Terapi Vertigo di Rumah – Bisa Anda Lakukan Sendiri

Sakit Kepala ratnasilvi 0 Comments

ANDA menderita vertigo? Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan terapi vertigo di rumah atau terapi vertigo secara mandiri. Ya, Anda melakukan terapi sendiri atau mengundang terapis, profesional yang sering menerapi pasien penderita penyakit vertigo.

Punya penyakit vertigo memang merepotkan. Vertigo bisa kambuh kapan pun dan di mana pun Anda berada. Bisa saat naik motor atau mobil, tiba-tiba penyakit vertigo kambuh. Ini bisa membuat penderota selalu cemas dan bingung.

Terkadang vertigo kambuh ketika Anda sedang duduk santai di rumah atau sedang bekerja
Tentu saja Anda harus berhenti dan istirahat. Sebab, ketika vertigo kambuh, Anda akan merasakan sensasi keadaan sekeliling seperti berputar.

Anda pun harus duduk atau berdiri dengan pegangan sesuatu. Jika tidak berpegangan sesuatu, Anda bisa terjatuh akibat kehilangan keseimbangan.

8 Daftar Terapi Vertigo di Rumah

Vertigo adalah salah satu jenis sakit kepala. Saat penyakit vertigo kambuh, penderita merasakan seperti keadaan sekeliling berputar bagai terjadi gempa yang hebat.

Jika tidak segera duduk atau mencari pegangan, penderita bisa terjatuh. Penderita juga merasa seolah dirinya berputar akibat lingkungan yang berputar. Vertigo terjadi akibat gangguan pada sistem vestibular.

terapi vertigo di rumah

terapi vertigo manuver epley (foto:deherba.com)

Saat kambuh, vertigo sering ditandai dengan mual, muntah, dan tidak mampu menjaga keseimbangan badan. Akibatnya, penderita tidak bisa melakukan aktivitas apa pun.

Pertanyaannya, apa saja penyebab penyakit vertigo?

Penyebab penyakit vertigo pun bermacam-macam. Antara lain infeksi telinga dalam, trauma kepala, migrain, stroke, atau pengendapan pada kalsium.

Jenis Terapi Vertigo yang Bisa Anda Lakukan Secara Mandiri

Salah satu cara untuk mengatasi penyakit vertigo adalah terapi atau penanganan vertigo yang bisa Anda lakukan di rumah. Apa saja jenis terapi di rumah?

1. Melakukan Istirahat

Untuk meredakan sakit vertigo, Anda bisa istirahat sesuai dengan kebutuhan. Waktu terjadinya sakit vertigo beragam. Ada yang beberapa menit, lalu vertigo reda. Ada yang satu jam, 2 jam, bahkan ada yang berhari-hari.

Ya, beristirahatlah sesuai dengan kondisi penyakit yang Anda derita. Istirahat yang cukup bisa meminimalkan efek vertigo. Bisa dengan tiduran di kamar tanpa lampu.

2. Terapi Vertigo dengan Teknik Brandt Daroff

Terapi vertigo lainnya yang bisa Anda lakukan adalah terapi menggunakan teknik Brandt Daroff. Yakni, Anda duduk tegak di sisi ranjang dengan posisi kedua kaki menggantung. Tetapi kaki jangan digerakkan atau diayunkan.

Selanjutnya mata tertutup dan tubuh dibaringkan dengan spontan atau digerakkan cepat ke salah satu sisi. Tahanlah posisi itu selama kurang lebih 30 menit. Kembali duduk dengan posisi semula dan diam selama 3o menit.

Setelah itu duduklah ke posisi semula dan diamlah untuk relaksasi selama 30 detik. Lalu lakukan gerakan seperti sebelumnya dengan menghadapkan tubuh ke sisi yang lain.

3. Latihan Fisik

Terapi vertigo lainnya yang bisa Anda lakukan adalah latihan fisik. Lakukanlah latihan fisik rutin setiap hari, baik dengan senam maupun olahraga. Misalnya latihan senam yoga dan senam vertigo lainnya.

Lengkapi latihan Anda dengan mengonsumsi makanan sehat. Yaitu makanan rendah garam, kalori dan hindari semua jenis makanan yang digoreng.

4. Terapi Vertigo Air

Kurang air minum (dehidrasi) juga bisa menyebabkan terjadinya penyakit vertigo atau pusing kepala. Dehidrasi bisa mengakibatkan volume darah berkurang. Akibatnya suplai oksigen ke otak juga berkurang. Maka, terjadilah vertigo.

Dengan mengonsumsi air putih (air mineral) 2,2 – 3 liter per hari, Anda bisa terbebas dari vertigo. Air mineral adalah cairan terbaik yang bisa diserap oleh tubuh. Air mineral tidak mengandung kalori, tanpa kafein, dan bukan diuretik seperti halnya soda, kopi, teh dan jus.

5. Jangan Tidur Berbaring Miring

Saat tidur malam hari, hidupkan lampu di kamar tidur. Saat bangun Anda tidak akan bingung. Selain itu, hindari tidur berbaring miring dengan bertumpu pada sisi kepala yang mengalami vertigo.

Saat tidur, posisi kepala sebaiknya lebih tinggi dari posisi tubuh. Caranya dengan menggunakan dua bantal. Ketika bangun tidur, bergeraklah perlahan-lahan. Buka mata, diam sejenak dan barulah bangkit dari tempat tidur.

6. Jangan Menggelengkan Kepala dengan Cepat

Hindari menggerakkan kepala dengan cepat. Hati-hati. Selain itu, juga jangan melakukan olahraga yang menuntut gerakan cepat. Misalnya olahraga sepak bola, basket, lari, dsb.

7. Kepala Jangan Mendongak

Dengan alasan apa pun, Anda harus menghindari kepala mendongak (melihat ke atas). Gerakan kepala seperti itu bisa memicu terjadinya vertigo. Misalnya Anda yang sedang cuci rambut di salon, periksa gigi oleh dokter gigi, dsb. Karena Anda punya masalah vertigo, maka hindari kepala mendongak ke atas.

8. Terapi Vertigo Manuver Epley

Terapi manuver epley juga bisa Anda pilih untuk mengatasi penyakit vertigo. Latihan ini bisa Anda lakukan untuk mengeluarkan partikel kecil kalsium di saluran telinga dalam dan mengembalikan pada posisi seharusnya.

Tetapi terapi vertigo ini dilakukan dengan memanfaatkan efek guncangan dan efek dari sistem gravitasi. Bentuk terapi berupa gerakan-gerakan tertentu dari tubuh dan kepala. Gerakan dilakukan secara berlawanan dan tiap gerakan dilakukan 30 detik.

Ini memberi waktu bagi partikel kecil untuk bergerak ke arah lain.  Dari saluran telinga dengan mengandalkan tarikan dari gravitasi.

Untuk pelaksanaan terapi vertigo manuver epley ini, ada baiknya Anda meminta pendampingan pakar fisiotherapi sehingga hasilnya bisa maksimal. Dokter bisa memberikan referensi tentang pakar fisiotherapi

Demikian artikel mengenai terapi vertigo di rumah. Rasanya tidak sulit untuk melakukan berbagai terapi itu. Tetapi, cara itu bisa meringankan atau mencegah vertigo sering kambuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *