Yakult Untuk Bayi: Antara Boleh dan Tidak Boleh

Bau Mulut, Berita ratnasilvi 0 Comments
Reading Time: 3 minutes

MANFAAT yakult untuk kesehatan sangat besar. Yakult bisa mengatasi banyak penyakit seperti asam lambung, wasir, membersihkan usus, dsb. Tetapi, bolehkah yakult untuk bayi?

Yakult adalah minuman berisi probiotik Lactobacillus casein shirota. Rasa yakult sedikit asam dan manis, tetapi aman untuk lambung karena asam laktatnya masih tergolong rendah.

Selain itu, kandungan probiotik dalam yakult juga aman untuk diberikan kepada bayi yang telah berumur 6 bulan dan sudah mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI).

Tentu saja, menurut dr Irna Cecilia, penggunaan yakult seperti itu hanya untuk bayi yang benar-benar sehat. Bayi tidak punya gangguan di pencernaan atau gangguan berkaitan dengan kekebalan tubuh, dsb.

Bagi bayi yang punya masalah kesehatan, Bunda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter langganan Bunda.

Dokter lebih dahulu akan memeriksa si bayi untuk menentukan apakah si bayi punya gangguan penyakit tertentu atau tidak.

yakult untuk bayi
balita minum yakult (foto:food.detik.com)

Kenali Efek Samping Minum Yakult

Menurut dr Devika Yuldharia Halo Yolalicia, banyak manfaat dari minum yakult karena mengandung probiotik.

Mengonsumsi minuman yang mengandung probiotik bisa meredakan diare, mengatasi radang, iritasi usus, mencegah alergi dan pilek, mengatasi gejala sakit kulit, menjaga vagina dan saluran kemih, kesehatan mulut, diet menurunkan lemak, dan mencegah infeksi pernapasan.

Tetapi yang Anda perlu tahu, mengonsumsi minuman yang mengandung probiotik seperti yakult juga punya beberapa efek samping.

Antara lain bisa membuat Anda mudah alergi, sakit perut, diare, perut kembung, dsb. Sebaiknya siapa saja yang ingin mengonsumsi minuman yang mengandung probiotik perlu hati-hati.

Apalagi untuk anak-anak dan bayi. Demikian pula wanita hamil, daya tahan tubuh (imun) rendah, dan lanjut usia (lansia). Sebaiknya periksa dokter sebelum mengonsumsi yakult.

Pihak Yakult: Bayi Boleh Minum Yakult Namun Minum ASI Tetap

Bagaimana pendapat dari pihak Yakult mengenai minuman probiotik ini diberikan kepada anak mulai usia 6 bulan?

Jimmy Hariantono PhD, ahli mikrobiologi dari PT Yakult Indonesia Persada menyatakan minuman Yakult bisa diberikan kepada anak untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Yang penting anak balita tidak boleh meninggalkan asupan ASI karena minum yakult. ASI tetap jadi minuman penting dan utama bagi bayi usia 0 – 12 tahun.

Oleh karena itu, dia menyarankan pemberian minuman yakult kepada bayi dan anak jangan tiap hari. Tujuannya biar anak tidak ketagihan karena yakult terasa manis dan enak.

Jika minum yakult diberikan tiap hari, dia khawatir anak akan malas dan enggan minum ASI. Atau tetap minum ASI, namun tidak maksimal.

Jadi: bagi bayi umur 6 – 12 bulan, pemberian minuman yakult sebaiknya tidak tiap hari.

Bagi dokter spsesialis anak dr Atilla Dewanti, Sp.A, minuman yakult boleh saja diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan. Tetapi bukan sebagai MPASI (makanan pendamping ASI).

Cara terbaik memberikan yakult kepada si kecil adalah saat bayi menderita diare. Dalam sehari, bayi diare bisa minum yakult setengah botol sekali minum. Minum yakult sehari sekali saja.

Simpan di Tempat Aman Biar Bakteri Baiknya Tidak Mati

Selain memberikan minuman sesuai dengan dosis yang ditentukan, hal penting lain yang harus Anda perhatikan adalah cara menyimpan yakult.

Penyimpanan yakult harus di tempat yang aman seperti di kulkas. Dengan penyimpanan yang baik dan aman, bakteri baik di dalam yakult tidak mati sebelum si kecil meminumnya. Manfaat yakult besar untuk kesehatan.

Jika mengonsumsi yakult saat bakteri baiknya telah mati, maka yakult tidak akan memberi manfaat kesehatan.

Tetapi ahli gizi Ayu Anggraeni Dyah Purbasari menyatakan sebaiknya anak usia 6 – 24 bulan tidak diberi minuman probiotik atau minuman pabrikan.

Lebih baik Bunda memberikan asupan makanan dan minuman alami yang lebih sehat.

Selain itu, di dalam usus bayi telah terdapat banyak bakteri baik dalam jumlah yang cukup. Biarkan bakteri baik itu berkembang secara sempurna.

Yang penting, Bunda harus selalu memberikan ASI berkualitas sampai bayi umur 2 tahun.

Sayangnya, kata Ayu, banyak Bunda yang tidak memberi ASI sampai usia sempurna seperti anjuran WHO (organisasi kesehatan sedunia).

Umumnya Bunda mempercayakan usaha peningkatan kesehatan dan pertumbuhan badan si kecil dengan minum susu. Baik berupa susu biasa ataupun susu formula.

Penutup

Yakult merupakan minuman yang banyak khasiatnya untuk kesehatan. Selain rasanya juga enak. Anak-anak pasti senang dengan yakult ini.

Baca Juga:

Tetapi untuk memberikannya kepada bayi usia di bawah satu tahun masih perlu hati-hati. Kemampuan pencernaan masih belum sempurna betul.

Pastinya, ya periksakan ke dokter Bunda waktu cek perkembangan kesehatan bayi bulanan. Semoga artikel ini bermanfaat.