Karet Behel Transparan Berubah Warna dan Cara Mengatasi

Sakit Gigi ratnasilvi 0 Comments

KARET behel transparan macam-macam. Ada karet behel bening, warna biru, warna hitam, silver, merah, dsb. Tetapi, bagaimana jika warna karet behel cepat berubah menguning? Apa penyebabnya? tanya beberapa pemakai behel gigi.

Tentu saja, tidak semua pemakai behel transparan atau behel konvensional mengalami hal yang sama. Banyak juga yang kondisi behelnya baik-baik saja. Mereka tidak mengalami masalah dengan warna karet behel yang dikenakannya.

Nah, biar karet behel Anda tidak berubah warna, bagaimana cara mencegahnya? Adakah cara khusus untuk mengatasinya?

Baca – 7 Tips Memilih Warna Karet Behel Yang Bagus & Serasi

Tetapi jika Anda ingin lebih nyaman tanpa berpikir tentang warna karet behel, kini ada behel yang tanpa keret pengikat. Behel ini menggunakan sistem buka tutup.

Jadi, lebih canggih. Tertarik? Baca bahasan masalah ini di bagian bawah artikel ini.

Hindari Penyebab Warna Karet Behel Transparan Berubah

warna karet behel

karet behel gigi power o usa (foto:tokopedia.com)

Karet behel dibuat dalam berbagai warna sesungguhnya dimaksud agar pemakai tidak bosan. Selain itu, juga bisa tampil menarik. Dengan demikian, pemakai behel tidak merasa rendah diri.

Beda kondisinya jika semua warna karet behel adalah sama. Tentu saja, tidak ada sesuatu yang bisa memberi nilai tambah pada penggunaan behel.

Tetapi jika ternyata warna karet behel cepat berubah atau warnanya pudar menjadi warna lain, tentu hal itu menjadi masalah. Tampilan karet behel warna warni menjadi hilang daya pikatnya.

Bahkan, sebaliknya. Warna karet behel menjadi tidak menarik, buruk, dsb.

Bagaimana cara mengatasinya?

Dr Yan William menjelaskan, terjadinya perubahan warna karet behel umumnya akibat makanan. Yaitu, makanan yang tersangkut di kawat, breket, atau karetnya.

Selain itu, perubahan warna karet behel terjadi akibat makanan dan minuman yang Anda konsumsi tiap hari. Misalnya minum kopi, teh, minum jamu / ekstrak kunyit, dsb.

Jika itu penyebabnya, maka cara mengatasi karet behel berubah warna adalah tidak mengonsumsi minuman teh, kopi, minuman atau makanan yang menggunakan kunir /kunyit, dsb.

Pakai Warna Karet Behel Yang Tidak Mudah Berubah

Selain itu, menurut dr Yan Willian, Anda bisa ganti karet behel. Misalnya menggunakan karet behel warna biru. Ini tidak akan berubah warna menjadi kuning, misalnya.

Sebaliknya, jangan pakai karet behel warna putih. Atau pakai saja karet behel bening. Ini lebih aman daripada mengenakan karet behel berwarna. Jika toh ada bekas minuman dan makanan, tidak akan tampak nyata.

Baca – Behel Sapphire – Behal Transparan Yang Kuat & Tahan Lama

Penggunaan karet behel memang sangat penting. Tanpa karet behel, maka kerja atau fungsi behel tidak akan maksimal. Yang lebih penting adalah perawatannya.

Empat Bentuk Tidak Nyaman Ketika Pakai Behel

Mengenakan behel memang punya risiko tidak nyaman. Meskipun pemasangan behel bertujuan bagus. Yakni, untuk merapikan gigi yang tumbuh tidak teratur, berantakan, dsb.

Ketidaknyamanan pakai behel gigi antara lain:

1.Pemakai behel akan merasakan kram. Ini terjadi terutama pada awal pemasangan behel. Kram lebih berat daripada sekadar ngilu.

2. Tidak nyaman yang lain adalah terjadinya sariawan. Ini terjadi akibat gesekan di ujung kawat gigi.

3. Rasa khawatir. Yakni, khawatir akan ada sisa makanan yang menyangkut di behel juga sering menghantui pemakai behel gigi. Khawatir kalau ada makanan yang nyangkut di kawat behel.

4. Pakai sikat khusus. Pemakai kawat gigi atau behel perlu menggunakan sikat khusus untuk membersihkan gigi dan behel dari sisa-sisa makanan.

Jika Anda mengalami gangguan saat memakai behel, ya sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Tetapi, Anda juga perlu menghindari hal-hal yang bisa membuat warna karet behel berubah menjadi warna yang lebih buruk.

Baca – Cara Merapikan Gigi Tonggos Menggunakan Tangan

Pakai Behel Transparan Tanpa Kawat

Dengan kemajuan teknologi, kini Anda bisa menggunakan behel gigi transparan yang tidak pakai karet sebagai penahan kawat. Behel itu bernama self ligating braces.

Behel ini menggunakan sistem “buka-tutup” yang membuat kawat gigi tetap berada di tempatnya. Umumnya self ligating braces terbuat dari metal, meski ada juga yang transparan.

Tentu saja, behel ini bisa dikatakan lebih canggih daripada behel biasa atau konvensional yang masih menggunakan kawat dan karet. Perawatannya pun lebih mudah dan pasien tidak perlu sering kontrol ke dokter.

Rasa sakit yang dirasakan sangat minim. Tidak seperti pemasangan behel konvensional.

Anda ingin pasang behel transparan tanpa kawat yang nyaman seperti ini? Tentu saja, biayanya lebih mahal.

Behel damon juga tidak menggunakan karet behel. Melainkan pakai teknologi self ligating dengan mekanisme slide yang unik. Dengan tidak menggunakan karet elastis, maka kawat jadi lebih mudah bergerak. Perawatannya pun jadi lebih cepat.

Baca – Latihan Senyum Gigi Tonggos Ala Artis Citra Kirana 

Behel damon juga menggunakan teknologi terbaru, memory. Dengan teknologi itu, gigi  lebih bebas bergerak dan hanya perlu sedikit penyesuaian.

Penutup

Teknologi merapikan gigi kian canggih. Anda yang punya gigi tidak rapi seperti gigi tonggos, gingsul, berantakan, dsb. tidak perlu takut merapikan giginya. Dengan teknologi self legating, pemasangan behel tidak mengganggu dan tidak sakit. Selain itu, kerjanya lebih cepat. Gigi cepat rapi.