Susu UHT Untuk Bayi Diberikan Mulai Umur 6 Bulan Atau 1 Tahun?

MULAI usia berapa tahun susu UHT untuk bayi? Bolehkah bayi usia 6 bulan minum susu UHT? Atau harus menunggu setelah usia 1 tahun?

Masalah itu sering jadi perbincangan para Bunda. Ada yang membolehkan bayi minum susu UHT mulai usia 6 bulan. Tetapi ada yang menyarankan setelah bayi umur 1 tahun.

Pendapat dokter pun sama. Ada yang mengharuskan setelah usia 1 tahun. Tetapi ada dokter yang membolehkan susu diberikan mulai anak usia 6 bulan.

Loh. Lantas apa alasan mereka masing-masing? Bagaimana pelaksanaannya? 

Baca: 7 Susu UHT Bebas Bakteri Untuk Anak 1 Tahun 

Susu UHT Untuk Bayi Usia 6 Bulan Boleh, Tetapi dengan Syarat 

susu uht untuk bayi

susu uht untuk bayi (foto:keluargahamsa.com)

Dokter yang membolehkan bayi usia 6 mengonsumsi susu UHT antara lain dr Kevin Adrian.

Menurut dia, Bunda bisa memberikan susu UHT kepada si kecil mulai usia 6 bulan, 9 bulan, 10 bulan atau 11 bulan. Yakni, sebelum bayi berusia 1 tahun.

Tetapi pemberian susu UHT bukan sebagai makanan utama. Atau pengganti ASI (air susu ibu). Melainkan sebagai tambahan.

Selain itu, jumlahnya kecil saja. Susu UHT dicampur dengan makanan bayi atau MPASI.

Susu ini boleh diberikan kepada si kecil secara penuh jika bayi sudah berusia 1 tahun.

Mengapa? Karena sebelum usia satu tahun, pencernaan si bayi belum mampu menerima asupan susu UHT.

Susu UHT adalah susu yang dipanaskan dengan suhu tinggi 138 derajat Celcius selama dua detik. Dengan pemanasan seperti itu, semua bakteri dalam air susu mati.

Hal ini bisa menghindarkan si kecil dari infeksi dan keracunan makanan.

Selain itu, susu UHT bisa disimpan sampai 9 bulan. Sebelum diproses jadi susu UHT, susu hanya mampu bertahan sampai 2 – 3 minggu. Nah, jauh sekali kan bedanya?

Baca: Banyak Bunda Lebih Suka Memberi Susu UHT kepada Si Kecil

Meski Dipanaskan dalam Suhu Tinggi, Nutrisi Susu UHT Untuk Bayi dan Susu Biasa Sama

Menurut dr Kevin Adrian, meskipun proses produksi susu UHT untuk bayi melalui pemanasan suhu tinggi, nutrisi susu UHT tidak berkurang. Tetap sama dengan susu biasa.

Protein dalam UHT mudah dicerna oleh tubuh. Ya, sama dengan susu murni atau susu pasteurisasi.

Vitaminnya juga tidak ada yang hilang. Baik vitamin B1, B2, B5, B7, beta karoten maupun asam nikotinat: masih sama.

Hanya ada vitamin yang kandungannya kurang sedikit. Yaitu vitamin B6, B12, dan vitamin C. Yang hilang hanyalah DHA. Tetapi, produsen menggantinya dengan penambahan DHA baru.

Kelebihan susu UHT lainnya adalah penggunaannya sangat praktis. Bunda bisa membawa kemana saja. Tidak perlu repot membuat minuman susu dalam perjalanan.

Anda tinggal ambil di tas, langsung minum. Kemasan susu juga sangat aman.

Menurut dr Kevin Adrian, Bunda bisa memberi susu UHT kepada bayi setelah usia 6 bulan. Tetapi dalam jumlah sedikit. Yakni, hanya sebagai tambahan makanan bayi.

Susu UHT boleh diberikan secara penuh setelah bayi berusia 1 tahun. Namun sebaiknya si kecil minum susu UHT full cream.

Sebab, susu ini mampu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral bayi. Jumlahnya cukup untuk perkembangan tubuhnya.

Baca: Perbedaan Antara Susu Formula, UHT dan Pasteurisasi

Saran Minum Susu UHT Setelah 1 Tahun: Saluran Cerna Belum Sempurna

Tetapi, saran dr Reza Pahlevi adalah sebaiknya Bunda memberikan susu UHT untuk bayi setelah umur 1 tahun ke atas. Pada usia 1 tahun ke atas, fungsi saluran cerna dan ginjal si bayi sudah sempurna.

Apabila si kecil mengonsumsi susu bayi ini terlalu dini atau usia dibawah 1 tahun, maka ginjal bayi belum mampu memprosesnya. Ini risikonya besar pada kesehatan ginjal di belakang hari.

Saluran cerna bayi di bawah 1 tahun juga belum sempurna untuk mencerna susu UHT. Efeknya, pada saluran cerna bisa terjadi gangguan penyerapan, muntah, diare, sakit perut, dan masalah saluran cerna lainnya.

Lain halnya dengan susu formula. Kandungan nutrien dan elektrolit sudah sesuai dengan kemampuan saluran cerna dan ginjal bayi.

Oleh karena itu, dr Reza Pahlevi menyarankan sebaiknya untuk bayi usia dibawah 1 tahun hanya minum ASI atau ditambah susu formula. Susu UHT untuk bayi hanya boleh diberikan setelah  bayi usia 1 tahun lebih.

Untuk meningkatkan berat badan si kecil, Bunda juga bisa memberikan susu Pediasure. Ini juga bagus untuk perkembangan berat badan anak / bayi.

Baca: 11 Susu Penambah Berat Badan Si Kecil  

Kesimpulan

Bunda memilih pendapat yang mana? Hakikatnya kedua pendapat itu benar semua. Dr Kevin membolehkan bayi mulai usia 6 bulan mengonsumsi susu UHT.

Tetapi dengan syarat sedikit saja dan kemudian dicampur dengan makanan lain.

Menurutnya, Bunda baru boleh memberikan susu UHT untuk bayi secara penuh setelah si kecil berusia 1 tahun. Sama dengan pendapat dr Reza Pahlvi. Nah..