Perawatan Gigi Berlubang Sebelum Ditambal

Sakit Gigi , ratnasilvi 0 Comments
Reading Time: 4 minutes

PERAWATAN gigi berlubang. Punya gigi berlubang tentu tidak nyaman. Apalagi ketika gigi berlubang sakit. Nyu-nyut, aduh rasanya benar-benar sakit, ngilu, nyeri, dsb.

Buat duduk, berbaring, tiduran, semua sakit. Apalagi buat makan.

Gigi berlubang bisa dialami oleh siapa saja. Dari anak-anak sampai orang tua. Penyebab gigi berlubang karena email gigi mengalami kerusakan akibat bakteri.

Dan, asam dalam plak yang menempel pada gigi akan terus menyerang email gigi.

Gigi yang diserang akhirnya berlubang. Kian lama makin dalam lubangnya dan menimbulkan rasa sakit yang sangat.

Cara Melakukan Perawatan Gigi Berlubang

Ada dua tindakan perawatan gigi yang bisa dilakukan, yaitu:

Pertama: gigi berlubang dicabut. Ini dilakukan karena lubang gigi sudah sangat dalam sehingga tidak ada jalan lain kecuali gigi dicabut.

perawatan gigi berlubang

perawatan gigi berlubang (foto:alodokter.com)

Kedua: ditambal karena lubangnya belum begitu parah. Tentu saja, setelah penambalan gigi selesai, Anda perlu melakukan perawatan. Biar tambalannya tahan lama dan gigi tidak rusak.

Tetapi banyak juga orang yang membiarkan gigi berlubangnya tanpa penambalan.  Bagi mereka, yang penting tidak sakit. Rasa sakit dari gigi berlubang memang telah teratasi.

Mereka ini tidak ikut BPJS atau layanan kesehatan lain. Punya BPJS tetapi sudah lama tidak membayar iurannya.

Biaya membayar iuran tidak mencukupi. Apalagi setelah naik 100% mulai Januari 2020 lalu.

Baik gigi berlubang yang sudah ditambal atau dibiarkan, semua memerlukan perawatan agar gigi selalu sehat.

Gigi tidak mudah rusak. Bahkan, masih usia muda tetapi banyak giginya telah rusak karena tiada perewatan yang cukup.

Apa Saja Perawatan Gigi Berlubang yang Harus Anda Lakukan?

Berikut ini cara mencegah dan merawat gigi berlubang biar tidak makin parah. Ada perawatan gigi secara langsung dan ada perawatan gigi tidak langsung.

1. Sering Mengonsumsi Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D sangat penting untuk membangun gigi dan tulang yang kuat. Mengonsumsi vitamin D adalah faktor penting untuk menyembuhkan gigi berlubang.

Selain itu, vitamin D juga bisa mencegah terjadinya radang gusi karena anti-inflamasi.

Manfaat vitamin D lainnya adalah sebagai pengatur keluar masuknya kalsium ke gigi. Ketika Anda kekurangan vitamin D, maka kalsium akan diambil oleh bagian tubuh yang lain.

Jika kondisi itu berjalan lama, maka Anda bisa menderita sakit periodontal dan gigi melemah.

Ya, masih banyak manfaat vitamin D untuk kesehatan gigi Anda, termasuk untuk merawat dan menyehatkan gigi berlubang.

Vitamin D paling murah adalah sinar matahari. Maka, berjemurlah sinar matahari pagi. Paling siang pukul 10.00.

Vitamin D lainnya bisa Anda dapatkan pada minyak fermentasi hati ikan kod, suplemen vitamin D, ikan tuna, susu fortifikasi, tahu tempe, susu kedelai, kuning telur, udang, tiram, dan hati sapi.

2. Mengonsumsi Banyak Vitamin K1 dan K2

Anda juga bisa mengonsumsi vitamin K1 dan K2 untuk perawatan gigi berlubang. Vitamin K bisa memanfaatkan protein khusus yang dimilikinya untuk mendistribusikan kalsium dan fosfor pada gigi dan tulang.

Gigi berlubang dan infeksi gigi terjadi akibat ketidakseimbangan kalsium dan fosfor.

Vitamin K dapat Anda peroleh pada sayuran bayem, kale, sawi hijau, collard green, bit hijau, lobak hijau, paterseli, brokoli, kubis, daging sapi, telur, keju, mentega, minyak fermentasi hati ikan kod dan suplemen vitamin K.

