Mengapa Banyak Bunda Memilih Susu UHT untuk Si Kecil?

Berita, Produk ratnasilvi 0 Comments

SUSU UHT (ultra high temperature) banyak disukai anak-anak balita. Selain susu formula, susu UHT termasuk produk yang cukup laris. Penyebabnya, pemakaian susu ini sangat praktis dan harganya tidak memberati ekonomi Bunda.

Dalam berbagai forum, banyak ibu-ibu yang menyampaikan alasannya mengapa dia dan putra atau putrinya menyukai susu UHT full cream. Sangat menarik dan bisa menjadi bahan pertimbangan ibu atau calon ibu lain dalam memilihkan susu untuk si kecil nanti.

Susu UHT adalah susu yang pengolahannya melalui proses pemanasan bersuhu tinggi di atas 130 derajat Celcis selama 2 detik. Saat itu juga susu langsung masuk ke proses pengemasan.

Dengan pengolahan yang serba cepat seperti itu, proses pemanasan tidak merusak nutrisi susu.

Susu UHT full cream mengandung kalsium, asam amino, zat besi, magnesium, selenium, fosfor, seng (zinc), dan vitamin D.

Baca – Beda Antara Susu Formula, Pasteurisasi dan Susu UHT

Selain itu, susu jenis ini hadir dalam berbagai rasa sehingga banyak pilihan. Ada susu rasa cokelat, vanila, stroberi, rasa pisang, coconut delight, ketan hitam, kacang hijau, dsb.

Pengalaman Banyak Bunda Yang Memberikan Susu UHT ke Balitanya

susu uht

Tetapi, apakah dengan pengolahan susu ultra high temperature yang serba cepat dan kandungan nutrisinya yang cukup akan membuat susu ini cocok untuk semua balita?

Nah, berikut ini penulis kutipkan dari perbincangan para ibu-ibu mengenai pilihan susu untuk putra-putrinya.

Pengalaman mereka bisa menjadi bahan pertimbangan bagi ibu-ibu yang kini berkeinginan memberi susu jenis kepada si kecil.

Terutama bagi Bunda yang produksi ASI-nya makin tidak mencukupi kebutuhan si kecil yang makin besar.

Atau bagi Bunda yang bekerja di luar atau ada keperluan di luar rumah sehingga harus meninggalkan si kecil.

Akibatnya, Bunda tidak bisa memberi ASI saat si kecil membutuhkan asupan ASI.

Dari Waindareds:

Untuk susu tambahan perdana, saya memilih susu pasteurisasi atau UHT tanpa gula buat anak. Susu yang fresh milknya.

Kelemahannya, minum susu ini harus langsung habis. Kalau tidak, susu harus tersimpan di kulkas.

Jika untuk traveling, susu UHT plain lebih praktis. Tapi kalau masih bisa memberi ASI, mending beri ASI aja. Pemakaian susu jenis ini masih aku batasi. Tidak lebih dari 500 ml sehari.

Dari Agroinovasi:

Kalau anakku, karena alergi sama susu sapi, jadi aku beri susu UHT kedelai. Tapi sesekali aku beri susu kedelai plain buatan UKM dekqt rumah.

Baca – 10 Susu Formula Terbaik Untuk Bayi Umur 6 – 12 Bulan 

Aku sengaja tidak beri sufor (susu formula) kecuali dalam keadaan darurat banget. Karena beberapa produk sufor terlalu manis. Aku lebih menekankan di makanan dan cemilannya.

Aku rela ribet eksperimen buat MPASI yang bervariasi dan bergizi. Biar, si kecil lahap makan dan dapat gizi cukup.

Karena kebetulan anakku masih ASI sampe umur 2 tahun lebih. Minum susu UHT hanya sebagai selingan.

Dari Waldev:

Anakku minum susu tambahan setelah 1 tahun. Pertama aku beri susu formula. Tetapi anakku gak suka dan beralih ke susu UHT sampai sekarang.

