Penyakit Darah Tinggi Terbanyak Dialami Penderita BPJS

Berita 0 Comments

PENYAKIT apa yang banyak dialami masyarakat Indonesia sekarang ini? Menurut data BPJS Kesehatan, terbanyak peserta asuransi yang berobat dengan layanan BPJS adalah penderita penyakit darah tinggi (hipertensi).

“Hipertensi merupakan penyakit yang mendominasi dalam pelayanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS,” kata Asisten Deputi Bidang Monitoring dan Evaluasi BPJS Kesehatan Wilayah Sumbagteng Jambi, dr Andi Ashar.

Ada empat penyakit yang dialami sebagian besar pasien JKN secara nasional. Selain hipertensi, penderita penyakit lain yang mendominasi dalam pelayanan JKN adalah jantung koroner, stroke, dan diabetes melitus.

Untuk menekan angka penderita keempat penyakit tersebut, kata Andi Ashar, maka perlu dilakukan tindakan promotif dan preventif. Kedua tindakan itu harus ditingkatkan.

Dengan kedua tindakan itu, harapannya peserta BPJS bisa menerapkan pola hidup sehat dan selalu memeriksakan tensi darahnya secara rutin. Dengan cara itu, angka penderita darah tinggi bisa ditekan sekaligus mengurangi beban anggaran untuk pelayanan sakit hipertensi.

“Kami berharap, kita bisa mengatasi hipertensi. Itu pekerjaan besar bagaimana supaya tidak terjadi hipertensi,” tambah Andi Ashar.

penyakit darah tinggi

3 Langkah Penting untuk Menurunkan Tensi Darah Tinggi

Ada 3 langkah yang perlu dilakukan oleh penderita hipertensi agar tensi darahnya bisa turun menjadi normal.
Menjalankan 3 langkah itu tidak sulit, tetapi efeknya bisa menyetabilkan tensi darah dan mencegah tensi darah naik sangat besar.

Ke-3 langkah itu adalah:

1. Cek tekanan darah secara periodik.

Cek tekanan darah adalah cara yang sangat mudah dan murah untuk mengatasi darah tinggi atau mencegah darah tinggi. Anda tinggal pergi ke dokter langganan untuk cek tensi. Jika tensi masih tinggi, Anda akan mendapatkan obat penurun tensi darah.

Anda juga bisa mengukur tensi darah sendiri jika memiliki alat cek tensi darah digital. Harga alat cek tekanan darah tidak mahal, tetapi manfaatnya sanga besar.

2. Menghindari konsumsi makanan minuman penyebab tensi darah naik

Banyak makanan minuman yang perlu dihindari supaya tensi darah Anda tidak naik tinggi. Atau dengan kata lain, Anda perlu melakukan diet hipertensi.

Diet hipertensi artinya membatasi konsumsi makanan minuman penyebab darah tinggi. Tujuannya untuk membuat tensi darah normal (stabil normal).

Banyak orang salah paham terhadap kata diet. Dikiranya, diet harus menghindari semua makanan yang bisa menyebabkan tensi darah naik. Lalu, mereka membayangkan bakal terjadi perubahan cara makan sehari-hari.

Misalnya, nggak boleh makan ini, nggak boleh makan itu, dsb. Padahal, diet ini hanya membatasi supaya tensi darah bisa turun menjadi normal. Singkatnya, Anda masih boleh mengonsumsi makanan minuman larangan tetapi dibatasi. Jadi, di sini Anda tidak akan merasa tersiksa ketika menjalani diet.

3. Lakukan aktivitas penunjang biar tensi darah cepat turun menjadi normal.

Kalau tensi sudah normal, diet bisa diperlonggar tetapi tidak boleh ditinggalkan. Jika diet ditinggalkan, dikhawatirkan tensi darah Anda naik tinggi lagi. Anda kembali menderita sakit hipertensi.

Aktivitas penunjang, misalnya aktif melakukan olahraga, senam, banyak mengonsumsi buah, dsb. Tidak mengonsumsi minuman keras (alkohol), tidak sering stres, dsb.


makanan pantangan darah tinggi

Makanan Pantangan Darah Tinggi

Berikut ini daftar makanan pantangan darah tinggi yang harus Anda hindari, terutama ketika tensi darah Anda masih sangat tinggi. Anda boleh mengonsumsi makanan minuman ini setelah tensi turun (tensi darah normal). Tetapi, mengonsumsinya dalam jumlah terbatas supaya tensi tidak naik lagi.

Dari pengalaman, diet hipertensi merupakan cara paling ampuh untuk mengatasi atau menurunkan darah tinggi.

1. Makanan Kaleng

Makanan kaleng dan makanan olahan mengandung zat natrium atau zat garam sebagai bahan pengawet. Tidak sedikit yang jumlah garamnya tinggi sehingga melebihi batas maksimal Anda boleh mengonsumsi garam.

