Operasi Rahang: Hati-hati dengan Kelainan Posisi Rahang

Sakit Gigi ratnasilvi 0 Comments

OPERASI rahang. Jika anak Anda memiliki kelainan berkaitan dengan posisi rahang dan gigi, maka Anda bisa minta dokter untuk melakukan operasi perbaikan.

Operasi rahang atau bedah ortognatik, menurut dr Tjin Wally dari alodokter.com, adalah tindakan untuk memperbaiki kelainan posisi rahang dan gigi.

Perbaikan rahang ini sebagai bagian dari operasi plastik. Tujuannya tentu saja untuk menyempurnakan penampilan wajah. Wanita akan tampil lebih cantik dan pria lebih handsome.

Dalam hal ini, dokter akan memotong tulang rahang dan mengubahnya ke posisi yang benar.

Selain itu, dokter akan memasang alat khusus setelah operasi selesai. Tujuannya untuk menjaga agar rahang tetap di posisinya.

Tetapi dokter bisa melakukan operasi tulang rahang setelah anak berusia cukup. Yakni: anak perempuan berusia 14 tahun dan anak laki-laki usia 17 tahun.

Pada usia itu, rahang sudah tumbuh sempurna.

Baca: Memundurkan Rahang Gigi Yang Maju Biar Tonggosnya Hilang

Ada beberapa jenis operasi rahang. Yakni: untuk rahang bawah, rahang atas yang maju, dan rahang kotak. Tetapi, dalam kesempatan ini kita bahas operasi rahang secara umum.

operasi rahang
tampilan sebelum operasi rahang dan setelah operasi rahang (foto:detik.health.com)

Perbaikan Lain dalam Operasi Rahang

Sebenarnya tujuan operasi ini bukan hanya untuk kecantikan. Seseorang bisa tampil cantik atau menawan.

Tetapi, tindakan pembedahan itu juga bermanfaat untuk kesehatan. Biar posisi rahang bisa benar. Pemilik tidak merasa rahang sakit saat mengunyah makanan, tidak merasa rahang sakit saat becara, dsb.

Manfaat operasi rahang untuk kesehatan adalah:

1. Memperbaiki gigi yang rusak akibat terjatuh, kena pukulan, dsb.

2. Menghilangkan rasa nyeri pada sendi rahang

3. Mengatasi kesulitan untuk menggigit dan mengunyah atau kesulitan untuk berbicara.

4. Menyembuhkan cedera atau kelainan lahir pada wajah.

5. Memperlancar kesulitan bernapas dan mendengkur karena sleep apnea.

6. Mengatasi mulut tidak dapat menutup dengan sempurna.

7. Memperbaiki bentuk wajah yang tidak simetris atau operasi rahang asimetris. Misalnya, memperbaiki dagu kecil, gigi atas tidak sejajar dengan gigi bawah atau sebaliknya, gigi menjorok ke dalam, dsb.

Tanda-tanda Kelainan Posisi Rahang

Adapun tanda-tanda bahwa rahang Anda mengalami kelainan berkaitan dengan posisinya (dislokasi sendi temporomandibular) antara lain:

1. Terasa nyeri di wajah atau rahang

2. Posisi rahang bawah tidak sejajar dengan rahang atas.

3. Anda merasa rahang sulit digerakkan. Rahang terasa kaku.

4. Mulut Anda tidak bisa menutup.

5. Anda merasa sulit untuk berbicara.

Penyebab Kelainan Posisi Rahang: Kena Pukulan, Jatuh, Tertawa Lebar, dsb.

Yang”jauh lebih penting” untuk Anda perhatikan dan hindarkan adalah “penyebab terjadinya kelainan posisi rahang”, yakni:

Kecelakaan atau terjadinya benturan di wajah bisa mengakibatkan trauma fisik yang membuat pergeseran posisi rahang atau kelainan posisi rahang.

Baca: Operasi Gigi Bungsu Yang Terpendam

Ada beberapa jenis cedera yang perlu Anda hindari biar Anda tidak mengalami kelainan posisi rahang. Antara lain:

1. Pukulan keras pada wajah.

2. Mengalami cedera di wajah ketika berolahraga.

3. Terjatuh dari motor atau terjatuh di mana saja.

4. Menderita kecelakaan kerja di tempat kerja.

5. Membuka mulut terlalu lebar. Misalnya ketika menguap, tertawa lebar, menggigit sesuatu yang besar, dan muntah.

Maka, hati-hati saat tertawa, makan atau menguap, jangan membuka mulut terlalu lebar.

Cara Mengatasi Kelainan Posisi Rahang Ringan

Jika dislokasi rahang atau rahang memiliki kelainan dalam posisinya tidak berat, maka dokter gigi bisa mengatasi secara manual.

Yakni: mengembalikan rahang Anda pada posisi semula tanpa operasi. Atau melakukan reduksi manual.

Baca: 6 Cara Mencegah Gigi Tonggos pada Anak

Caranya adalah sebagai berikut:

  • Dokter akan menempatkan kedua ibu jari di gigi geraham bawah kiri dan kanan.
  • Sementara itu, keempat jari lainnya berada di rahang bagian luar.
  • Dengan genggaman yang kuat, dokter akan menekan dan mendorong tulang rahang bawah bisa kembali ke posisinya semula.
  • Setelah itu, dokter akan membalut rahang dan kepala pasien dengan kain kasa.
  • Tujuannya supaya rahang tidak kembali bergeser ke posisi yang salah.
  • Balutan kasa umumnya berlangsung sampai beberapa hari.

Selama proses penyembuhan ini, Anda tidak boleh menguap, tertawa lebar atau membuka rahang terlalu besar. Biar proses penyembuhan rahang bergeser bisa berjalan cepat dan lancar

Tetapi kalau pergeseran sendi rahang agak berat atau parah, kemungkinan besar dokter perlu melakukan operasi rahang.

Baca: Cara Merapikan Gigi Yang Tumpang Tindih

Ya, berhati-hatilah supaya tidak terjadi kelainan posisi rahang. Atau rahang Anda bergeser posisinya.

Penutup

Semoga artikel mengenai perbaikan rahang yang salah posisi tau dislokasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Bisa menjaga rahang agar tidak mengalami benturan yang bisa membuat rahang bergeser atau mengalami kelainan posisi.