba-tiba Gagap atau Sulit Bicara

Tiba-tiba sulit bicara, bicaranya terbata-bata, atau bicaranya ngelantur. Bisa jadi, hal itu akibat  terkena kanker otak lobus frontal. Lobus frontal adalah bagian dari otak yang terletak tepat di belakang dahi.

Jika bagian ini terkena kanker, mood penderita mudah berubah. Mudah marah, suka bersikap kasar dan suka sumpah serapah.

7. Mudah Goyah Ketika Berdiri

Hampir mirip gejala vertigo, penderita kanker otak juga mudah kehilangan keseimbangan. Ketika berdiri sering dalam posisi miring, bahkan akhirnya terjatuh, sulit berjalan, lebih-lebih di tempat gelap.

Semua itu terjadi karena fungsi motorik dan koordinasi tubuh terganggu akibat kanker di batang otak. Padahal, pengendali motorik dan koordinasi tubuh berada di batang otak.

8. Sulit Mengingat dan Konsentrasi Menurun Banyak

Ciri-ciri kanker otak lainnya adalah tidak mudah mengingat sesuatu, konsentrasi menurun tajam, mudah linglung atau bingung, tidak bisa berpikir dengan baik, sulit mencerna informasi, sulit memahami ucapan orang lain, dsb.

9. Sering Mengantuk Berkepanjangan

Hati-hati jika Anda suka mengantuk berkepanjangan. Apalagi, selain suka mengantuk berkepanjangan, penderita juga mual atau muntah-muntah, menderita sakit kepala, dsb. Bisa jadi, itu ciri Anda terkena kanker / tumor otak.

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami gejala atau ciri-ciri kanker otak seperti disebutkan di atas, maka segera periksa dokter untuk memastikan penyakit apa yang Anda derita. Apalagi, penyakit kanker sering berkembang sangat cepat.

Jika pengobatan tidak dilakukan dengan cepat, maka persebaran kanker sulit dibendung lagi. Misalnya tumor kelenjar pineal dan limfoma sistem saraf pusat. Tumor kelenjar pineal banyak menyerang anak-anak dan remaja.

7 Tempat Terjadinya Kanker Otak

Di mana saja tempat terjadinya kanker otak? Tempat yang terkena serangan kanker adalah:

1. Lobus Temporal

Area ini merupakan tempat menyimpan memori. Jika arena ini kena kanker, orang mudah lupa. Bahkan, lupa kata, sulit menemukan kata yang benar, kehilangan memori jangka pendek, sulit memahami pembicaraan orang, kejang-kejang, dsb.

2. Lobus Parietalis

Area ini berfungsi menerima dan mencerna informasi dari berbagai indera dan kemudian melakukan tindakan sebagai tindak lanjutnya. Tetapi, saat kena kanker, penderita tak bisa mengenali obyek dengan baik.

Tidak bisa membedakan kanan dan kiri. Tak bisa memahami pembicaraan orang lain. Sulit membaca dan menulis.

3. Lobus Oksipital

Kanker otak di lobus oksipitak ini bisa mengakibatkan penderita buta. Selain itu, penderita akan sering berhalusinasi. Bahkan, sulit mengenali objek-objek di dekatnya.

4. Batang Otak

Ciri-ciri kanker batang otak adalah koordinasi buruk, sulit menelan, sulit bicara, dan melihat ganda. Kompasiana pernah memberitakan seorang anak usia 6 tahun bernama Fio, Jakarta, menderta kanker batang otak. Gejalanya sering pusing, tangan dan kaki kiri tak bisa digerakkan.

Setelah melakukan serangkaian pertemuan dengan dokter, akhirnya Fio menjalani terapi gelombang elektrostatis. Setelah terapi 8 bulan, Fio bisa kembali normal.

Tidak sakit kepala, tidak kejang-kejang, motorik sebelah kiri sempurna. Demikian pula ingatan dan keseimbangannya, juga kembalipulih.

5. Saraf Tulang Belakang

Sakit punggung, tangan atau kaki mati rasa, sulit berjalan, kepekaan rasa sakit berkurang, demikian pula kepekaan panas dan dingin, sulit buang air besar atau kecil dan kelemahan otot adalah curu atau tanda-tanda kanker otak.

6. Kelenjar di Bawah Otak

Ciri-ciri kanker ini adalah menstruasi tidak teratur atau jarang, infertilitas pada pria dan wanita, kekurangan energi, berat badan meningkat, diabetes, darah tinggi, tangan dan kaki membesar, dan pandangan kabur atau buta.

7. Selaput Otak

Kanker otak yang terdapat pada selaput otak. Penyakit kanker ini ditandai dengan sakit kepala, demam, pandangan kabur, sulit bergerak, dsb. Tumor ini bisa menyerang jaringan selaput otak kecil atau otak besar. Jika tidak segera diobati, kanker ini bisa menyebar ke organ yang lain.

Penutup

Demikian artikel mengenai ciri-ciri kanker otak. Kita semua tentu tidak ingin terkena penyakit kanker yang ganas ini. Tidak hanya menyerang orang dewasa atau orang lanjut usia, tetapi anak muda dan anak di bawah 10 tahun juga bisa kena penyakit kanker.

Jadi, selalu waspada jika Anda menderita sakit kepala yang tidak kunjung sembuh. Perlu segera dicek apa penyebab sakit kepala. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semua.

!-- Ads 300x250 -->