Ya, Anda masih boleh mengonsumsi garam tetapi jumlahnya sangat terbatas. Maka, jika Anda ingin mengonsumsi makanan kaleng, sedikit saja.

Apalagi, kalau tensi Anda masih sangat tinggi. Sebaiknya hindari dulu makanan yang mengandung garam tinggi, termasuk makanan kaleng dan makanan olahan.

2. Makanan Cepat Saji (fast food).

Anda juga perlu menghindari makanan cepat saji (fast fod). Misalnya pizza, ayam goreng, hamburger, kentang goreng, dan lainnya. Makanan-makanan itu mengandung garam (natrium) sangat tinggi. Jelas, garam adalah penyebab utama hipertensi.

Untuk mengetahui seberapa pengaruhnya, sebelum mengonsumsi makanan cepat saji, cek dulu tensi darah Anda. Beberapa saat kemudian, coba cek lagi. Naik tinggi, naik sedikit atau tetap.

Pengaruhnya tentu tergantung jumlah kandungan garam, jumlah makanan yang Anda konsumsi, dsb.

3. Kulit Ayam

Ya, mengonsumsi kulit ayam juga bisa menyebabkan tensi darah naik tinggi. Sebab, kulit ayam mengandung lemak jenuh dan lemak trans.

Kedua jenis lemak itu bisa menyebabkan kolesterol tinggi an akhirnya tensi darah juga ikut naik tinggi. Bahkan, bisa menyebabkan terjadinya penyakit jantung koroner.

4. Mengonsumsi Gula

Mengonsumsi makanan minuman sangat manis (pemanis buatan) juga bisa menyebabkan hipertensi. Misalnya makanan minuman yang menggunakan gula pasir seperti roti yang manis sekali, minuman dengan sirup, dsb.
Kini banyak dijual gula sintensis sebagai gantinya.

5. Minuman Kopi

Untuk Anda yang sehat, mengonsumsi minuman kopi dalam jumlah melebihi batasan juga bisa menyebabkan dara tinggi.

Maka, hati-hati mengonsumsi minuman kopi. Kandungan kafein bisa menyebabkan darah tinggi. Minuman lain yang kandungan kafeinnya tinggi juga harus Anda hindari karena bisa menyebabkan darah tinggi.

Misalnya minuman teh, minuman bersoda dan minuman energi.

6. Makanan Minuman dengan Santan Kelapa

santan kelapa

Mengonsumsi santan kelapa juga bisa menyebabkan tensi naik tinggi. Saya pernah mengalami beberapa kali. Usai mengonsumsi makanan atau minuman dengan santan kelapa, tidak lama kemudian terasa tengkuk kencang tanda tensi darah naik.

Jarak waktu mengonsumsi dan tensi naik bisa berbeda-beda. Tergantung kekentalan santan dan daya tahan tubuh Anda.

7. Kulit Ayam dan Jeroan Hewan

Kulit ayam juga termasuk makanan yang harus Anda hindari supaya tensi darah Anda tidak naik. Demikian pula aneka gorengan.

Penyebabnya karena semua makanan itu mengandung lemak jenuh. Pengaruh lemak jenuh sangat buruk pada tekanan darah Anda. Demikian pula aneka gorengan. Anda perlu menghindari semua makanan itu jika ingin tensi darah Anda tetap normal.

8. Mi Instan

Hati-hati jika Anda penyuka mi instan. Sering mengonsumsi mi instan, apalagi dalam jumlah banyak, bisa menyebabkan Anda menderita penyakit darah tinggi.

Saya punya kawan yang kena darah tinggi, bahkan akhirnya kena stroke akibat tiap malam dia selalu mengonsumsi mi instan sepulang kerja. Mengonsumsi mi instan memang praktis dan rasanya gurih. Tetapi, kandungannya berupa bahan pengawet bisa menyebabkan penyakit darah tinggi.

Tidak hanya kawan saya. Mungkin juga ada penderita darah tinggi lain akibat mengonsumsi mi instan berlebihan. Mengonsumsi mi instan tiap hari tanpa mempertimbangkan sisi plus minusnya dari mengonsumsi mi instan.

Penutup

Masih banyak orang menganggap darah tinggi bukan penyakit berbahaya. Mereka tidak berusaha mencegahnya. Bahkan, tidak segera menyembuhkannya setelah tahu dirinya menderita darah tinggi (hipertensi).

Akibatnya, layanan BPJS untuk penderita darah tinggi menyedot dana terbesar. Repotnya, jumlah pasien darah tinggi terus saja membengkak. Seolah pengobatan dan perawatan via BPJS tidak ada ujung pangkalnya.

!-- Ads 300x250 -->