3. Menghindari Konsumsi Makanan Pernyebab Gigi Berlubang

Makanan apa yang harus Anda hindari agar gigi berlubang tidak makin dalam dan gigi kembali sakit? Bahkan, gigi berlubang merembet ke gigi yang lain?

Ya, tidak ada jalan lain kecuali Anda menghindari makanan yang bisa menyebabkan gigi rusak / berlubang.

Antara lain gula dan karbohidrat, makanan yang mengandung asam fitat seperti biji-bijian dan kacang-kancangan.

Minyak sayur olahan yang dipanaskan seperti minyak jagung, minyak biji kapas, dan minyak kedelai.

Makanan cepat saji juga harus Anda hindari biar gigi Anda selalu sehat dan tidak berlubang.

4. Minum Air yang Mengandung Alkalin (basa)

Banyak anak usia dini tetapi telah menderita gigi busuk karena sering minum air yang mengandung zat asam. Walaupun mereka minum sedikit, mereka bisa kehilangan gigi.

Air basa mengandung pH 8 atau lebih. Dengan mengonsumsi air minum basa, zat asam di mulut menjadi netral sehingga Anda bisa mencegah gigi berlubang lebih parah.

Bahkan, air basa bisa membuat gigi dan tulang yang kuat.

Baca: 8 Cara Untuk Merapikan Gigi – Pilih Yang Cocok

Perawatan Gigi Berlubang oleh Dokter

Tetapi, perawatan gigi sebelum penambalan gigi berlubang adakalanya harus dilakukan dokter. Misalnya perawatan saluran akar vital.

Perawatan perlu untuk mematikan saraf gigi dalam proses perawatan saluran akar gigi.

Perawatan ini dilakukan sebelum penambalan gigi berlubang. Proses mematikan saraf gigi pada kasus gigi vital yang telah terinfeksi hanyalah satu cara.

Caranya langsung dengan pembiusan lokal pada saraf yang terinfeksi. Lalu, dokter akan mengambil saraf, pembuluh darah dan materi terinfeksi lainnya.

Selain itu, dokter juga melakukan pelebaran dan pembersihan saluran akar. Setelah itu pengisian saluran akar gigi dan penambalan mahkota gigi.

Seharusnya pasien tidak merasakan sakit gigi lagi begitu perawatan saluran vital pada gigi berlubang selesai. Setelah itu, dokter baru akan melakukan penambalan gigi berlubang.

Biaya Perawatan Gigi Berlubang

Berapa biaya perawatan gigi berlubang?

Tentu saja tergantung pada gigi berlubang. Maksudnya, seberapa besar gigi berlubang. Ada gigi berlubang ringan, sedang dan berat atau parah.

Tentu saja, biaya perawatan, perbaikan atau penambalan gigi berlubang berbeda-beda. Biaya penambalan gigi berlubang ringan bisa sekitar Rp 150.000 – Rp 300.000.

Selain itu, biaya perawatan juga tergantung pada jenis bahan yang dokter gunakan untuk menambal gigi Anda. Belum lagi ditambah biaya membersihkan plak atau karang gigi atau masalah gigi lainnya.

Bagaimana dengan biaya perawatan gigi berlubang parah?

Untuk biaya perawatan, ada baiknya Anda tanya langsung ke tempat layanan perawatan gigi. Apakah di klinik gigi, puskesmas ataupun rumah sakit.

Tetapi biaya pastinya, dokter gigi akan lebih dulu memeriksa kondisi gigi Anda. Berdasarkan pemeriksaan itu, dokter baru bisa menentukan perawatan apa saja yang harus dia lakukan.

Barulah dokter menentukan besarnya biaya perawatan gigi berlubang, termasuk gigi berlubang parah. .

Penutup

Banyak penyebab gigi berlubang. Sebaiknya Anda selalu merawat gigi biar tidak berlubang. Tetapi jika sudah berlubang, sebaiknya harus segera ditambal biar lubangnya tidak makin membesar.

Baca Juga:

Makin lama gigi bisa keropos akibat lubangnya makin dalam. Bahkan gigi akhirnya hancur. Maka, perawatan gigi berlubang sangat penting.

Semoga artikel tentang perawatan gigi berlubang ini bermanfaat untuk Anda semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *