11 Susu Bebas Laktosa Untuk Bayi Diare

Produk ratnasilvi 0 Comments
Reading Time: 3 minutes

ADAKALANYA bayi tidak cocok minum susu formula. Ketika diberi susu formula, si kecil muntah. Bahkan ada yang menderita diare. Jika bayi Bunda demikian, ganti saja susu bebas laktosa untuk bayi diare.

Lantas, susu apa saja yang bebas laktosa? Apa arti laktosa?

Menurut dr Tjin Willy, laktosa adalah salah satu bentuk gula pada susu atau produk olahannya. Dalam susu ada komponen laktosa.

Sementara itu, enzim (laktase) yang ada dalam tubuh manusia akan mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa.

Dengan pengubahan itu, tubuh bisa menyerap laktosa dan menggunakannya sebagai energi.

Bagi bayi yang tidak bisa menerima laktosa (intoleransi laktosa), maka 30 menit sampai 2 jam setelah minum susu formula akan mengalami hal-hal berikut ini.

Yakni: mual, perut kembung, sering buang angin, kram perut, dan diare.

Jika si kecil mengalami kondisi seperti itu, berarti putra-putri Bunda mengalami intoleransi laktosa atau tidak bisa menerima asupan laktosa (ada dalam susu).

Bagaimana cara mengatasinya?

 Ganti Saja dengan Susu Bebas Laktosa Untuk Bayi Diare

susu bebas laktosa terbaik

susu bebas laktosa untuk bayi diare (foto:jalaberita.com)

Bagi si kecil yang mengalami intoleransi laktosa dengan ditandai munculnya beberapa kondisi seperti disebutkan di atas, maka cara mengatasinya adalah mengganti susu.

Yakni, ganti saja susu formula dengan “susu bebas laktosa untuk bayi diare”. Bunda bisa menemukan susu bebas laktosa ini antara lain di beberapa toko online.

Baca – 10 Susu Formula Terbaik Untuk Bayi Usia 6 – 12 Bulan

Berikut 11 susu bebas laktosa yang bisa Bunda beli. Plus berat susu, varian dan daftar harga susu bebas laktosa, yakni:

1. Enfamil A Lacto Free, harga susu bebas laktosa untuk bayi diare ini adalah Rp 187.800

2. Enfamil A+ Gentle Care 900 gram harga Rp 378.000

3. Nestle NAN Lactose-Free isi 400 gr Rp 129.000, 800 gr Rp 338.000.

4. Susu Bayi Morinaga Nl harga Rp 123.000.

5. Susu Bayi SGM LLM harga Rp 75.500

6. Nutramigen LGG harga Rp 32500

7. SGM LLM+ Presinutri 400 gr Rp 66.600

8. Morinaga BMT P-HP MoriCare 800 gr Rp 169.000.

9. Isomil Plus Advance Soya 850 gr untuk 1 – 10 tahun Rp 185.000.

10. Nutribaby Royal Soya 350 gr Rp 84.000

11. Morinaga Chill Kid Soya 3 isi 300 gr Rp 90.000, 600 gr Rp 165.000.

Apa Penyebab Intoleransi Laktosa?

Untuk bayi, ada beberapa penyebab intoleransi laktosa atau tidak tahan mengonsumsi susu yang mengandung laktosa. Apa saja?

1. Bayi Lahir Prematur

Bayi yang lahir prematur bisa menderita intoleransi laktosa untuk sementara. Ini terjadi akibat usus halus belum berkembang sempurna waktu lahir.

2. Bayi Lahir Tanpa Enzim Laktase

Adakalanya bayi lahir dengan sedikit atau tanpa memiliki enzim laktase. Ini namanya intoleransi laktosa bawaan. Tetapi, kondisi seperti ini jarang terjadi.

Intoleransi laktosa juga bisa terjadi karena faktor genetik. Yakni, kelainan yang berasal dari kedua orang tua. Maksudnya, orang tua juga pernah punya masalah yang sama.

3. Intoleransi Laktosa Primer

Dalam masalah ini, produksi laktase menurun seiring dengan pertambahan umur. Pada umumnya, kondisi ini mulai terjadi pada usia 2 tahun.

Baca – Susu Formula dengan Kualitas yang Mendekati ASI

Tetapi, keluhan intoleransi laktosa baru muncul setelah si anak menginjak remaja atau dewasa. Kondisi ini paling umum terjadi dan disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan.

4. Intoleransi Laktosa Sekunder.

Hampir sama dengan penyebab intoleransi laktosa nomor 3. Yani, intoleransi laktosa terjadi akibat penurunan laktase.

Penyebabnya karena penyakit celiac, penyakit Crohn, infeksi usus, radang usus besar, atau kemoterapi.

Penutup

Adakalanya si kecil menderita diare, muntah-muntah, dsb. setelah minum susu formula. Bunda tidak perlu risau.

Penyebabnya karena si kecil tidak bisa menerima susu dengan kandungan laktosa. Cara mengatasi, Bunda perlu mengganti susu dengan susu bebas laktosa untuk bayi seperti telah disebutkan di atas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *