Perawatan Penderita Virus Corona – Tak Perlu Masker

Berita, Kanker Otak 0 Comments

ANDA ingin tahu seperti apa perawatan untuk penderita virus corona atau Covid-19 agar mereka bisa sembuh? Ya, mengetahui bentuk perawatan terhadap mereka bisa menjadi pelajaran yang sangat penting bagi kita untuk menjaga diri agar tak terkena virus corona/covid-19.

Atau pelajaran bagaimana membuat tubuh kita bisa punya daya tahan yang tinggi sehingga tidak mudah kena virus apa pun, termasuk virus corona.

Maka, berkaitan dengan merebaknya virus corona, yang lebih utama untuk kita lakukan adalah memperkuat daya tahan tubuh. Bukan berburu masker sehingga membuat harga masker melambung tinggi.

Bahkan, ada juga orang yang menimbun masker atau menjual masker dengan harga berlipat ganda dari harga yang sesungguhnya.

Baca – Dettol Antispetik Cair Bisa Melindungi Anda dari Corona

Polisi pun ikut sibuk membongkar dan menangkap orang-orang yang menimbun masker atau memproduksi masker palsu (tidak berizin dan produk tidak sesuai dengan standar).

penderita virus corona

Pasien Tidak Diberi Obat Anti Virus – Hanya Diberi Suplemen Gizi

Menurut Direktur Medik dan Keperawatan RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Saroso Dyani Kusumowardhani, dalam perawatan di rumah sakit, pasien terinfeksi Covid-19 tidak diberikan obat anti virus.

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, adalah rumah sakit pertama di Indonesia yang menerima pasien virus corona. Pasien pertama di rumah sakit ini positif terkena virus corona akibat tertular dari seorang warga Jepang yang ditemuinya di Malaysia.

Kata Saroso Dyani, pasien positif corona maupun pasien yang dicurigai kena virus corona (supect corona) hanya diberikan obat biasa untuk mencegah gejala klinis.

“Corona itu virus. Obat anti virus khusus corona tidak ada. Jadi kita tidak memberikan obat untuk anti virus. Tetapi obat untuk mencegah gejala yang timbul,” ucap Dyani seperti dikutip oleh viva.com.

Baik pasien positif terinfeksi atau suspect Covid-19 yang ditempatkan di ruang isolasi hanya diberikan suplemen gizi sesuai dengan gejala yang mereka alami. Atau sesuai dengan kebutuhan pasien.

Baca – 7 Hand Sanitizer – Cairan Antiseptik Mencegah Sakit Corona

“Kalau mereka demam, kita kasih obat demam. Kalau batuk, kita kasih obat batuk. Kita juga memberi makanan sesuai kebutuhannya, kalorinya. Gizi lengkap seimbang. Kami punya dokter ahli gizi, kami berikan sesuai dengan kebutuhan pasien,” kata Dyani.

Ruang Perawatan Penderita Virus Corona Sama dengan Ruang Perawatan Pasien Penyakit Lain

Ruang isolasi yang digunakan untuk merawat pasien yang positif Covid-19 dan mereka yang suspect Covid-19 juga sama dengan ruang perawatan biasa.

Yang membedakan di RSPI Sulianti Saroso, ruang isolasi untuk kasus corona bisa disetting positif atau negatif. Selain itu, untuk merawat pasien Covid-19 dibutuhkan ruang isolasi bertekanan negatif.

Oleh karena itu diperlukan alat pengatur tekanan udara, yakni magnehelic. Dengan peralatan ini bisa diketahui seberapa besar tekanan yang harus diberikan kepada pasien sesuai dengan diagnosa dokter yang bertugas atau berjaga.

“Ya, intinya seperti perawatan biasa. Tetapi kita bisa mengatur negatif atau positif. Sistem sirkulasi udara yang khusus untuk filtrasi. Ada tempat tidur, alat monitor, oksigen, dan sebagainya,” lanjutnya.

Siapa saja yang akan bertemu pasien, dokter atau perawat, harus memakai alat pelindung diri (APD). Tetapi pasien di ruangan tidak bisa sembarangan dijenguk.

Baca – Cara Mencegah Penularan Virus Corona

Jika bisa, jangan dijenguk. Demi mencegah si penjenguk terkontaminasi atau pasien mengontaminasi virus Covid-19.

 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Tak Terkena Virus Corona Baru

Agar tidak mudah terkena virus corona baru (COVId-19), Anda harus meningkatkan daya tahan tubuh. Antara lain dengan beristirahat cukup, banyak minum air putih, dan mengonsumsi makanan sehat bernutrisi.

Dokter spesialis penyakit dalam dari RSCM, Iris Rengganis, mengatakan sangat penting bagi kita untuk selalu meningkatkan daya tahan tubuh.

Sebab, daya tahan tubuh yang melemah akan membuat bakteri dan virus, termasuk COVID-19, bisa masuk ke tubuh kita dengan mudah.

Baca – Cara Menghilangkan Benjolan Ambeien Stadium 4 

Maka, mengonsumsi buah-buahan, sayuran dan rempah-rempah sangat penting karena mampu meningkatkan daya tahan tubuh kita. Selain itu jug aktif melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.

Makanan apa saja yang perlu dikonsumsi oleh penderita virus corona untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka?

1. Buah-buahan sitrus. Misalnya jeruk, anggur, dan lemon. Dengan kandungan vitamin C, buah-buah itu bisa menjaga kekebalan tubuh. Vitamin C mampu meningkatkan produksi sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi.

2. Paprika merah. Mengandung vitamin C dan betakaroten. Mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan bisa menyehatkan kulit.

3. Brokoli. Mengandung vitamin A, C, dan E, mineral, antioksidan, dan serat. Membuat nutrisi tetap terjaga. Masaklah brokoli dengan baik.

4. Bawang putih. Mampu melawan infeksi, menurunkan tekanan darah, memperlambat pengerasan pembuluh dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Baca – 9 Cara Merawat Gigi yang Tidak Beraturan

5. Jahe. Bisa mengurangi peradangan, sakit tenggorokan, dan mengurangi mual. Mengurangi rasa sakit kronis dan bisa menurunkan kolesterol.

6. Bayam. Kaya vitamin C, antioksidan, dan betakaroten. Mampu, mampu melawan infeksi yang menyerang sistem kekebalan tubuh.

Demikian artikel mengenai bagaimana cara merawat penderita virus corona biar sakitnya cepat sembuh. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.

!-- Ads 300x250 -->