Gusi Anak Bengkak Bernanah dan Cara Mencegahnya

Sakit Gigi ratnasilvi 0 Comments
Reading Time: 2 minutes

GUSI anak bengkak bernanah? Tentu saja, anak sangat menderita. Gusi bengkak memunculkan rasa nyeri. Apalagi jika anak masih balita. Tentu anak akan merasakan sakit dan sering menangis.

Oleh karena itu, Anda sebagai orang tua harus segera mengatasinya. Segera menyembuhkannya biar tidak terjadi komplikasi. Terutama dengan adanya kantung (benjolan) nanah di gusi.

Selain menimbulkan rasa sakit, kantung tanah juga bisa mengakibatkan infeksi yang parah.

Penyebab Gusi Anak Bengkak Bernanah

Untuk bisa mengatasi atau bahkan mencegah terjadinya kantung (benjolan) nanah, Anda perlu tahu penyebab munculnya kantung nanah atau gusi anak bengkak bernanah. Kantung tanah adalah cairan warna pu

tih kekuningan, kuning kecoklatan atau kehijauan.

gusi anak bengkak bernanah

melatih anak menyikat gigi (foto:babe.news.com)

Munculnya kantung (benjolan) di dalam gusi dinamakan abses periodontal. Penyebab gusi bernanah adalah infeksi bakteri di ruang antara gusi dan gigi. Bakteri masuk ke dalam mulut dan terjadilah penyebab gusi berdarah.

Munculnya infeksi bakteri pada gusi akibat kebersihan dan kesehatan tidak dijaga dengan baik. Maka, sejak kecil anak harus dilatih untuk rajin menggosok gigi pagi dan sore.

Selain rajin menyikat gigi, anak juga perlu dilatih menggunakan sikat gigi secara benar. Juga pilihkan pasta gigi untuk anak yang bisa mencegah terjadinya sakit gigi.

Selain itu, beritahu apa saja makanan yang harus dihindari biar gigi dan gusi anak selalu sehat. Makanan manis seperti mengonsumsi permen (gula-gula) adalah kesukanaan anak.

Tetapi dengan tujuan menghindarkan anak dari sakit gigi dan gusi, beritahu efek negatif mengonsumsi permen. Atau boleh mengonsumsi permen, tetapi sedikit dan jangan tiap hari.

5 Cara Mencegah Gusi Bengkak Bernanah

Untuk mencegah terjadinya gusi anak bengkak bernanah, maka lakukan hal-jal berikut ini:

1. Ajak anak selalu rajin menggosok gigi. Sediakan sikat gigi untuk si kecil lengkap dengan pasta giginya, juga pasta gigi untuk anak.

2. Beri pengertian tentang pentingnya menyikat gigi sehari dua kali. Misalnya, tidak menyikat gigi bisa menyebabkan sakit gigi atau sakit gusi.

3. Jangan anak dibiarkan selalu minta dibelikan permen (gula-gula). Anak memang sangat suka mengonsumsi permen atau sejenisnya. Tetapi berikan kiga penjelasan mengenai bahaya mengonsumsi makanan minuman yang terlalu manis, yakni gigi bisa sakit. gigi berlubang, dsb.

4. Pilihkan sikat gigi terbaik untuk anak. Bukan hanya sekadar sikat yang bentuknya kecil, tetapi juga sika yang nyaman tetapi bisa membuat gigi sehat. Misalnya, sikat gigi dengan bulunya yang lembut.

5. Pilihkan sikat yang bentuknya menarik. Ada sikat gigi dengan gambar kartun, pegangan yang unik, dsb. Kalau perlu, saat memilih sikat gigi, ajak anak Anda dan suruh memilih sikat gigi yang disenangi.

Dengan cara ini, anak akan bersemangat untuk rajin menggosok gigi sehingga giginya selalu sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *