Perubahan Wajah Setelah Pakai Behel – Tampak Lebih Cantik dan Ganteng

Berita 0 Comments

BANYAK orang sukses memperbaiki gigi dengan menggunakan behel. Tidak hanya itu. Mereka juga mengalami perubahan wajah setelah pakai behel.

Tampilan wajah mereka menjadi lebih cantik untuk wanita dan ganteng untuk lelaki. Tentu saja, kondisi itu membuat mereka lebih percaya diri. Mereka berani tampil dalam pergaulan bersama teman dan orang lain.

Bahkan, mereka juga berani tertawa dengan membuka mulutnya karena gigi telah tersusun rapi, putih dan menawan. Tidak seperti sebelumnya, gigi berantakan, gigi gingsul, tumbuh tidak normal, dsb.

Dengan perbaikan posisi gigi dan posisi rahang, maka gigi dan rahang yang tidak normal bisa menjadi normal. Saat menggigit, maka gigitan Anda juga bisa tepat dan gigitannya kuat.

Dengan susunan gigi yang baik, mulut juga akan lebih sehat. Mulut tidak lagi menebar bau tak sedap. Dengan susunan gigi yang rapi dan teratur, pembersihan kotoran bekas makanan juga lebih mudah.

Coba lihat gambar berikut ini yang menunjukkan kondisi gigi dan wajah sebelum dan sesudah memasang kawat gigi (behel gigi). Ada perubahan wajah setelah pakai behel dengan nyata.

pakai behel gigi(foto:keepo.me)
perubahan wajah setelah pakai behel

(foto:brilio.net)

Perubahan Wajah Setelah Pasang Behel dan Prosedur yang Harus Anda Lalui

Jika Anda sudah mantap untuk pasang behel gigi, Anda perlu menjalani tahapan-tahapan yang umum dilakukan oleh banyak orang untuk memasang behel. Anda sebaiknya memasang behel melalui dokter yang punya kualifikasi untuk itu.

Sebab, pemasangan behel gigi sampai sukses menjadi gigi yang rapi, putih dan menarik memerlukan waktu yang cukup panjang. Bahkan sampai 3 tahun jika kondisi gigi Ada berantakan atau gigi tonggos yang berat.

Berikut ini prosedur pemasangan behel gigi sebagaimana diuraikan oleh hellosehat.com.

1. Pemeriksaan Sinar X

Saat pertama kali Anda mengunjungi dokter gigi, maka Anda harus menjalani pemeriksaan fisik dan pemeriksaan sinar X untuk mengetahui keadaan gigi Anda.

Dari hasil pemeriksaan itu, dokter baru menentukan apakah Anda memang memerlukan pemasangan behel (kawat gigi) atau tidak.

Bahkan, dokter juga akan mendiskusikan tentang jenis terapi yang bisa Anda pilih dan perkiraan lamanya waktu terapi.

Setelah dicapai sepakat barulah ditentukan kapan pertemuan tersebut akan dilakukan lagi untuk pemasangan behel gigi.

2. Permukaan Gigi Akan Dibersihkan dan Dihaluskan

Sebelum pemasangan kawat gigi, permukaan gigi Anda akan dibersihkan, dihaluskan dan dikeringkan sehingga kawat gigi bisa melekat dengan baik. Pada permukaan gigi diberi lem biar kawat gigi melekat pada gigi dengan kuat.

Demikian pula bracket pada kawat gigi, juga diberi lem. Bracket berfungsi sebagai jangkar bagi behel (kawat gigi). Bracket yang telah dipasangi lem lantas dipasang pada gigi yang sudah ditentukan sebelumnya.

Lem kemudian disinari dengan cahaya berkekuatan tinggi sehingga lem menjadi keras. Maksudnya biar kawat gigi tidak mudah lepas.

Pemasangan behel gigi ini memerlukan waktu 20 – 30 menit. Lancar tidaknya pemasangan behel tergantung pada kondisi gigi Anda.

3. Terasa Nyeri pada Awal Pemasangan Behel

Tentu saja, Anda akan merasa tidak nyaman setelah pemasangan behel. Timbul rasa nyeri akibat kawat gigi yang menarik gigi Anda, terutama 4-6 jam sesudah pemasangan behel selesai.

Rasa nyeri berlangsung sekitar 3-5 hari. Sesudah itu, rasa nyeri makin berkurang dan akhirnya menghilang.

Untuk mengurangi rasa nyeri, dokter biasanya akan memberikan obat anti-nyeri. Pada hari-hari awal pemasangat behel, Anda sebaiknya mengonsumsi makanan lunak sehingga rasa nyeri tidak begitu menyiksa.

4. Behel Harus Dikencangkan Tiap 3 – 10 Minggu

Setelah pemasangan behel atau kawat gigi selesai, Anda sebaiknya selalu kontrol sesuai dengan petunjuk dokter. Jika kawat gigi tampak longgar, maka perlu dikencangkan.

Jadi, selain mengecek perkembangan atas pemasangan behel, dokter juga akan kembali mengencangkan behel gigi jika terlihat agak kendor atau longgar.

Kontrol dokter bisa 3 sampai 10 minggu tergantung kualitas behel gigi. Kawat gigi modern bisa bertahan lama, tidak mudah kendor sehingga Anda tidak harus sering kontrol dokter.

5. Behel Dilepas Setelah Terapi Dinyatakan Selesai

Behel akan dilepas setelah terapi gigi usai. Caranya, lem gigi yang keras akan dipecah dengan hati-hati. Demikian pula sisa lem di permukaan gigi, juga akan dibersihkan dengan hati-hati.

Setelah kawat gigi dilepas, Anda harus menggunakan retainer. Tujuan pemasangan retainer di dalam mulut agar gigi Anda tidak kembali ke posisi semula. Retainer harus Anda gunakan selama 6 bulan dan tidak boleh dilepas.
Sesudah 6 bulan, penggunaan retainer hanya pada malam hari ketika Anda tidur.

Kapan Waktu Terbaik Pakai Behel Gigi 

Kapan sebaiknya pemasangan behel gigi dilakukan? Ya, makin cepat makin baik. Yaitu setelah kebanyakan gigi permanen tumbuh, yakni pada usia sekitar 12 tahun.

Persoalan gigi tidak rapi dan rahang tidak sejajar sebenarnya bisa diketahui ketika gigi permanen mulai tumbuh. Yakni, pada usia 7 tahun.

Maka, pada usia itu, sebaiknya orang tua membawa anaknya ke doker untuk berkonsultasi mengenai giginya yang tumbuh tidak normal.

Periksa dokter jangan menunggu setelah anak berusia dewasa. Sebab, pada usia dewasa tulang wajah sudah berhenti tumbuh. Ini bisa membuat perbaikan gigi tidak bisa sempurna.

Selain itu, perbaikan posisi gigi pada usia dewasa, waktu yang diperlukan akan lebih lama. Beda dengan anak-anak, perbaikan posisi gigi lebih mudah dan tidak perlu waktu lama.

Berapa biaya pemasangan behel gigi?

Biaya pemasangan behel gigi terendah adalah Rp 3 juta dan tertinggi bisa sampai Rp 16 juta. Biaya tergantung pada bahan dan jenis kawat gigi. Selain itu, juga teknik pemasangan, dan rumah sakit atau klinik tempat pemasangan behel.

!-- Ads 300x250 -->