Masker N95 Langka – Masker Bedah Bisa Mencegah Virus Corona?

Berita ratnasilvi 0 Comments

DENGAN merebaknya wabah corona yang menelan korban meninggal sampai 600 orang lebih di Wuhan, Tiongkok, maka harga masker pun melambung. Bahkan, ada yaang menjual masker N95 dengan harga Rp 3 jutaan per dus.

Uh, mahal benar. Dengan banyaknya orang yang membeli masker untuk menutup mulut dan hidung agar tidak tertular virus corona, sebagian pedagang / penjual masker ketiba rezeki. Mereka dapat untung besar karena banyaknya pembeli.

Bahkan, tidak sedikit pedagang yang tadinya tidak melayani pembelian masker, mereka ikut-ikutan berjualan masker. Ya, untuk menambah keuntungan dalam berdagang.

Masker N95 sebelumnya  dijual dengan harga Rp 1 jutaan. Baca 3 Tips Mencegah Virus Corona.

Perbedaan Antara Masker N95 dan Masker Bedah

Tetapi, dalam memanfaatkan kondisi merebaknya virus corona di banyak negara dan korban meninggal bukan hanya di Tiongkok, ada sebagian pedagang masker yang menjual daganganya dengan harga sampai Rp 3 juta / per dus.

masker n95

masker N95 (foto:kumparan.com)

Hal itu dialami oleh Sandiaga Uno, pengusaha yang pernah mencalonkan diri bersama Prabowo sebagai calon wakil presiden/calon presiden.

Kata Uno, janganlah mengambil untung yang gila-gilaan seperti itu. “Kita juga jangan terlalu paranoid. Itu namanya mengambil keuntungan di atas penderitaan orang lain,” kata Uno seperti dikutip health.detik.com.

Sebenarnya, apa perbedaan masker N95 dan masker bedah?

Dokter Reisa Broto Asmoro menyatakan bahwa masker bedah umumnya berbentuk tipis dan berwarna hijau atau biru. Biasanya orang menyebut masker bedah dengan sebutan masker ojol.

Mengapa? Sebab, banyak orang menggunakan masker ini untuk menghindari paparan polusi atau debu, terutama saat naik kendaraan sepeda motor.

Masker Bedah Dipakai oleh Tenaga Medis untuk Mencegah Tetesan Cairan Tubuh

Menurut dr Reisa Broto, masker bedah ini selalu digunakan oleh tenaga medis saat menangani pasien. Masker bedah berfungsi mencegah tetesan cairan tubuh seperti keringat, ingus, air liur dan dahak.

Tujuan dari pemakaian masker bedah ini agar cairan dalam tubuh tidak menyebar ke tempat lain yang sudah steril.

Kekurangan dari masker jenis bedah ini, kata dr Reisa Broto, tidak bisa melindungi diri dari kuman atau virus yang terhirup. Masker jenis ini hanya bisa dipakai satu kali dan buang. Terutama setelah masker lembab dan basah.

Masker ini tidak cocok untuk mencegah virus corona.

Masker N95 Bisa Menghindarkan Anda dari Bahan Beracun

Bagaimana dengan masker N95? Masker N95 adalah masker yang bisa menyaring 95% partikel udara. Baik berukuran kecil atau besar.

Masker N95 dapat menghindarkan Anda dari bahan beracun. Misalnya ketika Anda bersih-bersih atau mengecat rumah.

Jadi, masker N95. (shutterstock) dapat melindungi diri Anda dari partikel kecil di udara yang mungkin mengandung kuman atau virus yang mengakibatkan penyakit infeksi saluran pernapasan.

Berbeda dengan masker bedah yang hanya bisa dipakai sekali, maka masker N95 dapat digunakan beberapa kali. Paling tidak bisa dipakai 5 kali.

Walaupun masker tidak bisa menjamin 100% Anda akan terhindar dari penyakit, masker ini bisa memberikan tambahan perlindungan dari risiko penularan penyakit.

masker bedah
masker bedah (foto:alkes-marinno.com)

Dwi Oktavia: Kita Cukup Pakai Masker Bedah Saja…

Lalu, untuk orang awam seperti kita-kita ini, masker mana yang harus dibeli dan dipakai?

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyatakan masyarakat cukup menggunakan masker bedah yang bisa didapatkan dengan mudah.

“Cukup masker bedah yang biasa kita bisa beli kok di toko biasa, di toko alat kesehatan bisa, di toko retail biasa juga banyak,” kata Dwi.

Menurut dia, masker N95 biasanya digunakan oleh petugas kesehatan yang merawat pasien di ruang isolasi. Petugas juga biasanya dilengkapi alat pelindung diri atau APD yang lengkap.

“Jika kita memang batuk dan flu, pakai saja masker biasa karena kita tentu tidak ingin teman-teman kita, keluarga, ketularan. Kemudian kita cepat berobat ke dokter kalau memang sakit,” jelasnya.

Menurut Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) sekaligus induk holding BUMN Farmasi, Honesti Basyir, karena stok masker N95 tidak mungkin tersedia dalam waktu dekat, maka untuk menghindarkan diri dari virus corona atau lainnya, ya perkuat saja daya tahan tubuh kita.

D antaranya dengan vaksin yang sudah seperti vaksin flu dan rutin mengonsumsi multivitamin. Jadi, masyarakat tidak perlu risau dan resah dengan makin langkanya persediaan masker, khususnya masker N95.

Harga masker bedah juga bisa Anda beli di toko online. Banyak tipe dan varian yang bisa Anda pilih. Harganya tentu saja bervariasi.