Mencabut Gigi Saat Hamil Aman atau Tidak?

Sakit Gigi 0 Comments

Mencabut Gigi Saat Hamil, Amankah?

Bolehkah mencabut gigi saat hamil, tanya seorang ibu muda dalam forum penyuluhan kesehatan ibu dan anak.

Ada banyak penyebab gigi seseorang menderita sakit. Penyebab gigi sakit antara lain infeksi, gigi berlubang, gigi patah atau retak, penyusutan gusi, tambalan gigi terlepas, efek pemakaian gigi palsu, dsb.

Tentu saja, faktor mana yang menyebabkan gigi Anda menderita sakit, diperlukan pemeriksaan dokter. Kecuali gigi yang sakit tampak nyata dari luar.

Tetapi untuk kepastiannya, ya pemeriksaan fisik oleh dokter sangat diperlukan. Selain untuk memastikan penyebab gigi sakit, pemeriksaan dokter juga bertujuan untuk menentukan jenis pengobatan.

Selain itu, kemungkinan adanya penyakit lain juga bisa diketahui dari hasil pemeriksaan dokter.

Mencabut Gigi Saat Hamil

Yang Aman Pencabutan Gigi Ibu Hamil Dilakukan setelah Melahirkan

Bagaimana dengan cabut gigi saat hamil?

Ya, yang lebih aman adalah pencabutan gigi setelah Bunda melahirkan. Tetapi, apabila dalam kondisi mendesak akibat sakitnya terus-menerus, dokter gigi biasanya akan mencabut gigi yang berlubang pada trimester 2.

Pada usia kehamilan trimester 2, kondisi janin sudah berkembang cukup baik. Maka, ketika periksa untuk mengatasi gigi berlubang, Anda harus menginformasikan tentang usia kehamilan Anda. Dengan demikian, dokter juga akan mempertimbangkan efek cabut gigi dan kesehatan janin.

Misalnya dokter akan mempertimbangkan kemungkinan menurunkan dosis atau mengganti obat bius yang dipakai saat melakukan operasi gigi berlubang Bunda yang sedang hamil. Atau meresepkan obat anti-nyeri yang lebih aman.

Memang banyak hal yang perlu mendapatkan perhatian sebelum dilakukan pencabutan gigi berlubang. Misalnya peningkatan hormon di dalam tubuh sehingga gusi membengkak, berdarah, dan mudah terjadi infeksi di sekitar gigi atau di dalam rongga mulut.

Baca – Penyebab Gigi Tonggos dan Cara Mengatasi

Oleh karena itu, Bunda sebaiknya selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut. Caranya, selalu menyikat gigi dua kali sehari. Yakni, pada pagi hari dan malam sebelum tidur.

Selain itu, Anda perlu berkumur tiap usai makan. Perbanyak juga minum air putih, menghindari makanan yang lengket dan keras, dan gunakan benang gigi (dental floss).

Menambal Gigi Berlubang Saat Bunda Hamil

Tidak hanya mencabut gigi berlubang saat Bunda hamil yang harus dihindari. Menambal gigi berlubang ketika Bunda hamil juga sebaiknya ditunda sampai setelah melahirkan.

Mengapa? Kalau lubang gigi yang harus ditambal dan dibersihkan ternyata agak dalam dikhawatirkan gigi terasa ngilu, lalu harus dianestesi.

Maka, menghadapi hal itu ada dokter yang hanya membersihkan karang gigi dan memberikan resep obat mengatasi sakit gigi berlubang. Karang gigi harus dibersihkan karena itu adalah penyebab terjadinya gigi terasa ngilu.

Demikian artikel mengenai mencabut gigi saat hamil. Ada aturan khusus yang harus dilakukan pada saat-saat menghadapi gigi berlubang. Semoga bermanfaat.

!-- Ads 300x250 -->