Susu UHTnya pakai yang plain untuk menghindari rusaknya gigi akibat rasa manis susu.

Aku pakai susu UHT selain lebih murah, juga tidak ribet saat pergi ke mana saja. Nggak perlu menyeduh susu hehe.

Baca – 11 Susu Untuk Menambah Berat Badan Bayi 0 – 6 Bulan

Sejak Kapan Si Kecil Boleh Minum Susu Ini?

Menurut dr Kevin Adrian, si kecil boleh mengonsumsi susu ultra high temperature setelah umur 6 bulan. Itu pun jika ASI dari Bunda tidak mencukupi kebutuhan akibat berbagai sebab.

Tetapi, Bunda bisa memberikan susu ini kepada si kecil mulai umur 6 bulan dalam jumlah terbatas. Fungsinya pun hanya sebagai asupan tambahan. Yang utama tetap ASI.

Baru setelah usia 1 tahun, anak bisa minum susu yang diolah dengan suhu tinggi ini lebih banyak. Untuk anak umur 1 – 2 tahun sebaiknya memilih susu UHT full cream.

Susu ini bisa memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral untuk perkembangan tubuh anak.

Setelah umur 2 tahun, anak bisa minum susu semi-skim secara bertahap. Selain itu, si kecil harus mengonsumsi makanan bervariasi dan gizi seimbang.

Untuk anak usia 1–3 tahun, sebaiknya hanya minum susu jenis ini dua atau tiga gelas ukuran 250 ml sehari.

5 Merk Susu Full Cream Terbaik Harga Murah

Berikut adalah daftar 5 merk susu UHT full cream terbaik yang bisa Bunda pilih dengan harga murah. Susu apa saja itu?

1. Frisian Flag Milky

Susu produksi Frisian Flag yang di khususkan untuk balita mulai umur 1 tahun. Mengandung zat gizi makro yang terdiri dari protein, karbohidrat dan lemak.

Baca – 7 Manfaat Susu Dancow Untuk Merawat Wajah

Ada juga zat gizi mikro, yakni multi vitamin dan mineral untuk mendukung asupan gizi harian anak.

2. Ultra Mimi

Bunda juga bisa memilih merk susu Ultra Mimi. Susu terbuat dari susu segar alami dengan kualitas tinggi.

Kandungan nutrisi lengkap dan berimbang sesuai dengan kebutuhan si kecil untuk pertumbuhan badannya.

Selain itu, susu juga mengandung vitamin, kalsium, dan nutrisi yang mudah terserap oleh tubuh.

3 Susu Indomilk UHT

Susu kotak siap minum. Itulah merk susu Indomilk dalam kemasan kotak siap minum. Kandungan susu ini antara lain vitamin A, B1, B6, dan D3.

Rasa susu UHT ini mirip rasa susu segar alami yang baik bagi tubuh. Harga susu Indomilk juga sangat terjangkau..

4. Diamond Sereal

Susu Diamond juga terbuat dari susu segar tanpa bahan pengawet. Susu diproses secara Ultra High Temperature dengan suhu yang sangat tinggi.

Diamond Sereal mengandung vitamin lengkap (A, C, D, E, K, B1, B2, B3, B5, B6) dan mineral (kalsium, seng, magnesium, fosfor, selenium). Kandungan berupa sereal cepat membuat si kecil cepat kenyang.

5. Greenfields UHT

Greenfields merupakan merk susu UHT full cream cair yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan gizi si kecil.

Mengandung protein, vitamin, dan mineral penting. Sangat baik untuk memaksimalkan pertumbuhan tubuh anak.

Penutup

Susu UHT full cream bisa menjadi pilihan menarik dan terbaik bagi Bunda yang ingin kebutuhan susu si kecil tercukupi. Hanya waktu pemberian susus jenis ini, yang terbaik setelah anak usia 1 tahun. Sebelumnya, Bunda bisa memberikan susu formula.